Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berperan aktif dalam proses penyusunan roadmap bidang pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi bagian dari roadmap penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dibawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang dilaksanakan di Auditorium Lt. 5 GH Universial Jl. Dr. Setiabudi No.376, Ledeng, Kec. Cidadap, Bandung. Minggu (19/05).

Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (ALPTKNI) mendorong penguatan bidang riset pendidikan dalam peta jalan (roadmap) penelitian nasional. Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan Prof. Agus Setiabudi, M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan yang telah memasuki tahap finalisasi. “Ini sudah pertemuan yang ketiga atau keempat kali, dan harapannya pada hari Selasa mendatang, saat pamer renovasi, kita bisa menyampaikan hasilnya kepada Bapak Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, UPI berperan sebagai tuan rumah kegiatan koordinasi serta turut mengirimkan tim ahli dalam penyusunan roadmap tersebut. “Kegiatan ini bersifat bergilir, dan kali ini kebetulan UPI mendapat kesempatan untuk memfasilitasi. Persiapannya lebih pada aspek teknis dan memastikan tim kita berkontribusi dalam pengembangan roadmap,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa hasil akhir dari penyusunan roadmap ini akan menjadi arah strategis dalam pengembangan pendidikan dan SDM di Indonesia, termasuk dalam menentukan prioritas pengembangan kampus. “Dengan adanya roadmap ini, arah pengembangan pendidikan dan SDM kita akan lebih jelas, sehingga penelitian-penelitian di UPI pun akan selaras dengan arah nasional yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Ketua Asosiasi LPPM LPTK Negeri Indonesia Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari beberapa FGD sebelumnya, baik secara daring maupun luring, termasuk yang diadakan di Jakarta bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, di Universitas Negeri Malang (UM), serta di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Fokus utama UPI dalam penyusunan roadmap ini adalah pada pengembangan SDM di bidang pendidikan, khususnya tenaga kependidikan. “Sebagai LPTK, UPI berkomitmen agar dalam roadmap tersebut terakomodasi peran lembaga pendidikan tenaga kependidikan dalam pengembangan tenaga pendidik nasional,” jelasnya.

“FGD ini menjadi tahap akhir dari serangkaian diskusi nasional yang kami lakukan. Kami berharap bidang pendidikan dapat menjadi prioritas riset nasional secara formal,” ujarnya.

Menurut Prof. Markus Diantoro, gagasan ini sejalan dengan Asta Cita keempat serta rekomendasi dari beberapa kementerian dan konsorsium nasional yang telah bekerja sama dengan Kementerian Sains dan Teknologi. Salah satu fokus utama adalah memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang mampu berinovasi di delapan bidang prioritas hilirisasi industri nasional.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa asosiasi ini sebelumnya telah menginisiasi penelitian konsorsium berskala nasional pada tahun 2023. Program tersebut memetakan potensi pendidikan di tingkat SMA/SMK, SMP, hingga SD di seluruh Indonesia. Hasil pemetaan tersebut kini menjadi landasan bagi penyusunan kebijakan baru dalam bidang riset pendidikan.

“Melalui roadmap ini, kami tidak hanya memetakan bidang dan topik penelitian, tetapi juga menyusun arah kebijakan yang akan ditetapkan secara bertahap hingga tahun 2045,” tambahnya.

Ia menegaskan, tujuan utama dari inisiatif ini adalah mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berinovasi secara mandiri. “Harapannya, bukan hanya mengisi kebutuhan industri, tetapi juga melahirkan ide dan inovasi asli dari bangsa sendiri,” tutupnya. (Rija)