Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman depan Gedung Gymnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudi Nomor 229 Bandung, Senin (1/6). Kegiatan yang diikuti ratusan sivitas akademika UPI tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Bertindak sebagai pembina upacara, Pelaksana Harian (Plh.) Rektor UPI sekaligus Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Vanessa Gaffar, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, di hadapan peserta upacara.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema yang diangkat tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Pidato BPIP juga menyoroti posisi Indonesia sebagai bangsa yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia dinilai menjadi contoh bagaimana nilai-nilai Pancasila mampu menjadi perekat kebangsaan sekaligus landasan moral dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Selain itu, Indonesia disebut memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi instrumen penting dalam diplomasi dan penyelesaian konflik di tingkat internasional.

Kepala BPIP juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dan tidak hanya dipahami sebagai konsep normatif. Nilai-nilai Pancasila diharapkan terus hadir dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan kebijakan publik.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, UPI meneguhkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kemanusiaan kepada generasi muda. Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun pendidikan yang berkualitas dan inklusif, sekaligus memperkuat budaya damai, keadilan, serta kolaborasi dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi sivitas akademika untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan perdamaian dunia. (RK/Rija/DN)