
Bandung, UPI
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru. Nauval Gymnasti, mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), berhasil meraih gelar sebagai salah satu lulusan terbaik dalam ajang bergengsi Coding Camp 2025 Powered by DBS Foundation. Tak hanya itu, ia juga terpilih menjadi salah satu dari dua pembicara utama dalam talk show kelulusan program tersebut.
Acara kelulusan Coding Camp 2025 akan digelar secara luring pada Kamis, 31 Juli 2025 di Gedung Kemdiktisaintek, dan akan disiarkan secara publik melalui kanal YouTube pada Senin, 4 Agustus 2025. Kepala Program Studi RPL, Mohamad Iqbal Ardiansyah, menyampaikan bahwa Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Bidang Sains dan Teknologi dijadwalkan hadir untuk memberikan apresiasi langsung kepada para lulusan terbaik.
Direktur Kampus UPI Cibiru, Prof. Deni Darmawan, turut mengapresiasi capaian gemilang Nauval. Salah satu sorotan utama dari kontribusinya adalah Capstone Project bertajuk Isyara, sebuah platform berbasis web yang memperkenalkan bahasa isyarat Indonesia secara interaktif dan menyenangkan. Proyek ini dikembangkan oleh Nauval bersama timnya dengan pendekatan teknologi inklusif untuk menjembatani komunikasi dengan komunitas tuli.
“Atas keberhasilan pengembangan proyek ini, tim Isyara dinobatkan sebagai salah satu dari 20 tim terbaik dan menerima penghargaan sebagai Best Capstone Team 2025 dari Dicoding dan DBS Foundation,” jelas Prof. Deni.
Menurutnya, pencapaian Nauval merupakan refleksi dari kualitas mahasiswa RPL UPI Cibiru yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial tinggi serta kemampuan kolaboratif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi demi kebermanfaatan masyarakat.
“Selamat kepada Nauval atas pencapaian luar biasanya. Semoga ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa RPL untuk terus belajar, berkarya, dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkas Prof. Deni.
Sejak 2023, Coding Camp Powered by DBS Foundation hadir sebagai program pelatihan teknologi informasi yang mengusung prinsip Akselerasi, In-Depth, dan Komprehensif. Tahun ini, sebanyak 3.157 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti program intensif ini, di antaranya 93% berasal dari kota kecil dan menengah, 32% peserta perempuan, serta 625 peserta dari keluarga pra sejahtera.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dicoding dan Bank DBS Indonesia, yang secara konsisten memberikan akses pendidikan digital kepada lebih dari 180 ribu talenta dari seluruh penjuru negeri.
Partisipasi mahasiswa UPI Cibiru dalam Coding Camp 2025 menunjukkan bahwa talenta dari kampus daerah mampu bersaing secara nasional dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia teknologi dan sosial. (kontributor)

