Bandung, UPI

Edukator dan kreator konten Jerome Polin mengajak 13 ribu mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang mengeksplorasi potensi dan menemukan arah diri. Pesan tersebut disampaikan dalam sesi kuliah umum Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) UPI 2026 di Gymnasium UPI, Bandung, Kamis (20/8/2026).

Membawakan materi bertajuk “Bertumbuh untuk Menemukan Arah dan Makna Perjalanan sebagai Mahasiswa”, Jerome menekankan bahwa kehidupan kampus tidak semata-mata berfokus pada capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

“Perguruan tinggi merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, baik di dalam maupun di luar ruang kelas,” ujar alumni Jurusan Matematika Waseda University tersebut.

Ia mendorong para mahasiswa baru untuk aktif terlibat dalam organisasi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta mengejar peluang magang guna mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Dalam paparannya, Jerome menggarisbawahi pentingnya memiliki growth mindset (pola pikir bertumbuh). Ia mengilustrasikan konsep ini seperti seorang bayi yang sedang belajar berjalan.

“Seorang bayi yang belajar berdiri dan berjalan akan terus mencoba meski jatuh berkali-kali, karena ia belum mengenal rasa takut akan kegagalan,” tuturnya saat menjawab pertanyaan peserta.

Selain itu, Jerome mengajak mahasiswa melihat tekanan tugas dan ujian melalui kacamata “pressure is a privilege” memandang tekanan sebagai keistimewaan serta kesempatan untuk melatih ketahanan diri keluar dari zona nyaman.

Mengakhiri sesi pematerian, Jerome mengingatkan mahasiswa agar tidak membiarkan rasa malu atau ketakutan akan kegagalan menghambat keberanian untuk mencoba hal baru.

“Alih-alih memikirkan kemungkinan buruk, ubah pertanyaan di kepala menjadi ‘bagaimana jika berhasil?’. Perubahan sudut pandang inilah yang mendorong keberanian untuk mengenali potensi diri,” tegasnya.

Melalui motivasi tersebut, mahasiswa baru UPI diharapkan dapat menjalani masa studi secara utuh, seimbang antara pencapaian akademik, pengembangan karakter, serta kesiapan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Adia Alilatulbariza/Velia Lisnawati_ Caraka Muda)