Garut, UPI

Tim Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Neglasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini difokuskan pada edukasi perubahan iklim dan pelatihan pembuatan sumur biopori sebagai upaya konservasi air.

Program yang mengusung tema “Edukasi Perubahan Iklim dan Implementasi Teknologi Sumur Biopori sebagai Upaya Konservasi Air” ini diketuai oleh Dewi Ayu Sofia, S.Pd., M.Eng. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari perangkat desa dan warga setempat antusias mengikuti jalannya pelatihan.

Melalui program ini, masyarakat diberikan pemahaman mendalam mengenai dampak nyata perubahan iklim terhadap ketersediaan air bersih. Selain itu, warga juga dikenalkan pada teknologi sumur biopori sebagai solusi sederhana namun efektif untuk meningkatkan resapan air hujan dan mengurangi potensi genangan.

Tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, para peserta juga diajak langsung ke lapangan untuk mempraktikkan pembuatan sumur biopori. Langkah ini bertujuan agar warga memahami seluruh tahapan teknis dan mampu mengimplementasikannya secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.

Guna memastikan keberlanjutan program, tim PkM UPI juga membagikan media edukasi berupa poster dan booklet yang berisi panduan lengkap mengenai pembuatan serta pemeliharaan sumur biopori.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Desa Neglasari semakin memahami pentingnya konservasi air dan mampu menerapkan teknologi sumur biopori sebagai salah satu solusi adaptasi terhadap perubahan iklim,” ujar Dewi Ayu Sofia dalam keterangannya.

Kegiatan pengabdian ini melibatkan kolaborasi solid antardosen di lingkungan UPI. Selain Dewi Ayu Sofia selaku ketua, tim dosen PTB UPI yang terlibat meliputi Prof. Danny Meirawan, M.Pd., Drs. Sukadi, M.Pd., M.T., Dr. Sudjani, M.Pd., Sri Rahayu, M.Pd., Rieske Iswardhany, M.Pd., dan Ahmad Baehaqi, S.Pd., M.T.

Aksi nyata ini juga bersinergi dengan dosen dari Program Studi Teknik Sipil UPI sebagai perwujudan kolaborasi antardisiplin ilmu dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Melalui sinergi ini, langkah sederhana pembuatan biopori diharapkan dapat berkontribusi besar dalam menciptakan lingkungan Desa Neglasari yang lebih tangguh, sehat, dan berkelanjutan dari ancaman krisis air. (DN)