
Bandung, UPI
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA,dalam sambutan saat menjadi pembina upacara menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang dilaksanakan di Parkiran Gymnasium UPI Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Jawa Barat. Senin (1/6/2026).
Mengacu pada tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yaitu “Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia”, Prof. Vanessa menyampaikan bahwa nilai persatuan yang terkandung dalam Pancasila memiliki makna yang sangat mendalam, termasuk dalam kehidupan akademik di lingkungan UPI.
“Di UPI, nilai persatuan diwujudkan melalui semangat kebersamaan seluruh sivitas akademika untuk bergerak bersama mencapai tujuan institusi. Persatuan menjadi kekuatan utama dalam membangun kemajuan universitas sekaligus memberikan kontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen membentuk generasi unggul dan berkarakter, UPI terus menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai program akademik. Salah satunya melalui mata kuliah umum yang memuat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Melalui pembelajaran tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori dan butir-butir Pancasila, tetapi juga didorong untuk mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Prof. Vanessa, keberhasilan pendidikan Pancasila tidak diukur dari kemampuan menghafal sila-sila semata, melainkan dari bagaimana nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam tindakan nyata. Oleh karena itu, UPI berupaya menghadirkan proses pendidikan yang mampu menanamkan karakter kebangsaan, toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab sosial kepada seluruh mahasiswa.

Lebih lanjut, Prof. Vanessa mengajak generasi muda Indonesia untuk bangga memiliki Pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya, setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai luhur yang relevan dalam menghadapi tantangan global saat ini. Generasi muda diharapkan tidak hanya memahami makna Pancasila secara konseptual, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.
“Yang paling penting bukan sekadar hafal lima sila Pancasila, tetapi bagaimana kita mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Pancasila akan tetap hidup dan menjadi fondasi kuat bagi masa depan bangsa,” tegasnya.
Melalui momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, UPI menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh sivitas akademika sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter Pancasila yang kuat. (Rija/RK/DN)

