
Bandung, UPI
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan kegiatan magang literasi di Taman Kanak-Kanak (TK) Al Marhamah Kiducation, Cimahi. Jumat (5/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan literasi sekaligus wujud nyata implementasi program Diktisaintek Berdampak yang mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berperan aktif dalam mendukung pengembangan kemampuan literasi anak sejak usia dini melalui berbagai aktivitas edukatif dan kreatif.
Keikutsertaan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam kegiatan ini berkaitan erat dengan keilmuan yang menjadi inti kajian program studi. Empat keterampilan berbahasa yang dipelajari, yaitu membaca, menulis, berbicara, dan menyimak, memiliki keterkaitan langsung dengan perkembangan bahasa anak sejak usia dini. Kemampuan menyimak dan berbicara yang berkembang pada masa kanakkanak menjadi landasan bagi tumbuhnya kemampuan membaca dan menulis di tahap berikutnya, sehingga penguatan literasi di jenjang TK menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemahaman tersebut.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa turut merancang dan melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran bersama para pendidik. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah storytelling, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak, memperkaya kosakata, serta menumbuhkan minat literasi anak sejak dini. Selain itu, permainan bahasa dan sesi tanya jawab digunakan untuk mendorong kemampuan berbicara anak, sedangkan pengenalan huruf dan simbol diberikan sebagai fondasi awal keterampilan pra-membaca dan pra-menulis.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa bekerja sama dengan para pendidik dalam merancang bahan ajar sederhana berbasis literasi serta mendiskusikan pendekatan yang sesuai dengan usia dan karakteristik anak. Pihak satuan pendidikan memberikan dukungan penuh dengan membuka akses terhadap pengalaman nyata di kelas, sehingga mahasiswa dapat memahami dinamika pembelajaran secara langsung.
Pengalaman tersebut sejalan dengan tujuan pembelajaran berbasis lapangan yang menekankan keterkaitan antara teori yang diperoleh di perguruan tinggi dan praktik pendidikan di satuan pendidikan. Dosen pembimbing kegiatan, Dr. Rosita Rahma, M.Pd., menilai bahwa keterlibatan langsung di lapangan merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan pemahaman yang lebih kontekstual.
“Kegiatan lapangan seperti ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaitkan pengetahuan kebahasaan yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik nyata perkembangan bahasa anak. Mahasiswa diharapkan dapat memahami konteks tersebut dan merespons kebutuhan di lapangan secara tepat,” ujar Dr. Rosita Rahma, M.Pd.
Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengamati secara langsung bagaimana pendidik merespons keberagaman kemampuan dan kebutuhan anak. Pengalaman tersebut dinilai penting dalam membentuk kepekaan profesional mahasiswa terhadap realitas lapangan yang tidak selalu dapat direpresentasikan sepenuhnya melalui kajian di ruang perkuliahan.

Temuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini selanjutnya akan dituangkan dalam laporan akademik sebagai bahan kajian dan refleksi. Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pengembangan program literasi di jenjang pendidikan anak usia dini.
Melalui kegiatan berbasis lapangan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI terus berupaya mengintegrasikan kajian akademis dengan praktik nyata di satuan pendidikan demi menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi di bidang pendidikan bahasa. (NF)

