Bandung, 25 Juni 2025

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mempertahankan eksistensinya dalam kancah pendidikan tinggi global melalui partisipasinya dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings 2025. Dalam pemeringkatan tersebut, UPI tercatat berada pada klaster 1501+ dunia, sama seperti posisinya pada tahun sebelumnya. Meskipun belum menunjukkan lonjakan peringkat secara keseluruhan, UPI mencatatkan dinamika kinerja dalam lima indikator utama yang menjadi dasar penilaian THE WUR.

Pada aspek industry, UPI mengalami peningkatan skor dari 16,3 pada tahun 2024 menjadi 20,7 di tahun 2025. Capaian positif juga terjadi pada indikator international outlook yang naik dari skor 23,9 menjadi 25,9, mencerminkan meningkatnya jejaring dan kolaborasi internasional UPI. Namun demikian, terdapat penurunan tipis pada tiga indikator lainnya. Skor teaching turun dari 19,8 ke 18,8, research environment dari 12,1 ke 11,9, dan research quality dari 33 ke 29,8. Data ini menunjukkan perlunya penguatan lebih lanjut dalam hal pengajaran dan atmosfer riset untuk mendukung peningkatan mutu akademik yang berkelanjutan.

Dalam Rankings by Subject, UPI meraih skor keseluruhan sebesar 27,6–31,0. UPI menunjukkan keunggulan dalam dua indikator kunci. Pada kategori Teaching, UPI meraih peringkat pertama dengan skor 34,1, dan dalam indikator Research Environment, UPI juga menduduki peringkat teratas dengan skor 21,2. Hal ini memperlihatkan kekuatan institusi dalam aspek pedagogi serta lingkungan akademik yang mendukung pengembangan penelitian.

UPI berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) dengan menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah indikator tematik. Pada SDG 1: No Poverty, UPI berhasil meningkatkan posisinya dari peringkat 801–1000 pada tahun 2024 menjadi peringkat 401–600 dunia pada tahun 2025 dari total 1.267 institusi. Kemajuan signifikan juga terlihat pada SDG 5: Gender Equality yang meningkat dari posisi di atas 1000 menjadi peringkat 601–800 dari 1.559 institusi, serta pada SDG 7: Affordable and Clean Energy yang naik dari 601–800 ke 401–600 dari total 1.181 institusi.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menjelaskan bahwa capaian ini menjadi pengingat bahwa perjalanan internasionalisasi UPI adalah proses berkelanjutan.

“Kami bersyukur atas peningkatan kinerja di sejumlah indikator SDGs, dan ini memperkuat komitmen kami untuk terus memperluas jejaring kolaborasi global, memperkuat budaya riset yang inovatif, serta menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat dunia,” tambahnya.

Prof. Didi Sukyadi menambahkan bahwa untuk memperkuat arah masa depan, UPI siap melangkah lebih jauh dengan memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan berkelanjutan, mendorong hilirisasi dan inovasi lintas disiplin, serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan institusi pendidikan, industri, dan pemerintah baik di dalam maupun luar negeri.

Capaian dan dinamika yang ditunjukkan UPI dalam dua pemeringkatan global ini mencerminkan arah strategis universitas dalam mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi dengan agenda global SDGs. Meskipun belum kembali ke pemeringkatan keseluruhan Impact Rankings, peningkatan pada beberapa indikator kunci menjadi sinyal positif akan komitmen UPI dalam memperkuat peran akademik, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor. Universitas Pendidikan Indonesia terus meneguhkan langkahnya sebagai institusi yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat dan dunia.

Kontributor: Ari Arifin D – Kepala Divisi Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas, UPI