Bandung, UPI

Semangat keilmuan dan kreativitas mewarnai pembukaan Loma KTI dan Video EduCreators yang merupakan salah satu rangkaian Expo Proyek Kepemimpinan 4.0 Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 2025. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Video EduCreators yang berlangsung pada Senin (26/05/2025) di Auditorium PPG SPs UPI.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru SPs UPI yaitu Prof. Dr. Asep Herry Hernawan, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan expo proyek kepemimpinan ini merupakan kulminasi tugas kuliah mahasiswa selama di PPG SPs UPI, kegiatan ini sangat penting dalam membangun kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan dan kreativitas di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Sebanyak 14 tim mahasiswa ambil bagian dalam dua kategori lomba 5 tim berkompetisi dalam kategori Video EduCreators dan 9 tim bersaing dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah. Para peserta menampilkan berbagai ide, solusi, dan inovasi pendidikan yang relevan dengan tantangan masa kini, mulai dari transformasi pembelajaran digital hingga penguatan karakter dalam pendidikan.

Lomba Video EduCreators dinilai oleh dua juri berpengalaman, yakni Dr. Rudi Adi Nugroho, M.Pd., dan Drs. Toto Subroto, M.Pd., yang menyoroti aspek kreativitas, substansi pesan edukatif, dan kualitas penyajian visual. Sementara itu, Lomba Karya Tulis Ilmiah menghadirkan dua pakar akademik sebagai dewan juri, yaitu Prof. Dr. Cica Yulia, S.Pd., M.Si. dan Dr. Lulu Laela Amalia, M.Pd., yang menilai berdasarkan kedalaman analisis, kebaruan ide, dan relevansi terhadap isu pendidikan.

Kegiatan ini menjadi bagian awal dari rangkaian Expo Proyek Kepemimpinan Mahasiswa PPG SPs UPI 2025, yang akan mencapai puncaknya dalam kegiatan kulminasi expo pada Selasa (27/05/2025).

“Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi tentang bagaimana mahasiswa sebagai calon guru profesional mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui pemikiran dan karya,” ujar Ketua Prodi dalam penutup sambutannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin pendidikan yang tak hanya cakap secara akademis, tetapi juga kreatif, adaptif, dan memiliki visi perubahan.