
Sumedang, UPI — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) melaksanakan program Tanaman Obat Posyandu (TOP) di empat posyandu Desa Jambu, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Selasa (11/11). Program ini bertujuan menyediakan tanaman obat keluarga sebagai dukungan kesehatan mandiri masyarakat.
Empat posyandu yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi Posyandu Melati, Nusa Indah, Cempaka, dan Anggrek. Mahasiswa bersama kader dan warga menanam berbagai jenis tanaman obat sebagai langkah awal pembentukan kebun obat posyandu.
Kepala Desa Jambu, Upriatna D., B.Sc., menyampaikan apresiasi atas program tersebut dan berharap keberadaan tanaman obat dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk warga dan bisa berlanjut. Jika ada kebutuhan obat mendesak, warga tidak harus membeli dari apotek, tetapi bisa memanfaatkan tanaman obat di posyandu,” ujar Upriatna.
Program TOP menjadi bagian dari implementasi P2MB UPI dalam meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan edukasi pemeliharaan tanaman herbal. Selain penanaman bibit, rencana tindak lanjut meliputi perawatan rutin dan pengembangan kebun obat berkelanjutan untuk seluruh posyandu di Desa Jambu.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal manfaat tanaman obat sekaligus menjadikan posyandu sebagai ruang edukasi dan akses kesehatan berbasis lingkungan. (RK)
Kontributor KKIPP UPI: Anisa Ayundasari & Refalina Febriani

