Sehubungan dengan Aksi yang terjadi pada 30 Agustus 2025. Sangat disayangkan salah seorang mahasiswa UPI menjadi korban penusukan oleh orang tidak dikenal. Mahasiswa tersebut tengah berada di lokasi bukan sebagai peserta aksi, tetapi kebetulan berada di sana untuk melihat aksi demonstrasi.

Selanjutnya mahasiswa tersebut melihat adanya keributan. Ia coba melerai dan sayangnya malah terjadi pemukulan dan penusukan oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Lalu sekelompok massa yang tengah berkumpul segera membantu  membawanya ke ambulans untuk Mendapatkan pertolongan pertama, hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit.

Saat ini mahasiswa tersebut dalam kondisi stabil dan telah mendapatkan penanganan dari pihak Rumah Sakit.

Hal tersebut berdasarkan siaran pers BEM REMA UPI dan juga informasi langsung saat BEM REMA bersama Pihak UPI diantaranya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPEB, Kepala Kantor Informasi dan Pelayanan Publik (KKIPP) telah mengunjungi mahasiswa bersangkutan di Rumah Sakit.

Pihak UPI berkomitmen memberikan pendampingan hukum dan medis bagi mahasiswa tersebut.

Kami menghimbau semua sivitas akademika UPI untuk menahan diri, menjaga ketenangan, serta tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Vidi Sukmayadi dan Angga Hadiapurwa
Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik (KKIPP) UPI