English
Indonesia

Prodi Bimbingan dan Konseling FIP UPI Gelar Workshop Keterampilan Belajar bagi Pembimbing Akademik FIP UPI

14 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Sebanyak 4 orang dosen dari Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang terdiri atas Prof. Dr. Anne Hafina, M.Pd., Prof. Dr. H. Nandang Rusmana, M.Pd., Prof. Dr. Ilfiandra, M.Pd., dan Dr. Ibrahim Al Hakim, M.Pd., menginisiasi untuk menggelar Pelatihan Bimbingan Akademik College Study Skills Bagi Dosen Pembimbing Akademik Mahasiswa S1. Workshop ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Bidang Ilmu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan Dosen Pembimbing Akademik (PA) dalam membimbing mahasiswa S1 melalui penerapan model APPLE (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate). Kegiatan berlangsung selama 3 hari di ruang Kajian Ethnopedagogik FIP UPI lantai 10, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Rabu (13/8/2025).

Menurut Dekan FIP Dr. Nandang Budiman, M,Si., dalam sebuah wawancara menegaskan bahwa tujuan digelarnya workshop keterampilan belajar bagi pembimbing akademik adalah untuk meningkatkan kapasitas atau kemampuan dosen PA dalam melakukan bimbingan akademik, khususnya dalam melakukan bimbingan tentang bagaimana cara mengajar di perguruan tinggi, sehingga diharapkan nanti para mahasiswa baru khususnya, betul-betul bisa adjustif atau menyesuaikan dengan melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan perguruan tinggi.

“Jadi mereka sebagai peserta ini telah dilatih strategi belajar di perguruan tinggi. Mereka, para dosen pembimbing akademik tersebut akan melatihkan lagi kemampuannya kepada mahasiswa yang dibimbingnya, lalu nanti kita cek seperti apa cara belajar mahasiswanya tersebut dan tentunya ujungnya sukses belajar di perguruan tinggi,” jelasnya.

Untuk tahap awal, lanjutnya, target pertama adalah setiap prodi minimal bisa menghasilkan 3 dosen yang paham betul, mengerti dan mempunyai komitmen untuk mengimplementasikan bimbingan belajar ini. Setelah itu, targetnya mereka harus memberikan pelatihan di prodi masing-masing agar semua dosen bisa memahami dan melaksanakan bimbingan belajar kepada mahasiswa secara efektif dan efisien.

Dikatakan lebih lanjut,”Saya sangat berharap virus tentang bagaimana bimbingan belajar yang efektif ini, bisa betul-betul menjalar ke semua dosen, sehingga semua dosen mempunyai kompetensi untuk membimbing mahasiswa dengan baik dan benar.”

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPI Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si., menegaskan hal serupa. Dikatakannya,”Ya tentunya workshop keterampilan belajar bagi pembimbing akademik sangatlah mendesak untuk diselenggarakan. Mahasiswa di era keterbukaan informasi publik sekarang ini kan digempur dengan berbagai informasi terutama melalui media internet yang tidak semua informasinya benar, dan disinilah peran pembimbing untuk mengembangkan keterampilan belajar siswa selama 4-7 tahun di masa studinya.”

Mahasiswa sangat memerlukan pembimbingan, lanjutnya, karena tantangannya lebih berat, sehingga pembimbing akademik memang harus betul-betul membekalkan keterampilan pada mahasiswanya.

“Bapak Ibu Pembimbing Akademik harus benar-benar mampu menerapkan keterampilan belajar tersebut, karena tanpa bimbingan dari PA, dikhawatirkan mahasiswanya salah arah, karena kita tahu mahasiswa dengan cara berfikirnya sendiri, tanpa pembimbingan, bisa mendapatkan ide-ide yang agak nyeleneh,” ujarnya.

PA membimbing dimulai dari cara memperoleh informasi, lalu memprosesnya, dan kemudian mengaplikasikannya, sehingga mahasiswa bimbingannya mampu menghadapi kehidupan yang nyata, bukan hanya di dunia kerja tapi juga di masyarakatnya.  (dodiangga/ratih)

Dosen UPI Menjadi Juri Kehormatan Miss Bintang Indonesia 2025

13 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, 13 Agustus 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan kebanggaan melalui kiprah salah satu dosen terbaiknya. Dr. Asri Wibawa Sakti, S.Pd., M.Pd., Ketua Pengawas Miss Bintang Indonesia sekaligus dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI, dipercaya menjadi Juri Kehormatan pada ajang bergengsi Miss Bintang Indonesia (MBI) 2025.

Kompetisi ini terbagi menjadi tiga kategori—MBI (Dewasa), MBRI (Remaja), dan MBI Kids—yang diikuti peserta berbakat dari lebih dari 32 provinsi di Indonesia. Penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kolaborasi Dr. Asri Wibawa Sakti dengan Taufik Sanjaya, S.Pd.I., M.Pd., CHCO (Owner), Ika Setya Yuni Astuti, serta Muhammad Richy Khaerul Barkah (Creative Director & Talent Director).

Rangkaian acara berlangsung selama empat hari. Pada 5 Agustus 2025, peserta menjalani masa karantina di Yuan Garden Pasar Baru Jakarta yang diisi sesi wawancara. Keesokan harinya, 6 Agustus, digelar Motion Challenge dan Sport Wear Competition di Sky Swim Pool, Gajah Mada Plaza. Pada 7 Agustus, peserta menampilkan bakat dalam Preliminary Show dan Talent Show. Puncak acara dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 di Mantra PIK 2, diawali sesi tanya jawab dan diakhiri pengumuman pemenang.

Proses penjurian menilai tiga aspek utama: beauty (penampilan dan keanggunan), brain (kecerdasan dan kemampuan berpikir kritis), dan behaviour (sikap, etika, dan kepribadian). Dewan juri grand final terdiri atas Vaishnavi Rai (Miss Unity World 2024, India), Amit (Founder/CEO Miss Unity World, India), Dr. Asri Wibawa Sakti, Ika Setya Yuni Astuti, S.Sosio., M.Si. (Ketua Yayasan Miss Bintang Indonesia), Mr. Mayank (Vice President Miss Unity World, India), Mamih Irene (pengusaha fashion), dan aktor Leon Dozan.

Panitia menilai kehadiran Dr. Asri memberikan kontribusi signifikan berkat rekam jejaknya di dunia pendidikan, keahlian di bidang tata busana, serta komitmennya mengembangkan potensi generasi muda. Partisipasi ini sekaligus mencerminkan peran aktif UPI di ranah profesional dan memperkuat reputasinya sebagai institusi pendidikan yang mendorong kreativitas, profesionalisme, dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Gelar Miss Bintang Indonesia 2025 kategori Dewasa diraih Adinda Aurora, kategori Kids dimenangkan Velina Isma Zeni, dan kategori Remaja dimenangkan Sherin Davita Poligo. Para pemenang diharapkan menjadi teladan sekaligus duta inspirasi bagi generasi muda melalui prestasi, kepribadian, dan kontribusi positif bagi masyarakat. (kontributor)

Program Studi Fisika FPMIPA UPI Perkuat Kemitraan Global untuk Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Bersama IMEN Universiti Kebangsaan Malaysia

13 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Bandung, 12 Agustus 2025. Program Studi Fisika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan dari Institute of Microengineering and Electronics (IMEN), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Ketua Program Studi Fisika, Prof. Dr. Endi Suhendi, M.Si. Sambutan diberikan oleh perwakilan pimpinan FPMIPA UPI, yaitu Prof. Al Jupri, M.Sc., Ph.D., selaku wakil dekan bidang akademik. Adapun perwakilan dari IMEN, UKM yang hadir dalam kunjungan tersebut adalah Prof. Ir. Dr. Ahmad Ashrif A. Bakar selaku Direktur IMEN bersama dengan Prof. Dr. Ahmad Rifqi Md Zain, Dr. Mohd Hafiz Abu Bakar, dan seorang mahasiswa doktoral Mr. Muhammad Qayyum bin Mohd Othman.

Kerja sama antara UPI dengan UKM, khususnya IMEN telah terjalin lebih dari 10 tahun yang lalu. Kerja sama tersebut diinisiasi melalui kerja sama riset yang dilakukan oleh Prof. Dr. Lilik Hasanah, M.Si., salah satu guru besar di program studi Fisika, dengan peneliti dan civitas akademik di IMEN, UKM, termasuk Prof. Ahmad Rifqi, sejak tahun 2010.

Kunjungan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak IMEN, yang kemudian menindaklanjutinya dengan kunjungan balasan pada hari Selasa 12 Agustus 2025.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan dihadiri oleh perwakilan fakultas dan dosen-dosen program studi Fisika ini menyoroti peluang luas untuk menjalin kerja sama antara IMEN dan UPI di bidang akademik maupun riset. Forum diskusi tersebut juga memaparkan berbagai program UPI dalam inisiatif World Class University yang berpotensi dikembangkan bersama sebagai kemitraan dengan IMEN, UKM. Pihak IMEN, UKM juga telah memaparkan tema-tema riset dalam kelompok riset yang mereka miliki dan berharap dapat memiliki kecocokan dengan tema riset yang dikembangkan di program studi Fisika, FPMIPA UPI.

Berdasarkan hasil diskusi forum yang telah dilaksanakan, kedua pihak sepakat untuk membahas bentuk konkret kerjasama lebih lanjut melalui forum diskusi lanjutan yang akan dilaksanakan secepatnya dan persiapan dokumen legal berupa perjanjian kerja sama atau memorandum of agreement antara program studi Fisika FPMIPA UPI dengan IMEN, UKM. Pendalaman dan perluasan kerja sama ini merupakan bentuk realisasi UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan ke-17, yaitu memperkuat sarana implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan. Dari kerja sama yang terbangun di masa mendatang, diharapkan juga dapat berkontribusi pada poin-poin SDGs lainnya.

Kontributor: Tim FPMIPA UPI

FPMIPA UPI Strengthens Technology-Based Education Governance Through Academic Application Training

13 Aug 2025 • Humas UPI

On Tuesday, August 12, 2025, The Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), held an event titled Enhancing Competency and Comprehension of Academic and Student Affairs Systems at FPMIPA UPI. The Event took place at FPMIPA Auditorium and was attended by Heads of Study Programs, Study Program Secretaries, and all Academic Staff within the FPMIPA.

The event commenced at 08:00 AM (Western Indonesian Time) with participant registration, followed by an opening address delivered by Dr. Cepi Riyana, M.Pd., Director of the Directorate of Information Technology Systems and Data Center. The event was also attended by the Dean of FPMIPA, Prof. Dr. rer. nat. Adi Rahmat, M.Si.

The agenda featured a series of informative presentations, such as:

  • Academic and PDDikti Systems – Presented by Yedi Rudiawan, S.Sos ; Taufik Hidayat, A.Md ; Agus Setiawan S.E.
  • SIAK and SIAS Application – Presented by Dr. Saripudin, S.Pd., M.T
  • Integrating Academic and Student Affairs Perspectives for Excellent Service– Presented by Ela Margalina, S.Pd., M.Pd.

This event aimed to deepen participants’ understanding of academic and student data systems, strengthen internal coordination, and reinforce service excellent across the academic environment. It also supports the realization of several Sustainable Development Goals (SDGs), notably:

  • SDG 4 – Quality Education: Enhancing the capacity of educational staff and the quality of academic services to support inclusive, equitable and high-quality learning.
  • SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions: Strengthening institutional governance in education through data transparency, administrative efficiency, and accountable service delivery.

The event concluded with a dynamic discussion session and Q&A Session, during which participants actively engaged with the speakers. The entire event was noted for its smooth execution and high level of enthusiasm among participants.

Through this initiative, FPMIPA UPI has taken a significant step forward fostering a more efficient, informed, and collaborative academic environment, further aligning the faculty with national education standards and global development goal.

Kontributor: Tim FPMIPA UPI

Prospek Kerjasama Dua Universitas Melalui Kunjungan Direktur Kerjasama Internasioal Yangzhou Polytechnic University (UPC) ke Museum Diknas UPI

12 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, 9 Agustus 2025

Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan dari Yangzhou Polytechnic University (dahulu Yangzhou Polytechnic College-YPC), China yang diwakili oleh Direktur Departemen Pertukaran dan Kerjasama Internasional, Sun Zhilin diterima Kepala Museum Diknas UPI, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. Kunjungannya ke Museum Pendidikan Nasional UPI adalah untuk memperbaharui dan mengembangkan perjanjian kerja sama secara tripartit, yakni antara YPC- World Historic and Cultural Canal Cities Cooperation Organization (WCCO) dengan SPs UPI, yang diinisiasi Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, saat menjadi Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Sekolah PascaSarjana (SPs) UPI, setelah kunjungannya selama 10 hari ke YPC (Agustus 2019).

WCCO merupakan mitra dari Yangzhou Polytechnic University yaitu organisasi non-pemerintah yang bersifat nirlaba, bertujuan untuk melestarikan, mempromosikan, dan mengembangkan kota-kota kanal bersejarah di seluruh dunia. Kedatangan ke Universitas Pendidikan Indonesia kali ini adalah untuk menawarkan program kredit transfer bagi mahasiswa UPI untuk seluruh program studi yang relevan, dengan program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini sebagai prioritas. Untuk itu, maksud kunjungan informal tersebut, sudah disampaikan kepada Warek Bidang Penelitian Pengabdian dan Kemitraan (P2K) UPI, Prof. Dr, Agus Setiabudi, M.Si., yang direspon dengan positif.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini membahas potensi besar museum sebagai pusat pembelajaran sejarah dan sebagai mitra dalam mengembangkan program kolaboratif yang menggabungkan aspek pendidikan, penelitian dan kebudayaan. WCCO juga mengajak Museum Pendidikan Nasional UPI untuk berpartisipasi aktif dalam forum global yang mempertemukan kota dan lembaga budaya dari berbagai negara.

Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI menyambut baik tawaran tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi museum untuk memperluas jejaring internasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainability Development Goals (SDGs) khususnya SDG 4 terkait dengan pendidikan berkualitas, SDG 11 terkait dengan kota dan permukiman yang berkelanjutan, dan SDG 17 terkait dengan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Langkah awal kerja sama akan difokuskan pada pertukaran informasi, penyusunan agenda bersama. Kedua belah pihak optimis bahwa sinergi ini akan memberikan manfaat untuk melestarikan situs-situs bersejarah, bangunan, warisan sejarah serta mendorong pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. (kontributor)

Pencarian