
Bandung, UPI
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Tim yang diusung Filzah Nabila Asri dari program studi S1 Pendidikan Fisika dan Siti Almaidah berhasil menyabet Juara 3 dalam ajang National Islamic Essay Competition (NIEC) 2026 berkat gagasan inovatif platform pertolongan pertama kesehatan mental berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Di bawah bimbingan dosen Nurdini, M.Pd., tim UPI mengusung karya ilmiah bertajuk “Nafsi-Tech: AI Mental Health First-Aid berbasis Integrasi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan Tazkiyatun Nafs dengan Human-in-the-Loop Safety System untuk Deteksi dan Intervensi Dini Krisis Psikologis Gen Z Muslim.”
Inovasi Nafsi-Tech menggabungkan pendekatan psikologi modern Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dengan nilai-nilai penyucian jiwa (Tazkiyatun Nafs). Untuk menjaga keamanan dan akurasi, platform ini dirancang dengan Human-in-the-Loop Safety System, sehingga setiap deteksi dan intervensi awal terhadap krisis psikologis Gen Z Muslim tetap melibatkan pengawasan langsung dari tenaga profesional.
Kompetisi berskala nasional bertema “Peran Generasi Muslim dalam Membangun Indonesia Berkemajuan” ini diselenggarakan oleh The Local Learning Agility (The LLA) berkolaborasi dengan PUSDIMA dan LDK MDU Universitas Mulawarman.
Capaian ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa UPI dalam menghadirkan solusi akademis yang relevan terhadap tantangan isu kesehatan mental di kalangan generasi muda. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas komitmen UPI dalam mencetak talenta inovatif yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa. (DN)

