
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan prestasi internasional. Kali ini, dua dosen UPI, yaitu Prof. Prof. (HC). Dr.Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng. dan Dr. Diah Gusrayani, M.Pd., dipercaya menjadi keynote speaker pada konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Jizzakh Regional Pedagogical Skill Center, Uzbekistan.
Konferensi internasional yang bertajuk “Ensuring Integration of Science, Education, and Industry Based on Technology, Digital, Innovative, and Artificial Intelligence: Problems and Solutions” ini digelar pada Selasa, 4 Juni 2025 secara hybrid. Forum ilmiah ini mempertemukan para akademisi, praktisi, dan peneliti dari berbagai negara untuk membahas isu strategis terkait pengembangan teknologi, digital, inovasi, dan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan, riset, serta industri.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Asep, pakar teknologi partikel dan professor Teknik Kimia di Fakultas Pendidikan Teknologi dan Industri (FPTI) UPI, membawakan materi dengan judul:
“Harnessing Biomass Waste: Particle Technology in Sustainable Product Development”,
yang mengulas pengembangan teknologi partikel dalam memanfaatkan limbah biomassa secara berkelanjutan untuk menghasilkan produk ramah lingkungan. Hal ini membutuhkan teknologi tinggi tepat guna. Tentu saja, dengan bantuan digitalisasi, perkembangan akan menjadi semakin pesat.
Sementara itu, Dr. Diah dari UPI Kampus Sumedang memaparkan topik:
“Glocal Scaffolding in English Teaching and Materials: Local Roots, Global Reach: Case Studies in Indonesia and Uzbekistan”, yang menyoroti pendekatan glocalization dalam pengembangan pembelajaran bahasa Inggris dan bahan ajarnya, khususnya dalam konteks kolaborasi akademik Indonesia-Uzbekistan.
Acara diselenggarakan dalam tiga bahasa, yaitu Uzbek, Rusia, dan Inggris, dan terbuka untuk partisipasi internasional melalui offline dan platform Zoom Meeting.
Partisipasi aktif dosen UPI dalam forum-forum akademik internasional ini kembali menegaskan komitmen UPI dalam penguatan jejaring global serta pengembangan kapasitas akademik dalam rangka mewujudkan visi sebagai World Class University (WCU).

