Suasana lobi gedung Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia, berubah menjadi panggung seni yang penuh pesona pada malam Pertunjukan musik bertajuk “Musikalisasi Puisi: Roots and Wings, Earth and Humanity” menjadi momen spesial yang menggambarkan harmoni antara musik, puisi, dan kolaborasi lintas disiplin (17/12/2024).

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FPSD, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi mendalam terhadap karya kolaboratif mahasiswa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inovasi seni sebagai medium ekspresi dan bentuk tanggung jawab sosial generasi muda. “Konser ini mencerminkan potensi kolaborasi lintas program studi untuk menciptakan karya seni yang tidak hanya indah, tetapi juga bermakna,” ujarnya.

Panggung Sederhana dengan Penerangan Lilin

Pada pukul 19.30 WIB, acara dimulai dengan pembacaan puisi oleh Giant Hakim Anartha dan Regita Alya Shafira. Dekorasi minimalis yang dihiasi lilin-lilin di sekitar arena menciptakan suasana hangat dan intim, membawa penonton masuk ke dimensi seni yang lebih mendalam.

Setelah pembacaan puisi, Vollsex Quartet membuka ACT I dengan “Roots and Wings”, sebuah repertoar komposisi baru hasil karya mahasiswa Prodi Musik. Karya-karya ini merupakan luaran dari mata kuliah Harmoni II, yang mencerminkan eksplorasi emosi dan cerita personal dalam bentuk musikal.

Repertoar ACT I:

  1. Dim Light – Graciella
  2. Georgina Macaja – M. Firzan Firdaus
  3. October in Motion – Alif Faisa
  4. Arsy Ruins of Thought – Tasya Billa Putri
  5. Fatalism Fantasy – Hasan Fadhilah Safarudin
  6. Upweke Katikati Ya Umati – Syadidan Raihan Nata
  7. String Quartet No. 1 – Adam Zidane Alvito Jusuf

Eksplorasi “Earth and Humanity” dalam ACT II

ACT II mempersembahkan tema “Earth and Humanity”, dengan penggabungan performa Vollsex Quartet dan Stringentissimo. Elemen resitatif puisi berbahasa Inggris memperkuat pesan-pesan kemanusiaan dalam setiap komposisi. Repertoar ini menggambarkan perjalanan emosi manusia dari harapan, kehilangan, hingga perjuangan untuk hidup.

Repertoar ACT II:
1a. 49870
1b. Elegie for the Lost Soul – Insan Nurokhim
2a. 8182048
2b. Human – Rollof Jons Rasera
3a. Mother of Mothers
3b. Farewell – Fazli Fathehatul Tamziz
4a. I Need to Stay Alive
4b. I Need to Stay Alive – Fawwaz Adrian
5a. Plea for Peace
5b. Dance of Virgo and Sagittarius – Insan Nurokhim

Kolaborasi Lintas Program Studi

Pertunjukan ini merupakan hasil kerja sama mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk Program Studi Musik, Paduan Suara Mahasiswa (PSM), Manajemen Perkantoran, serta Pendidikan dan Sastra Inggris. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu menyatukan beragam latar belakang untuk menciptakan karya monumental.

Musikalisasi Puisi: Roots and Wings, Earth and Humanity menjadi pengingat bahwa seni tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi medium refleksi atas hubungan manusia dengan dirinya, sesama, dan dunia yang ia tempati. Dengan dekorasi sederhana namun bermakna, pertunjukan ini berhasil menciptakan malam yang tak terlupakan bagi seluruh hadirin.

Konser berakhir pukul 21.00 WIB dengan tepuk tangan meriah dari para penonton yang memenuhi lobi gedung FPSD, membawa harapan baru untuk lebih banyak karya inovatif dari mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia di masa depan (Kontributor Humas UPI/Program Studi Film dan Televisi FPSD UPI)