Garut, 10 Juli 2025

Sebanyak 41 guru SMP di Kabupaten Garut mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Penggunaan Aplikasi Kecerdasan Artifisial untuk Membangun Pemahaman Mendalam Siswa dalam Implementasi Pendekatan Pembelajaran Deep Learning”. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T., dan dilaksanakan secara blended di SMPN 1 Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam proses belajar-mengajar. Sesi pertama dilaksanakan secara daring pada Kamis, 19 Juni 2025, menghadirkan dua narasumber dari UPI: Dr. Deni Kurniawan, M.Pd. yang membahas Pemahaman Mendalam dalam Pembelajaran Mendalam, dan Dr. Zainal Arifin, M.Pd. yang menyampaikan materi Evaluasi Pembelajaran Mendalam.

Sesi daring kedua diselenggarakan pada Senin, 23 Juni 2025, dengan materi Pemanfaatan Generative AI sebagai Media Pembelajaran Mendukung Deep Learning oleh Dr. Cepi Riyana, M.Pd. Materi ini memberikan wawasan tentang bagaimana AI, seperti ChatGPT, text-to-speech, dan video generator, dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, adaptif, dan mendalam bagi siswa.

Puncak kegiatan dilakukan secara luring pada Rabu, 10 Juli 2025. Dalam sesi ini, guru-guru melakukan praktik langsung pembuatan bahan ajar digital dengan bantuan aplikasi kecerdasan artifisial. Mereka membuat narasi video pembelajaran menggunakan ChatGPT, dibimbing oleh Yaziz Abi Sofyan, mahasiswa Program Studi Pengembangan Kurikulum. Selanjutnya, narasi tersebut diubah menjadi suara menggunakan teknologi text-to-speech, dan dikembangkan menjadi video pembelajaran dengan aplikasi Pictory. Seluruh rangkaian praktik difasilitasi oleh dosen dari Program Studi Teknologi Pendidikan, yaitu Ridha Hidayani, M.Pd., dan Lucia Ekawati Ikanubun, M.Ed., serta dibantu oleh mahasiswa Khaula Maritza Sulaeman.

Ketua pelaksana, Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T., menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi guru di era digital. “AI memiliki potensi besar dalam mendukung pendekatan pembelajaran deep learning. Guru perlu terampil memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan membangun pemahaman siswa secara lebih mendalam,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi UPI dalam mendukung transformasi pendidikan abad ke-21, khususnya dalam penguatan kapasitas guru menghadapi tantangan pembelajaran berbasis teknologi. (kontributor)