Bandung, 16 Juli 2025

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Biro Sumber Daya Manusia kembali menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan bagi Calon Pegawai Tetap (CPT) Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Angkatan VIII. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 14 hingga 17 Juli 2025, dan bertempat di Auditorium Gedung Sekolah Pascasarjana (Baru), Kampus UPI Bumi Siliwangi.

Sebanyak 144 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri atas 18 dosen dan 126 tenaga kependidikan. Diklat ini bertujuan untuk membekali para calon pegawai tetap dengan pengetahuan, sikap, dan nilai-nilai dasar sebagai insan UPI yang profesional dan berintegritas.

Pada pembukaan kegiatan, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sarana Prasarana, dan Sumber Daya Manusia, Prof. Dr. Adang Suherman, M.A., menyampaikan harapannya agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas diri para peserta akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas lembaga. Ia juga berharap seluruh peserta dapat meraih hasil terbaik dalam ujian akhir diklat.

Sementara itu, dalam sesi pemateriannya, Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa kualitas lembaga pendidikan tinggi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Di tengah tantangan dan dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks, diperlukan SDM yang memiliki visi, pemikiran terbuka, dan sikap profesional. Menurutnya, baik dosen maupun tenaga kependidikan memiliki peran strategis sesuai dengan tanggung jawab dan porsinya masing-masing.

Rektor juga menegaskan pentingnya optimalisasi kinerja SDM dalam konteks lembaga. Ia mengingatkan bahwa SDM yang tidak menunjukkan kinerja maksimal dapat menjadi beban anggaran institusi. “Bagi mereka yang masih ingin bekerja ala kadarnya dan enggan mengikuti ritme kerja UPI sebagai lembaga yang terus berkomitmen terhadap kinerja dan mutu, saya sarankan untuk segera pindah gerbong,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa UPI tidak ingin menyia-nyiakan anggaran untuk membiayai SDM yang tidak berkontribusi secara optimal.

Melalui kegiatan ini, UPI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia demi mendukung visi lembaga sebagai universitas bereputasi global, berbasis budaya bangsa. (CS/Kur)