
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Rapat Dinas Kelembagaan (RDK) sebagai langkah strategis untuk menentukan arah kebijakan dan program pengembangan institusi dalam lima tahun ke depan. RDK ini menjadi forum penting bagi para pimpinan unit untuk menyamakan visi, merancang program, serta menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) indikatif di Auditorium FPEB lt. 6 Kampus UPI Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Jawa Barat. Kamis (25/9/2025).
Dalam forum tersebut, RDK tidak hanya menjadi wadah evaluasi, tetapi juga perencanaan komprehensif yang mencakup rancangan program kerja serta penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) indikatif. Setiap unit diharapkan mampu mengidentifikasi prioritas, mengukur kebutuhan sumber daya, sekaligus memastikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu universitas.
UPI kembali meneguhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang siap berkiprah di panggung internasional. Melalui Rencana dan Kebijakan (RDK) jangka lima tahun, UPI meluncurkan 5 sasaran strategis dengan 38 program unggulan yang ditujukan untuk membawa universitas ini semakin diperhitungkan di tingkat global.
Salah satu fokus utama yang dibahas dalam RDK adalah penguatan riset, pengembangan kewirausahaan, dan perluasan kolaborasi. Hal ini sejalan dengan komitmen UPI untuk meningkatkan daya saing dan kualitas di tingkat nasional maupun internasional.

Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menegaskan bahwa setiap cita-cita besar harus diiringi perencanaan matang dan langkah nyata. “Kalau kita punya cita-cita, tentu harus diupayakan dan direncanakan. Karena kalau tidak ada rencana, sama saja kita merencanakan kegagalan,” ujarnya.
Target ambisius UPI dalam lima tahun mendatang adalah menembus 800 besar QS World University Rankings, memperbaiki posisi di Times Higher Education (THE) Ranking, serta memperkuat capaian di UI GreenMetric dan Impact Rankings. Upaya ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga wujud nyata kontribusi UPI dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi global.
Langkah besar ini menegaskan tekad UPI untuk menjadi universitas kelas dunia yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, UPI siap menjadikan mimpi besar itu sebagai kenyataan.
Optimisme ini diperkuat dengan prestasi program studi UPI yang semakin banyak masuk dalam radar QS by Subject Ranking. “Target kita masuk 12 besar ranking by subject cukup realistis. Sepanjang kita konsisten, serius, dan mengedepankan integritas, target tersebut insya Allah bisa tercapai,” tambah Rektor UPI.
Setiap fakultas, direktorat, dan biro diberi peran penting dengan target capaian yang jelas. Untuk menjamin keberhasilan, UPI menerapkan sistem monitoring tiga kali setahun serta evaluasi menyeluruh di akhir tahun. Menariknya, universitas menerapkan mekanisme insentif dan disinsentif: unit yang berprestasi akan memperoleh dukungan tambahan, sementara unit yang kurang optimal akan ditinjau kembali agar dana bisa dimanfaatkan secara lebih efektif.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Rektor Perencanaan dan Keuangan UPI Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si., menyampaikan.,“Yang penting adalah bagaimana pimpinan di setiap unit memahami arah kebijakan universitas, sehingga dapat mendukung secara konsisten target yang ingin dicapai. UPI ingin fokus pada penguatan riset, entrepreneurship, serta kolaborasi,”
Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa UPI akan meningkatkan secara signifikan alokasi dana riset pada tahun 2026. Menurut Prof. Rudi, dana riset yang semula berada pada kisaran 15 miliar, direncanakan naik hampir dua kali lipat hingga mencapai 45 miliar rupiah. “Kenaikan ini merupakan bentuk komitmen UPI dalam mendorong budaya riset yang lebih produktif dan inovatif, sekaligus memperkuat rekognisi universitas di tingkat ASEAN,” tambahnya.
RDK ini juga diharapkan mampu menghasilkan langkah taktis bagi setiap unit kerja, sehingga rencana strategis UPI dapat diimplementasikan dengan terukur dan berkelanjutan. Dengan demikian, UPI optimis dapat terus meningkatkan perannya sebagai universitas pelopor dan unggul di bidang pendidikan, riset, dan inovasi. (Riza/DN)

