
Ciamis, 19 Juni 2025
Dalam upaya mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan keterampilan kerja generasi muda, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan pelatihan keterampilan las listrik bagi pemuda desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2025 yang dilaksanakan di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Walagri Mandiri, Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Pelatihan menyasar pemuda usia produktif yang tergabung dalam Bumdes dan Karang Taruna setempat, dengan tujuan memberikan bekal awal keterampilan teknik pengelasan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bengkel las secara mandiri. Tema ini dipilih karena las listrik merupakan keterampilan teknis dengan potensi usaha yang menjanjikan dan dapat dimulai dengan modal peralatan yang relatif terjangkau.
Materi Praktis dan Aplikatif


Kegiatan pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh 12 peserta, terdiri dari pengurus Bumdes Walagri Mandiri serta remaja dari lingkungan desa Petirhilir. Materi pelatihan disampaikan oleh tim dosen dan teknisi dari Prodi Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI, yaitu Dr. Ega Taqwali Berman, M.Eng., Dr. Yayat, M.Pd. (selaku Kaprodi Pendidikan Teknik Mesin), serta Mutaufiq, S.T. sebagai teknisi lapangan. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa sarjana Pendidikan Teknik Mesin sebagai pendamping pelatihan.
Sesi pelatihan diawali dengan pengenalan dasar tentang jenis-jenis mesin las listrik, prinsip keselamatan kerja, serta tahapan teknis pengelasan yang umum dilakukan di industri maupun usaha rumahan. Setelah sesi teori, peserta langsung diarahkan untuk praktik menggunakan mesin las manual untuk membuat objek sederhana seperti pagar dan tralis.
Dalam suasana yang santai namun penuh semangat, para peserta tampak antusias mencoba peralatan dan mengikuti instruksi dengan cermat. Bagi sebagian besar peserta, ini adalah pengalaman pertama menggunakan mesin las secara langsung.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa


Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk mengembangkan usaha jasa las di tingkat desa, baik secara individu maupun dalam bentuk unit usaha Bumdes. Ketua Tim PkM, Dr. Kamin Sumardi, M.Pd., menjelaskan bahwa keterampilan seperti pengelasan merupakan salah satu solusi praktis dalam menghadapi tantangan pengangguran dan rendahnya akses lapangan kerja formal di pedesaan.
“UPI ingin hadir tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan keterampilan praktis untuk hidup lebih mandiri. Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi pijakan bagi peserta untuk membangun usaha sendiri, minimal dari lingkungan sekitar,” ujarnya saat menutup kegiatan.
Para peserta mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan agar pelatihan serupa dapat dilanjutkan di masa depan, dengan cakupan materi yang lebih luas. Pelatihan las listrik ini ditutup pukul 16.00 WIB dan menjadi salah satu kegiatan unggulan PkM Prodi Pendidikan Teknik Mesin FPTK UPI tahun ini dalam mendukung pembangunan berbasis keterampilan di daerah. (Kontributor FPTI | CS)

