Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi menerima hasil pekerjaan Pemetaan Foto Udara Resolusi Tinggi dan Pemodelan Tiga Dimensi (3D) dalam acara penyerahan yang digelar, bertempat di Ruang Rapat DSTI Lantai 1 Gedung PPPG, Kampus UPI Bumi Siliwangi, pada Rabu, (25/06/2025).

Ketua tim pelaksana, Muhammad Ihsan, S.T., M.T., menyampaikan bahwa proyek ini telah melibatkan kolaborasi lintas prodi yakni dari mahasiswa Geografi, Survei Pemetaan dan Informasi Geospasial (SPIG), serta Sistem dan Aplikasi Informasi Digital (SAID), dengan total partisipasi sekitar 70 orang.

Hasil pemetaan ini merupakan bagian dari inisiatif strategis UPI dalam mengembangkan tata kelola kampus berbasis teknologi spasial dan pemodelan modern, guna mendukung perencanaan infrastruktur, navigasi lingkungan kampus, hingga integrasi data untuk kebutuhan akademik dan operasional.

“Peta ini adalah salah satu yang paling kompleks dan mahal yang pernah kami buat. Kami tidak hanya mengolah citra udara 2D dan 3D, tetapi juga melibatkan mahasiswa melalui sayembara desain peta yang menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna di lapangan, seperti pedagang, kurir, dan pengunjung kampus,” jelas Ihsan.

Ia menambahkan, hasil akhirnya tidak hanya berupa visualisasi 3D kampus, tetapi juga sistem navigasi berbasis QR Code yang memungkinkan pengguna mengakses lokasi dan informasi gedung melalui smartphone.

Acara ini dihadiri oleh Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., jajaran Wakil Rektor, para dekan, direktur, kepala unit, dan tim pelaksana pemetaan dari lintas program studi yang tergabung dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Prof. Dr. Mamat Ruhimat, M.Pd., menyoroti pentingnya pembaruan data spasial kampus yang sebelumnya terakhir dilakukan pada tahun 1985.

“Peta lama sudah tidak relevan, tidak hanya karena data yang usang, tapi juga dari sisi desain dan keterbacaan. Sekarang kita butuh peta yang hidup, informatif, dan dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan, termasuk penataan lingkungan hijau dan pengelolaan aset kampus,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan apresiasi atas kerja kolaboratif yang dilakukan oleh tim, sekaligus menegaskan pentingnya transformasi tata kelola kampus menuju keberlanjutan dan keunggulan akademik global.

“Peta ini bukan sekadar alat navigasi, tetapi bagian dari portofolio transformasi kampus berbasis teknologi. Ini harus terintegrasi dengan strategi besar UPI untuk menjadi kampus sehat, hijau, dan berkelas dunia. Kita harus bergerak lebih cepat, lebih tepat, dan lebih berdampak,” tegas Rektor.

Beliau juga mengarahkan agar hasil pemetaan ini dapat dimanfaatkan lebih luas, seperti mendukung pemetaan ruang hijau, pendataan vegetasi kampus, hingga menjadi instrumen edukatif dalam program mahasiswa baru.

Di akhir acara, dilakukan prosesi penyerahan secara simbolis melalui pembukaan tirai peta utama dan dilanjutkan sesi foto bersama. Hasil pemetaan ini akan digunakan oleh Direktorat Sarana dan Prasarana UPI untuk perencanaan lanjutan, serta akan tersedia secara digital melalui sistem navigasi interaktif berbasis QR yang dapat diakses publik.

(Teks & Foto: Ratih Latifah)