Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi tuan rumah pelaksanaan Program Bina Talenta Indonesia Tingkat Lanjut 2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program nasional yang berlangsung dari 9 hingga 15 November 2025 ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa SMP dan guru pemandu dalam bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

UPI bertindak sebagai mitra perguruan tinggi yang menampung peserta terbanyak, melibatkan total 120 peserta dari 25 provinsi. Jumlah tersebut terdiri dari 71 murid SMP berbakat dan 49 guru pemandu talenta.

Penanggung jawab kegiatan, Prof. Ida Kaniawati, M.Si., menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen UPI dalam mendukung penguatan talenta nasional berbasis STEM.

“UPI menghadirkan pengalaman belajar berbasis riset, eksplorasi, dan problem solving untuk membekali peserta dengan kompetensi sains yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” ungkap Prof. Ida.

Selama enam hari pelaksanaan, peserta menerima penguatan konsep matematika dan sains, latihan pemecahan masalah (problem solving), hingga pendalaman materi bersama para pakar dari FPMIPA UPI. Mereka juga aktif dalam praktik laboratorium biologi, fisika, mekatronika, serta rekayasa STEM menggunakan kit 4D Frame.

Irma Rahma Suwarma, S.Si., M.Pd., Ph.D., selaku Ketua Pelaksana, menambahkan bahwa kurikulum dirancang komprehensif dan kolaboratif. “Siswa dan guru terlibat dalam menganalisis masalah, merancang solusi, melakukan percobaan, hingga membuat prototipe inovatif dengan pendekatan STEM yang autentik,” jelasnya.

Selain sesi di kampus, peserta juga mengikuti kegiatan Meet with Scientist dan observasi ekosistem di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura) sebagai bagian dari pembelajaran sains berbasis lingkungan.

Puncak kegiatan ditandai dengan Pameran STEM Talenta pada 14 November 2025, di mana peserta mempresentasikan hasil riset dan prototipe inovatif yang mereka kembangkan selama program berlangsung.

Dalam pameran tersebut, siswa memaparkan inovasi rekayasa sederhana dalam tiga kelas berbeda. Sementara itu, guru pemandu talenta menampilkan poster rancangan program STEM yang berfokus pada desain pembelajaran dan strategi pembinaan talenta. Seluruh karya dinilai oleh dosen dan pakar STEM dari UPI.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan UPI. Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian dan Kerjasama, Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., hadir melihat proses pembelajaran. Penutupan acara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si., yang dalam pidatonya menyampaikan tawaran kesempatan bagi murid-murid talenta untuk melanjutkan studi di Sekolah Unggulan Garuda.

Melalui penyelenggaraan Bina Talenta Indonesia Tingkat Lanjut 2025, UPI menegaskan perannya dalam penguatan talenta nasional sesuai Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN), dengan harapan melahirkan generasi muda yang kritis, inovatif, dan berdaya saing global. (Irma Rahma Suwarma)