Ciamis, 19 Juni 2025

Sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperluas kontribusinya dalam peningkatan kompetensi teknis guru SMK dengan menyelenggarakan Pelatihan Non-Destructive Test (NDT) berbasis Magnetic Particle Testing. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK LPS 1 Ciamis dan diikuti oleh guru-guru produktif dari beberapa SMK swasta di wilayah Ciamis.

Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepada guru SMK dalam melakukan pengujian logam tanpa merusak material, yang merupakan praktik penting dalam industri manufaktur dan pengelasan. Kompetensi ini juga diharapkan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran produktif di sekolah, khususnya dalam mata pelajaran teknik pemesinan dan pengelasan.

Praktik Langsung dan Teknologi Terkini

Materi pelatihan disampaikan oleh dua pakar di bidang pengujian material dan pengelasan, yaitu Dr. Ir. Agus Solehudin, S.T., M.T. dan Asep Hadian Sasmita, M.Pd., yang juga merupakan pengurus Asosiasi Pengelasan Indonesia (API) Jawa Barat. Keduanya memaparkan prinsip dasar, manfaat industri, dan contoh aplikasi nyata metode NDT khususnya Magnetic Particle Testing.

Kegiatan pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga melibatkan demonstrasi dan praktik langsung menggunakan peralatan yang didatangkan langsung dari Laboratorium Las dan Material Prodi Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI. Demonstrasi dilakukan oleh dua teknisi berpengalaman, yaitu Hendri Sulistyo dan Doni Barmana, dari tim Laboratorium Material.

Peserta pelatihan menyaksikan simulasi pengujian logam dan mendapatkan kesempatan untuk mencoba sendiri proses magnetic testing, mulai dari persiapan alat, proses pengujian, hingga interpretasi hasil deteksi cacat pada material logam. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan antusias, menandakan besarnya minat guru-guru terhadap teknologi pengujian modern yang selama ini masih terbatas pengenalannya di lingkungan sekolah.

Dukungan Perguruan Tinggi bagi Peningkatan Kompetensi Vokasional

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam memperkuat transfer keilmuan dan teknologi kepada satuan pendidikan vokasi di tingkat menengah. Ketua Tim PkM, Dr. Kamin Sumardi, M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi guru produktif SMK swasta untuk mengadopsi metode pengujian logam yang lebih mutakhir dalam praktik pembelajaran dan penilaian kualitas hasil kerja siswa.

“Dengan pelatihan ini, kami ingin memberikan exposure kepada para guru terhadap praktik industri yang sebenarnya. Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membawa pengalaman industri ke dalam kelas, agar siswa lebih siap menghadapi dunia kerja,” jelasnya saat penutupan kegiatan.

Kegiatan pelatihan NDT ini ditutup pada pukul 16.00 WIB dan menjadi salah satu rangkaian penting dari pelaksanaan PkM Prodi Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI tahun 2025 di Kabupaten Ciamis. (Kontributor FPTI | CS)