
Bandung, UPI
Keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru menjadi kunci utama bagi para lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian ketat.
Hal tersebut disampaikan oleh wisudawan Program Studi Manajemen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Fauzia Sofamalja, usai melangsungkan prosesi wisuda di Kampus UPI Bandung. Selasa (13/10).
Fauzia mengaitkan perjalanan lulusan baru seperti burung yang harus keluar dari sangkar dan anak panah yang siap dilepaskan dari busur. Menurutnya, para lulusan harus berani mengambil langkah pertama, baik dalam melamar pekerjaan maupun merintis usaha di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
“Keberanian untuk mengambil langkah awal sangat penting untuk menemukan potensi diri dan membuka berbagai peluang baru,” ujar Fauzia.
Ia menceritakan pengalaman pribadinya selama empat tahun menempuh studi di UPI. Sebelumnya, ia mengaku sebagai pribadi yang introver dan kurang percaya diri, terutama saat harus tampil berbicara di depan umum. Namun, ekosistem perkuliahan yang kondusif membantunya bertransformasi menjadi pribadi yang lebih tangguh dan berani menghadapi tantangan.
Sebagai langkah nyata memasuki dunia profesional, Fauzia berencana mengikuti berbagai pelatihan peningkatan keterampilan serta mengambil pekerjaan lepas (freelancer) guna memperkuat portofolio kariernya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa latar belakang UPI sebagai perguruan tinggi berbasis pendidikan memberikan nilai tambah tersendiri, bahkan bagi lulusan prodi nonkependidikan. Bekal ilmu pendidikan tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk membagikan pengetahuan serta berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di masyarakat.
Bagi Fauzia, keberhasilan pascawisuda tidak sekadar diukur dari keberhasilan mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dari keberanian untuk terus belajar dan memberi manfaat bagi sesama. Wisuda bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh menuju masa depan. (Fauzan SP/Caraka Muda)

