Prodi Pendidikan Manajemen Perkantoran UPI Gelar Performa 2025
13 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Performa Himapena pada program Seminar Motivasi dan Talkhsow Prestasi, Selasa 7/10/2025).
Performa Himapena merupakan kegiatan inisiatif dari Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran FPEB UPI untuk mendorong mahasiswa dengan semangat kolaborasi dan inspirasi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menciptakan jembatan antara mahasiswa baru dan senior berprestasi di prodi Pendidikan Manajemen Perkantoran.
Tujuan penyelenggaraan Perfoma ini memberikan motivasi dan inspirasi kepada mahasiswa baru untuk berprestasi. Membagikan pengetahuan dan pengalaman praktis dari mahasiswa berprestasi. Mempromosikan budaya kompetitif dan kolaboratif di lingkungan prodi serta menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara mahasiswa baru dan senior, serta para dosen. Melalui berbagi kisah dan kiat sukses dapat menjadi mentor inspiratif, sementara mahasiswa baru dapat merasakan atmosfer kolaboratif yang akan memotivasi mereka untuk berani berkompetisi dan berkreasi.
Kegiatan diselenggarakan dalam rangka peringatan dies natalis ke-71 Universitas Pendidikan Indonesia dan dies nataslis ke-17 FPEB UPI tersebut berimplikasi pada terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 Pendidikan Berkualitas dan SDGs goal 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kegiatan menghadirkan narasumber para mahasiswa yang telah meraih prestasi pada berbagai kompetisi pada tingkat internasional, nasional dan regional baik pada bidang kurikuler, kokurikuler dan ektrakurikuler. (FPEB UPI)
Kembangkan Potensi Diri di Success Path Fair Prodi IEKI
13 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam FPEB UPI menyelenggarakan kegiatan Success Paith Fair pada program Seminar Motivasi dan Talkhsow Prestasi, Selasa (7/10). Kegiatan diselenggarakan dalam rangka peringatan dies natalis ke-71 Universitas Pendidikan Indonesia dan dies nataslis ke-17 FPEB UPI dengan dengan tema “Unlock Your Potential: Langkah Awal Menjadi Mahasiswa Inspiratif”.
Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi mahasiswa baru untuk mengembangkan potensi diri melalui prestasi akademik maupun non-akademik. Menjadi sarana inspirasi dan pembelajaran dari pengalaman mahasiswa atau alumni berprestasi sebagai role model.
Success Paith Fair menghadirkan narasumber Rajab Sobarna yang membahas tema ‘’Dari Mimpi Menjadi Inspirasi’’ serta pencapaian prestasi, mulai dari konsisten menjadi siswa terbaik, lolos PTN jalur UTBK, aktif mengikuti kegiatan Nasional-Internasional secara gratis melalui skill, menjadi duta inspirasi, dan menjadi founder dari Jembatan Arah Mimpi.
Selanjutnya narasumber Indra Herlambang yang membahas tema Tumbuhkan Potensi, Capai Prestasi, dan Berikan Kontribusi” serta pencapaian prestasi, mulai dari lolos PTN jalur UTBK, menjadi juara diberbagai kompetisi, aktif mengikuti program inovasi sosial dan berbagai kegiatan dalam skala kampus hingga internasional, serta turut aktif menjadi relawan lingkungan.
Success Paith Fair 2025mengimplementasikan bentuk nyata komitmen Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam FPEB UPI terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Goal 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Inisiatif program ini dirancang untuk membekali dengan kompetensi praktis yang dibutuhkan dunia kerja global, sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki pasar tenaga kerja yang kompetitif. (FPEB UPI)
Wakil Dekan FPEB Melepas 20 Peserta The 3rd FPEB Immersion Program 2025
13 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu FPEB UPI, Dr. Heny Hendrayati, S.IP., M.M secara resmi melepas peserta The 3rd FPEB Immersion Program 2025 yang akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 hingga 17 Oktober 2025 di Singapura dan Malaysia. Pelepasan peserta dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025 di lingkungan kampus FPEB UPI.
The 3rd FPEB Immersion Program 2025 diikuti oleh 20 mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu Manajemen, Akuntansi, Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bisnis, dan Pendidikan Manajemen Perkantoran, serta didampingi oleh tiga dosen pembimbing: Dr. Siti Parhah, Arief Budiman, S.S., S.Sos., IMSMEs., dan Mumuh Muhammad, S.E., M.A.
Program immersion bertujuan untuk memberikan pengalaman akademik dan budaya internasional kepada mahasiswa melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan kunjungan kampus (campus visit), kunjungan industri (company visit), pengabdian masyarakat (community service), dan pertunjukan budaya (cultural performance).
Kegiatan di Singapura akan dilaksanakan di Sekolah Indonesia Singapura (SIS), dimana mahasiswa FPEB UPI akan melaksanakan praktik mengajar pada kelas XII SMA untuk mata pelajaran ekonomi, sekaligus berbagi informasi mengenai kehidupan perkuliahan di UPI. Sementara di Malaysia, mahasiswa akan mengikuti beberapa kegiatan akademik dan profesional, di antaranya Management and Science University (MSU) melalui penyelenggaraan Joint International Seminardan Cultural Performance bersama mahasiswa MSU (#597 QS World Ranking).
Kegiatan di Universiti Malaya (UM) melalui sit-in class pada mata kuliah Economic Development di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (#58 QS World Ranking). Kegiatan di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dengan mengadakan student association sharing session bersama organisasi mahasiswa UKM (#126 QS World Ranking).
Selanjutnya kegiatan di Museum and Art Gallery Bank Negara Malaysia dengan mempelajari sistem ekonomi dan keuangan nasional Malaysia serta kegaitan Company Visit in Kuala Lumpur – Mengunjungi beberapa perusahaan untuk memahami praktik bisnis dan industri di Malaysia secara langsung.
Immersion Program 2025 FPEB UPI mendukung implementasi SDGspada Goal 16 terkait dengan perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh dengan memperjuangkan masyarakat yang damai dan inklusi dan menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua serta memperluas dan meningkatkan partisipasi negara berkembang di dalam lembaga tata kelola global. Kemudian mendukung implementasi SDGs Goal 17 terkait kemitraan untuk mencapai tujuan melalui penguatan perangkat implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta memperkuat jejaring akademik internasional yang sejalan dengan visi FPEB UPI sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing global. (FPEB UPI)
Calon Wisudawan FPEB UPI Ikuti Pelatihan Bersertifikat Internasional dan Career Days
13 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Career Days FPEB UPI sukses digelar kepada calon wisudawan gelombang III Oktober 2025, kegiatan Career Days ini merupakan rangkaian Bimbingan Karir Sesi Pertama dengan mengambil tema ’Skills for Impact: Green Jobs For Future Careers’’. Rabu, (8/10/).
Kegiatan ini merupakan inisiatif terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 Pendidikan Berkualitas dengan terget semua peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan, termasuk antara lain, melalui pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Kegiatan juga mendukung SDGs goal 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak, kewirausahaan, kreativitas dan inovasi, dan mendorong formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk melalui akses terhadap jasa keuangan.
Inisiatif ini juga mencerminkan implementasi SDGs Goal 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perguruan tinggi terkemuka dan industri internasional. Kegiatan ini dirancang untuk membekali dengan kompetensi praktis yang dibutuhkan dunia kerja global, sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki pasar tenaga kerja yang kompetitif.
Dekan FPEB UPI, Prof. Dr. H. Ratih Hurriyati, MP. menjelaskan bahwa implementasi kerjasama Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia bersama dengan Research and Development for Societal Impact (RDSI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEBUGM) dalam bidang pengembangan karir dan pengembangan kewirausahaan yang sebelumnya sudah dilakukan bersama dalam rapat pimpinan dan diseminasi.
Menurutnya, sejak Tahun 2025, FPEB UPI tidak hanya melaksanakan bimbingan karir untuk pembekalan saja akan tetapi melengkapinya dengan berbagai program dan kegiatan melalui kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya melibatkan mitra ekternal perguruan tinggi dan industri dalam penyelenggaraan pelatihan bersertifikat nasional dan internasional. Kemudian juga melibatkan konsultan profesional pengembangan karir, serta melibatkan ikatan alumni FPEB UPI yang berprestasi.
Ia berharap, para peserta sudah lulus mengikuti dan menyelesaikan dan mendapatkan sertifikat pelatihan online internasional ini sebelum melaksanaan wisuda juga bagi mahasiswa sebagai kumulatif sertifikat memenuhi SKPI.
Selain mengikuti bimbingan karir, calon wisudawan mengikuti Pelatihan Online Bersertifikat Internasional yang diselenggarakan melalui kerjasama FPEB UPI dan RSDI FEB UGM serta mitra perusahaan internasional. Para peserta mendapatkan materi dari narasumber yaitu Prof. Nurul Indarti, Sivilokonom., Cand.Merc., Ph.D sebagai Ketua Tim RDSI FEB UGM, Prof. Nurul Indarti, Sivilokonom., Cand.Merc., Ph.D serta Handini Audita, S.E., M.Sc. Ph.D. (cand) sebagai Tim RSDI FEB UGM.
Selanjutnya, pada pelaksanaan Career Days FPEB UPI Tahun 2025 pada sesi 2 akan diselenggarakan pada 15 Oktober 2025, khusus bagi para wisudawan gelombang III Oktober 2025 dengan melibatkan narasumber yaitu Dr. Ir. Puti Reno Ali, ASEAN Eng sebagai Consultant Human Capital Development. Kemudian Dr. Muhammad Meki Munawar, S.Pd., M.M sebagai Alumni FPEB/Founder dan Komisaris PT. Solusi Teknik Persada serta Assisten General Manager PT. Indo-Rama Synthetics Tbk setrta Dr. Masharyono, AP., S.Pd.,MM sebagai Dosen FPEB UPI/ PenugasanTim BKPK UPI. (FPEB UPI)
Akademisi-Praktisi UPI, dan Pemerintah Satukan Gagasan Transformasi Pendidikan di Jawa Barat
13 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI – Menjawab tantangan disrupsi digital dan kesenjangan mutu, dunia pendidikan dituntut bergerak cepat dan adaptif. Semangat ini menjadi latar belakang penyelenggaraan Seminar Pendidikan bertajuk “Meneropong Masa Depan Pendidikan Jawa Barat” yang berlangsung di Auditorium FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sabtu (11/8/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiatif Ikatan Alumni UPI Komisariat PKn bekerja sama dengan Program Studi (Prodi) PKn UPI dan FPIPS UPI. Forum ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, guru, hingga mahasiswa.
Ketua Panitia, Deni Kurniawan As’ari, menyatakan bahwa seminar ini digelar untuk membuka ruang dialog dan menyatukan pemangku kepentingan dalam membangun arah baru pendidikan di Jawa Barat. Tantangan yang dihadapi semakin kompleks, mencakup ketimpangan akses dan mutu, digitalisasi, hingga penguatan karakter siswa.
Guru Besar Ilmu Politik sekaligus Dekan FPIPS UPI, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM., menyoroti kondisi pemerataan layanan pendidikan. Dalam paparannya, ia mengungkapkan bahwa Indeks Pendidikan Jawa Barat masih relatif rendah dibandingkan beberapa provinsi lain.
“Jawa Barat masih menghadapi persoalan mendasar, seperti belum meratanya sarana dan prasarana, kesenjangan antara wilayah kota dan desa, serta distribusi guru yang belum ideal. Selain itu, masalah literasi dan kesiapan digital juga masih menjadi pekerjaan rumah besar,” ungkap Prof. Cecep.
Ia juga menyebutkan, berdasarkan RPJMD Provinsi Jawa Barat 2025–2029, masih terdapat 127 kecamatan yang belum memiliki SMA/SMK negeri, dan 14 kecamatan bahkan sama sekali tidak memiliki sekolah menengah. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemerataan akses pendidikan menjadi kunci penting dalam membangun SDM unggul.
Sementara itu, Dr. Drs. H.R. Iip Hidajat, M.Pd., Ketua Umum IKA UPI Komisariat PKn, mengajak peserta melihat masa depan pendidikan Jawa Barat tidak hanya melalui kacamata teknologi, tetapi juga melalui penguatan akar budaya lokal.
Dalam paparannya yang bertajuk “Enkulturasi Budaya Sunda dan Integrasi Teknologi dengan Karakter Pancawaluya,” Iip menegaskan pentingnya membangun karakter siswa dengan landasan budaya Sunda yang luhur.
“Kita berada di persimpangan antara warisan budaya dan gelombang teknologi. Pertanyaannya bukan memilih salah satunya, tetapi bagaimana kita meramunya. Teknologi harus menjadi pakarang—alat untuk mencapai tujuan, bukan guguron yang mengendalikan manusia,” tegas Iip.
Ia menekankan bahwa generasi masa depan Jawa Barat idealnya memiliki lima karakter utama Pancawaluya: cageur (sehat jasmani dan rohani), bageur (berakhlak baik), bener (jujur dan berintegritas), pinter (cerdas), dan singer (terampil dan kreatif). Nilai-nilai ini harus menjadi kompas moral dalam menghadapi era digital.
Narasumber lain, Amich Alhumami, Ph.D., Anggota Dewan Pendidikan Tinggi 2025–2029 Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi, mengupas urgensi kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun.
“Partisipasi pendidikan memang terus meningkat, tetapi kesenjangan antarwilayah dan antarstatus sosial ekonomi masih tinggi. Pemerataan akses PAUD, SD hingga SMA/SMK, serta penguatan kualitas guru harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Amich juga mengungkap data bahwa masih ada lebih dari 29 ribu desa/kelurahan yang belum memiliki satuan pendidikan PAUD. Menurutnya, kebijakan PAUD-SD satu atap, distribusi guru ASN, dan intervensi anggaran berbasis keadilan menjadi kunci memperluas akses layanan pendidikan.
Ketua Prodi PKn UPI Dr. Syaifullah menyampaikan apresiasi terhadap semangat kolaboratif yang tercermin dalam kegiatan ini. “Dunia pendidikan tidak bisa bergerak sendiri—kita butuh sinergi antara pemerintah, kampus, praktisi, dan masyarakat,” ujarnya saat penutupan acara.
Melalui seminar ini, para narasumber sepakat bahwa masa depan pendidikan Jawa Barat harus dibangun di atas tiga pilar utama: pemerataan akses dan mutu pendidikan, penguatan karakter dan budaya lokal, serta transformasi digital yang inklusif.
Langkah strategis yang direkomendasikan antara lain:
Percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur pendidikan
Integrasi nilai-nilai budaya Sunda dalam kurikulum
Penguatan literasi digital dan karakter peserta didik
Revisi Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Jawa Barat
Peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru
Kolaborasi lintas sektor antara kampus, pemerintah, dan masyarakat
Seminar ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah strategis dalam menyiapkan SDM Jawa Barat yang unggul dan berdaya saing global, namun tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.