Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus mengoptimalkan pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di seluruh unit kerjanya. Langkah ini ditempuh melalui penataan tertib administrasi, pemenuhan kelengkapan dokumen, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala yang digelar di Auditorium Gedung Pascasarjana Lantai 7, Kampus UPI Bandung, Rabu (23/9/2026).

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh unit kerja dalam pengelolaan PPID. Ia mengimbau agar pemenuhan dokumen dan tertib administrasi dijadikannya budaya kerja harian, bukan sekadar persiapan mendadak saat menghadapi penilaian.

“Ke depan semua itu tertib administrasi, melengkapi dokumen-dokumen yang ada sesuai dengan harapan kami,” ujar Prof. Tri.

Menurut Prof. Tri, monev berkala menjadi instrumen krusial untuk mengidentifikasi celah dan kekurangan administrasi di tiap unit, sehingga pembenahan dapat dilakukan secara rinci dan tepat waktu. “Memang monev ini penting. Jadi saat kita monev, semua akan tahu kekurangan kita apa, apa yang harus dilengkapi,” tuturnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh para Dekan, Kepala Biro, Direktur, serta tim PPID unit kerja ini difungsikan sebagai wadah penyamaan persepsi. Prof. Tri berharap momentum ini mampu menumbuhkan kepedulian kolektif agar penataan dokumen dapat berjalan konsisten.

“Jadi tidak harus ada waktu pas mau dimonev saja, tapi memang semuanya peduli. Kedepannya akan lebih intens lagi untuk mengingatkan,” tambah Prof. Tri.

Selain tertib dokumen, Prof. Tri menyoroti perlunya perubahan pola pikir mengenai legalitas operasional, seperti penerbitan Surat Keputusan (SK). Menurutnya, SK merupakan dasar hukum penting yang memberi kepastian peran dan wewenang bagi tim di lapangan.

“Kadang-kadang mereka tidak ngeh bahwa harus ada SK. Padahal itu hal yang utama, supaya kalau sudah di-SK semua akan peduli bahwa harus bekerja,” terangnya.

Di akhir pemaparannya, ia menekankan bahwa kinerja pengelolaan PPID terintegrasi langsung dengan penilaian kinerja individu maupun unit di lingkungan UPI. Oleh karena itu, keberhasilan tata kelola informasi publik menjadi bagian dari pencapaian bersama.

“Nah, ini kan menjadi sebuah prestasi untuk tim PPID di masing-masing unit kalau dia bisa bekerja dengan baik,” pungkas Prof. Tri. (RI/RK/DN)