
Magelang, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian tiga tim mahasiswa yang berhasil meraih juara pada tahap awal KMI Expo 2025 yang dilaksanakan di Universitas Tidar Kampus Sidotopo Jl. Barito 1 No.2, Area Sawah/Kebun, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah. Jum’at (21/11/2025).
Tiga kategori yang berhasil dimenangkan meliputi Juara 1 dalam kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan oleh tim Titik Santai, Juara 2 dalam kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya oleh tim Route2ware, dan Juara 3 dalam kategori Kirab Budaya. Prestasi ini disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh sivitas akademika, terutama para pembina dan pendamping kegiatan kewirausahaan mahasiswa.
Menurut Direktur Kemahasiswaan UPI Prof. Dr. Siti Nurbayani, M.Si., capaian tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa yang didukung oleh proses pendampingan intensif dari para dosen pembimbing. “Hasil itu tidak menghilangkan proses. Saya melihat perjuangan mereka luar biasa, didorong terus-menerus oleh pembimbing karena sejak awal kita menargetkan untuk juara dan itu perlu strategi,” ujarnya.
Prof. Nurbayani menyampaikan bahwa meskipun tiga kategori telah berhasil diraih, evaluasi tetap dilakukan untuk mempersiapkan tahap selanjutnya. Ia menekankan bahwa prestasi tahap awal ini harus menjadi landasan untuk bertumbuh dan mengembangkan potensi mahasiswa secara berkelanjutan. “Semua potensi harus terus dikembangkan, dan start-nya harus dari sekarang,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang telah memberikan upaya maksimal, baik dalam penyusunan ide, uji laboratorium, maupun persiapan presentasi. Meski ada beberapa mahasiswa yang merasa belum puas dengan hasil yang diperoleh, Prof. Nurbayani tetap menegaskan bahwa mereka telah menunjukkan usaha terbaik dan layak diapresiasi.
Prestasi ini juga menjadi bagian dari target universitas. Dari empat tim yang didampingi, tiga berhasil lolos dan semuanya meraih juara. “Ini sudah masuk target universitas dan alhamdulillah bisa tercapai,” jelasnya. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pimpinan universitas, termasuk Rektor, Wakil Rektor, dan Direktorat Kemahasiswaan yang memberikan pendampingan menyeluruh.
UPI menyediakan dukungan komprehensif mulai dari desain stan, pelatihan public speaking, perbaikan PPT, hingga pendampingan konten presentasi oleh para ahli. “Kami melakukan pendampingan berlapis agar mahasiswa bisa tampil maksimal,” tegas Prof. Nurbayani.
Mengakhiri pernyataannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para dosen pendamping. “Mendampingi mahasiswa itu membutuhkan energi tambahan. Dosen-dosen yang terlibat adalah dosen spesial yang mencurahkan tenaga untuk membantu mahasiswa tampil maksimal dalam kompetisi,” tutupnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan, sekaligus memperkuat posisi UPI sebagai kampus pelopor dalam pengembangan inovasi mahasiswa. (Rija)

