
Bandung, 19 Juni 2025
Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) kembali menggelar Guest Lecture Internasional yang memperkaya wawasan sivitas akademika, kali ini menghadirkan sosok penting dalam dunia kesehatan Asia Tenggara — Prof. Dato’ Sri Dr. Abu Hassan Asaari Abdullah, tokoh pionir Kedokteran Gawat Darurat di Malaysia yang dijuluki Father of Modern Emergency Medicine of Malaysia.
Bertempat di Auditorium Lantai 3 FK UPI, acara ini digelar pada Kamis, 19 Juni 2025, dengan mengangkat dua topik strategis dan transformatif:
- Biopsychosocial Spiritual Philosophy in Digital World
- Digital Transformation of Academic System
Kolaborasi Ilmu dan Nilai Humanistik di Era Teknologi
Dalam sesi pertama, Prof. Abu Hassan menggugah kesadaran peserta akan pentingnya pendekatan Biopsikososial Spiritual (BPSS) dalam praktik kedokteran. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan di era digital tak cukup hanya berorientasi pada data dan teknologi, tetapi juga harus menyentuh aspek psikologis, sosial, dan spiritual dari pasien dan tenaga kesehatan.
“Digitalisasi jangan membuat kita kehilangan empati,” ujar Prof. Abu Hassan. “Seorang dokter sejati tetap manusia yang memahami manusia.”
Sesi kedua berlanjut dengan paparan yang tak kalah menarik mengenai transformasi digital dalam sistem akademik dan layanan medis. Topik seperti integrasi AI dalam praktik klinik, penerapan blockchain untuk rekam medis, telemedicine, hingga implikasi etis dan psikologis dari disrupsi teknologi dijabarkan dengan pendekatan yang menyentuh sekaligus visioner.


Sorotan Global, Aplikasi Lokal
Sebagai anggota Malaysian Medical Council, Chairman of AI Regulations in Medical Practice, serta konsultan bagi Kementerian Kesehatan Indonesia dan Sudan, Prof. Abu Hassan menghadirkan perspektif global yang kontekstual. Materi yang ia bawakan tak hanya memantik diskusi, tetapi juga memberi solusi aplikatif dalam pengembangan kurikulum kedokteran modern yang adaptif terhadap zaman.
Acara ini turut dihadiri oleh mahasiswa dan dosen FK UPI, serta perwakilan dari Program Studi Keperawatan, Psikologi, dan Gizi di lingkungan UPI. Antusiasme peserta sangat terasa, terlihat dari diskusi yang hidup dan keingintahuan tinggi terhadap topik-topik yang dibahas.
Komitmen Internasionalisasi FK UPI
Guest Lecture ini menjadi bagian dari strategi FK UPI untuk memperkuat jejaring akademik global serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. Melalui kegiatan semacam ini, FK UPI terus membuktikan komitmennya dalam menyelaraskan pendidikan kedokteran dengan tuntutan zaman, tanpa melupakan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar profesi medis.
Dekan FK UPI, dalam pernyataan terpisah, menyampaikan bahwa menghadirkan tokoh global seperti Prof. Abu Hassan adalah upaya untuk menghadirkan inspirasi nyata dan relevan bagi mahasiswa serta memperkaya referensi dosen dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang kontekstual dan humanis. (Humas FK UPI | CS)

