
Bandung, UPI
Lima Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil lolos dan mengikuti tahap seleksi akhir Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025. Dari total sepuluh subproposal yang diajukan oleh UPI, kelima ormawa tersebut dinyatakan layak mengikuti tahap presentasi dan wawancara berdasarkan surat dari Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1704/B2/DT.01.01/2025.
Kelima Ormawa UPI yang lolos seleksi akhir PPK Ormawa 2025 adalah:
- Industrial Product Design Student Community (IDENTIC), UPI Kampus Tasikmalaya
- LINTAR, UPI Kampus Tasikmalaya
- Himpunan Mahasiswa PGSD (HMPGSD), UPI Kampus Tasikmalaya
- Lembaga Penelitian dan Pengkajian Intelektual Mahasiswa (LEPPIM), UPI
- Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kelautan dan Perikanan (HIMADIKRI), UPI
Seleksi akhir berupa presentasi dan wawancara dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 23 hingga 25 Juni 2025. Tahun ini, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menerima sebanyak 2.374 subproposal dari 503 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan substansi yang berlangsung dari 23 Mei hingga 14 Juni 2025, sebanyak 365 subproposal dinyatakan layak untuk mengikuti seleksi akhir.

Ormawa IDENTIC menjadi tim pertama dari UPI yang melakukan presentasi, yakni pada tanggal 23 Juni 2025 pukul 13.25–13.50 WIB. Sementara empat ormawa lainnya melaksanakan presentasi pada Rabu, 25 Juni 2025.
Proses presentasi berjalan lancar bagi seluruh tim. Sandra, perwakilan dari Ormawa IDENTIC, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan presentasi yang berjalan tanpa kendala.
“Alhamdulillah, presentasi tim IDENTIC dalam seleksi akhir PPK Ormawa berjalan dengan lancar. Seluruh pertanyaan dari reviewer dapat kami jawab dengan baik berkat persiapan yang matang. Waktu yang tersedia juga dimanfaatkan secara optimal. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras tim membuahkan hasil,” ujarnya.
Senada dengan itu, Feri dari HMPGSD UPI Kampus Tasikmalaya juga membagikan pengalamannya.
“Presentasi berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti. Meskipun sempat terjeda sekitar lima detik karena masalah teknis, tim kami dapat merespons dengan cepat. Presentasi disampaikan tepat waktu selama tujuh menit,” jelasnya.
Sementara itu, tim LINTAR menyebutkan bahwa presentasi ini menjadi pengalaman berharga yang akan dikenang.
“Presentasi ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan, menyenangkan, walaupun menegangkan. Sebagai pengalaman pertama, ini menjadi langkah awal yang sangat berarti dalam perjalanan menuju kesuksesan tim PPK LINTAR,” ungkap perwakilan tim.
Seluruh tim berharap dapat lolos ke tahap pendanaan dan berkesempatan mengikuti kegiatan Abdidaya Ormawa 2025. (Ditmawa UPI | CS)

