Bandung, UPI

Sebanyak 18 wisudawan asal Maluku dari total 33 mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tidak dapat menghadiri prosesi Wisuda Gelombang IV Tahun 2026 di Bandung. Berdasarkan data yang dihimpun dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI, ketidakhadiran tersebut disebabkan kendala bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, jarak tempat tinggal ke bandara, serta biaya perjalanan.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., menyampaikan bahwa wisudawan yang ingin mengikuti prosesi pada gelombang berikutnya perlu segera melaporkan keinginannya kepada program studi masing-masing. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela pelaksanaan hari keempat Wisuda Gelombang IV UPI Tahun 2026 di Gedung Gymnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229, Bandung, Jumat (16/10/2026).

Vanessa menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang menyebabkan para wisudawan tidak dapat hadir dalam momentum yang telah dinantikan. Menurutnya, ketidakhadiran tersebut bukan disebabkan persoalan pribadi, melainkan keadaan di luar kendali mereka.

“Kasihan juga mereka tidak bisa hadir ke sini gara-gara bukan karena pribadinya sendiri, tetapi karena force majeure,” ujar Vanessa.

Ia menjelaskan, ketidakhadiran dalam seremoni wisuda tidak menghilangkan status kelulusan maupun hak mahasiswa atas dokumen akademik. Wisudawan yang telah memenuhi persyaratan administrasi dapat mengakses ijazah, sertifikat, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) secara elektronik melalui sistem UPI.

“Ini sebetulnya hanya proses selebrasinya saja mungkin yang tidak bisa hadir. Tapi tidak berarti tidak mendapatkan ijazah,” katanya.

Vanessa menyebutkan, UPI masih memiliki jadwal wisuda berikutnya pada Desember 2026. Untuk itu, mahasiswa yang ingin mengikuti prosesi tersebut perlu menyampaikan pemberitahuan kepada program studi agar jumlah wisudawan yang terdampak dapat dilaporkan kepada Direktorat Pendidikan UPI untuk pendataan dan proses selanjutnya.

Ia juga berpesan agar para wisudawan tidak berkecil hati meskipun belum dapat mengikuti seremoni bersama keluarga dan rekan-rekan di Bandung. Vanessa menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian akademik mereka dan berharap para lulusan tetap bersemangat melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan di UPI. (RK/RI/DN)