
Purwakarta, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan informasi pendidikan yang transparan dan edukatif. Hal tersebut diwujudkan melalui perhelatan Purwakarta Education Festival yang digelar di Auditorium Kampus UPI Purwakarta, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Visit UPI 2026 yang bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program studi (prodi) unggulan di Kampus Purwakarta kepada para siswa SMA, SMK, dan MA.
Direktur Kampus UPI di Purwakarta, Prof. Dr. H. Yayan Nurbayan, M.Ag., mengungkapkan bahwa animo masyarakat, baik guru maupun siswa, dalam mengikuti festival ini sangat luar biasa. Beliau mencatat adanya tren kenaikan minat siswa untuk melanjutkan studi di kampus tersebut.
“Alhamdulillah, animo masyarakat sangat tinggi. Berdasarkan data seleksi tahun lalu, minat siswa untuk kuliah di UPI Kampus Purwakarta terus mengalami peningkatan,” ujar Prof. Yayan di sela-sela kegiatan.

Dalam penjelasannya, Prof. Yayan memaparkan bahwa saat ini program studi non-kependidikan mulai mendominasi minat para pendaftar. Meski demikian, program studi kependidikan seperti PGSD dan PAUD tetap menjadi incaran utama.
“Tahun 2025 kemarin, untuk prodi kependidikan kami menerima empat kelas, dan itu pun masih banyak peserta yang tidak tertampung. Ini menunjukkan daya tarik UPI masih sangat kuat di mata calon mahasiswa,” tambahnya.
Melalui kegiatan Open Visit dan pameran ini, pihak kampus berharap kualitas input mahasiswa pada tahun akademik 2026 akan semakin baik. Dengan jumlah pendaftar yang melimpah, universitas memiliki peluang lebih besar untuk menyaring calon mahasiswa terbaik dan berprestasi.
Mengingat tingkat kompetisi yang sangat ketat, Prof. Yayan memberikan tips strategis bagi para siswa yang serius ingin menjadi bagian dari keluarga besar UPI. Ia menegaskan agar siswa menempatkan UPI pada urutan pertama dalam pilihan seleksi masuk.
“Prodi di UPI termasuk sangat kompetitif. Jika ingin kuliah di sini, harus dijadikan pilihan pertama. Kami memprioritaskan mereka yang memilih UPI sebagai pilihan utama karena peluang di pilihan kedua sangat kecil,” tegas Prof. Yayan.

Selain ketepatan dalam memilih program studi, para siswa juga didorong untuk mempersiapkan diri secara maksimal dengan memperbanyak latihan soal yang menjadi bahan tes seleksi. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi yang semakin kompetitif setiap tahunnya. (Angga/Santi/DN)

