
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui partisipasi aktif dalam penandatanganan kerja sama antara Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTK) dengan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Momen tersebut berlangsung di Jakarta pada Jumat, 12 September 2025. Inisiasi yang krusial ini merupakan bagian dari Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 bagi Guru, yang bertujuan membantu lebih dari 233.818 guru di seluruh Indonesia yang saat ini belum memenuhi kualifikasi akademik minimal sarjana atau diploma empat.
Sejalan dengan program Asta Cita pemerintah Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, UPI hadir bersama 91 LPTK lainnya dalam ikhtiar kolaboratif demi memperluas akses dan kesempatan pendidikan tinggi bagi para guru. Program ini dirancang secara fleksibel sehingga guru tetap dapat menjalani tugas utama mengajar di sekolah, sekaligus melanjutkan studi guna memenuhi persyaratan akademik. Skema program memungkinkan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan setiap peserta berhak atas bantuan biaya pendidikan maksimal Rp3.000.000 per semester. Target sasaran pada tahun 2025 adalah sebanyak 12.500 guru, meliputi 6.745 Guru TK Formal dan 5.755 Guru SD Negeri maupun Swasta.
Kebijakan program ini merupakan pengejawantahan dari amanah undang-undang serta hukum di Indonesia, di antaranya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, serta Peraturan Menteri dan Dirjen GTK terkait pelaksanaan teknis peningkatan kualifikasi akademik. Dengan terpenuhinya kualifikasi akademik S1/D4, guru berhak mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai syarat sertifikasi dan peningkatan kompetensi profesional.

Keterlibatan UPI dalam penandatanganan kerja sama ini diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap pemerataan dan peningkatan mutu guru di Indonesia. Selain itu, kerja sama ini tentunya menjadi aksi nyata kampus dalam memperkuat SDGs nomor 4 yang bertujuan memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua orang. Melalui program afirmasi ini, UPI siap mendukung transformasi pendidikan dengan membentuk karakter guru yang gemilang, inklusif dan berdampak. Karakter guru yang gemilang akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan menghasilkan lulusan yang unggul. Karakter inklusif dalam diri guru akan membantu murid mengakses pendidikan setara, sehingga tidak ada murid yang mengalami ketertinggalan dalam pembelajaran. Selain itu, karakter berdampak akan mengajak murid untuk berpikir kritis dalam menemukan solusi setiap permasalahan nyata.
Kontributor : Vidi Sukmayadi
Editor: Angga Hadiapurwa dan Tim

