Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si., M.Ikom., MCE., ketika berbicara di Gedung Parlemen, Strasbourg, Prancis. (Dok: Pribadi)

Strasbourg, Prancis — Periset Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung dalam Riset Konsorsium Indonesia (RKI) baru baru ini mempresentasikan produk riset monumental di hadapan 600 peserta rapat Uni Eropa di Gedung Parlemen, Strasbourg, Prancis. Kegiatan ini berlangsung melalui organisasi Orbicom UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), dengan Ketua RKI, Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si., M.Ikom., MCE., yang juga menjabat sebagai salah satu member of director organisasi tersebut.


Produk riset yang dipresentasikan adalah Virtual Collaborative Distance Learning Network (VCDLN) Learning, sebuah inovasi digital yang telah dimanfaatkan oleh hampir 88.000 pengguna serta didukung oleh 435 pengembang dari Eropa, Asia, dan Kanada. Capaian ini menegaskan kontribusi UPI dalam menghadirkan solusi pendidikan global berbasis riset dan teknologi.


“Presentasi ini menjadi tonggak monumental yang tidak hanya membawa nama baik UPI, tetapi juga mengharumkan Indonesia di forum internasional,” ujar Prof. Deni Darmawan.


UNESCO memberikan dukungan penuh agar inovasi ini dapat dikembangkan menjadi lembaga profesional yang mampu menjalankan layanan sertifikasi serta publikasi karya anggota. Harapannya, negara-negara di Asia, Eropa, Afrika, hingga Amerika Latin, termasuk yang tengah mengalami kondisi darurat, dapat merasakan manfaat dari inovasi ini.


Selain itu, kehadiran roadmap yang jelas dari VCDLN Learning telah menumbuhkan kepercayaan organisasi dunia lain, seperti Orbicom UNESCO, International Federation of Engineering Education Societies (IFERP), dan International Conference on Management, Education, and Technology Trends (ICMETT), untuk terus mendukung pengembangan riset ini.


Prof. Deni juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra RKI, yakni Universitas Negeri Malang (UM) yang diwakili oleh Ence Surahman, Ph.D., serta Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang diwakili oleh Dr. Cecep Kustandi. Kolaborasi ini, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan riset hingga mampu tampil di forum internasional.


Melalui presentasi di Parlemen Eropa ini, UPI bersama RKI menegaskan perannya dalam menghadirkan inovasi riset pendidikan berbasis digital yang relevan, berdampak global, dan selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan dunia. RK (03/10)