Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Pelatihan UI GreenMetric yang berlangsung di Auditorium Gedung PPG lantai 6, Kampus UPI Bumi Siliwangi Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung,, Jumat (12/9).

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Vishnu Juwono, S.E., MIA sebagai narasumber utama. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen UPI untuk memperkuat implementasi prinsip green campus dan keberlanjutan lingkungan di lingkungan perguruan tinggi. Melalui UI GreenMetric, universitas di seluruh dunia didorong untuk menerapkan indikator ramah lingkungan dalam tata kelola kampus, termasuk pengelolaan energi, transportasi, pendidikan, penelitian, serta pengelolaan limbah dan air.

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan.Prof. Agus Setiabudi,M.Si. menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman sivitas akademika tentang pentingnya mengintegrasikan keberlanjutan dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“UPI berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan sekaligus praktik nyata yang dapat diadopsi oleh setiap unit kerja di UPI,” ujar Wakil Rektor PPK.

Peserta pelatihan terdiri dari jajaran pimpinan universitas, dosen, hingga tenaga kependidikan, dengan jumlah undangan lebih dari 60 orang. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan dalam mengimplementasikan kebijakan kampus hijau di lingkungan kerja masing-masing.

UI GreenMetric sendiri merupakan pemeringkatan internasional yang menilai komitmen universitas terhadap pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Dengan mengikuti pelatihan ini, UPI menargetkan peningkatan kinerja pada indikator-indikator utama yang dinilai dalam pemeringkatan tersebut.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan melalui partisipasi aktif dalam UI GreenMetric World University Rankings, sebuah pemeringkatan internasional yang menilai universitas berdasarkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, pengelolaan energi, serta kontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Pada kesempatan yang sama Prof. Agus Setiabudi,M.Si. menekankan bahwa keterlibatan universitas dalam pemeringkatan ini bukan semata-mata untuk mengejar angka atau peringkat, tetapi untuk membangun budaya keberlanjutan yang nyata di lingkungan kampus. “Saya kira ini harus komprehensif, tidak hanya di satu sektor saja. Pencapaian UI GreenMetric menuntut kita bergerak bersama, baik dalam aspek fasilitas, pendidikan, maupun penelitian,” ungkapnya.

Salah satu program prioritas yang dicanangkan adalah penataan fasilitas kampus agar semakin ramah lingkungan. UPI akan mengadopsi prinsip sustainable building pada pembangunan maupun renovasi gedung, serta memperhatikan aspek efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya. Selain itu, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama.

Kebiasaan sehari-hari sivitas akademika akan diarahkan untuk lebih ramah lingkungan, salah satunya dengan penyediaan dispenser air minum dan filter di seluruh gedung kampus. Langkah ini diharapkan dapat menekan penggunaan plastik sekali pakai, khususnya botol plastik, yang selama ini menjadi salah satu sumber utama sampah.

Di bidang pendidikan, UPI berkomitmen untuk mengintegrasikan Sustainable Development Goals ke dalam berbagai kurikulum dan mata kuliah. Materi pembelajaran akan diperkaya dengan topik keberlanjutan sehingga mahasiswa dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam bidang keilmuan mereka masing-masing.

Ada banyak sekali materi yang bisa ditambahkan di sini. Pendidikan kita harus ikut membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keberlanjutan, baik dalam kehidupan akademik maupun masyarakat luas,” tambahnya.

Selain pendidikan, UPI juga menegaskan arah penelitian dan inovasi di lingkungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Direktorat Inovasi agar lebih selaras dengan SDGs. Topik riset akan diarahkan untuk menjawab tantangan global, mulai dari isu energi terbarukan, pengelolaan sampah, hingga inovasi ramah lingkungan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

Target utama dari langkah ini adalah adanya peningkatan indikator keberlanjutan UPI, baik pada UI GreenMetric maupun pemeringkatan internasional lainnya seperti Times Higher Education (THE) Impact Rankings. Kedua pemeringkatan tersebut sama-sama menilai kontribusi universitas terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.

Namun demikian, Prof. Agus Setiabudhi menegaskan bahwa tujuan jangka panjangnya adalah pembiasaan perilaku berkelanjutan di kalangan sivitas akademika. Harapannya, keikutsertaan UPI dalam ranking ini tidak hanya sekadar proses pencapaian peringkat, tetapi nantinya terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat kampus sudah terbiasa dan berorientasi pada pencapaian SDGs,” jelasnya.

Dengan serangkaian langkah tersebut, UPI optimis dapat memberikan kontribusi nyata tidak hanya bagi lingkungan kampus, tetapi juga masyarakat luas. Upaya ini sekaligus meneguhkan peran UPI sebagai universitas yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik keberlanjutan. (Riza Ibrahim/DN)