Bandung, UPI – Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri Universitas Pendidikan Indonesia (FPTI UPI) resmi meluncurkan program HEGAR Green Campus, sebuah inisiatif menuju kampus hijau dan berkelanjutan, Jumat (31/10) di Plaza Gedung A FPTI UPI. Acara ini dihadiri oleh Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., para Wakil Rektor UPI, para Dekan, serta Dekan FPTI Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., beserta jajaran pimpinan universitas dan fakultas lainnya.

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju Green Campus UPI, sejalan dengan agenda universitas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7 (Energi Bersih dan Terjangkau), ke-11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), ke-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Dalam sambutannya, Dekan FPTI Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si. menjelaskan bahwa kata HEGAR diambil dari bahasa Sunda yang bermakna “gembira, berseri, dan enak dipandang mata”. Menurutnya, makna ini menggambarkan semangat untuk mewujudkan lingkungan kampus yang hijau, bersih, dan menyehatkan.

“HEGAR bukan sekadar nama program, tetapi semangat kolektif untuk menciptakan kampus yang hijau, sehat, dan berdaya saing global. Ini menjadi motivasi kami mendukung program Green Campus UPI,” ujar Agus Setiawan.

Program ini sebelumnya telah dilaksanakan dalam bentuk soft launching bersamaan dengan penandatanganan fakta integritas dan perjanjian kinerja, dan kini dikukuhkan dalam grand launching bertepatan dengan momentum Dies Natalis UPI ke-71 dan Dies Natalis FPTI ke-61.

Dalam kegiatan ini, FPTI juga menampilkan sejumlah inovasi hasil riset dosen dan mahasiswa yang mendukung prinsip keberlanjutan, seperti:

  • Riset budidaya anggur unggul oleh tim peneliti di Prodi Pendidikan Teknologi Agroindustri;
  • Alat pengolah limbah organik hasil karya dosen FPTI yang telah digunakan di beberapa fakultas;
  • Mobil listrik karya mahasiswa dan dosen Pendidikan Teknik Otomotif, yang secara simbolis diserahkan kepada universitas untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan.

Selain itu, FPTI juga memperkenalkan sejumlah program lanjutan, antara lain:

  • Serial podcast tentang bangunan hijau dan energi baru terbarukan,
  • Program agrowisata anggur,
  • Kampanye bersepeda di kampus,
  • Audit jejak karbon kendaraan kampus,
  • Hari tanpa kendaraan bermotor, serta
  • Program kantin kejujuran dan pengelolaan limbah terintegrasi.

Dekan FPTI menegaskan bahwa FPTI telah membentuk tim khusus HEGAR Green Campus dan menyusun roadmap keberlanjutan untuk jangka panjang. “Kami ingin menjadi salah satu leading sector dalam kontribusi terhadap UI GreenMetric dan Times Higher Education Impact Ranking,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Prof. Yudi Sukmayadi memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif FPTI dalam mengintegrasikan isu lingkungan ke dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan.

“Program HEGAR menunjukkan bahwa FPTI tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada keselamatan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan. Kami berharap gerakan ini tidak berhenti di acara peluncuran, melainkan tumbuh menjadi budaya hijau di keseharian sivitas akademika,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi menegaskan bahwa upaya menuju kampus hijau merupakan bagian penting dari peningkatan sustainability ranking dan green metric universitas, di samping penguatan reputasi akademik dan employability ranking.

“Walaupun langkahnya bertahap, gerakan seperti HEGAR menjadi pemicu agar UPI terus memperbaiki peringkat green metric dan sustainability impact ranking. Kampus hijau tidak hanya soal taman dan pot bunga, tapi juga budaya riset, efisiensi energi, dan inovasi teknologi hijau,” tutur Rektor.

Beliau juga menyinggung rencana pengembangan kampus baru di daerah Karangnunggal, Tasikmalaya dan Jatinangor untuk memperluas ruang hijau UPI, serta mendukung kriteria luasan lahan dalam pemeringkatan green metric.

Peluncuran HEGAR Green Campus di FPTI menjadi bagian dari gerakan kolektif UPI menuju Kampus Hijau (Green Campus UPI). Sebelumnya, beberapa fakultas juga telah mengadakan kegiatan serupa sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan.

Reporter: CS
Foto: DN