English
Indonesia

Produk Brogandi Hasil Riset UPI Siap Diproduksi Industri, Dukung SDGs Inovasi, Kesehatan dan Ekonomi Lokal

06 Aug 2025 • Humas UPI

Garut, 4 Agustus 2025

Dalam sebuah forum diskusi kelompok terfokus (FGD) yang berlangsung di PT Berkah Alam Nusantara, Tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas mengkonfirmasi kesiapan industri dalam memproduksi produk herbal unggulan “Brogandi”, sebagai langkah nyata mendukung SDGs 3 (Kesehatan), SDGs 8 (Pertumbuhan Ekonomi), dan SDGs 9 (Inovasi dan Infrastruktur).

Produk Brogandi, dikembangkan oleh Dr. Lisna Anisa Fitriana dan tim, merupakan hasil riset strategis dalam program PDP yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan suplemen herbal yang aman, efektif, dan berbasis sains. Produk ini telah melalui tahapan uji laboratorium dan siap diproduksi secara massal.

Dalam FGD, PT Berkah Alam menjelaskan kapasitas produksi mereka yang mencapai 20.000 botol per bulan. Mitra industri juga menjelaskan proses komersialisasi dimulai dari ekstraksi bahan aktif di IEBA, formulasi di UKOT, hingga distribusi ke pasar nasional melalui berbagai skema: distribusi apotek, toko herbal, platform online, hingga sistem eksklusif distributor.

“Kami bangga dapat bermitra dengan UPI dalam menghadirkan Brogandi ke pasar. Ini membuktikan bahwa produk riset dari akademisi dapat diterima industri dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap perwakilan PT Berkah Alam.

Kegiatan ini juga berdampak langsung terhadap ekonomi lokal, terutama dengan pelibatan petani herbal dalam rantai pasok bahan baku, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM. Selain itu, kerja sama ini mendukung konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDGs 12), serta mendorong transformasi inovasi ke dalam sistem produksi berkelanjutan. (kontributor)

UPI dan PT Berkah Alam Sepakati Komersialisasi Produk Herbal “Brogandi” untuk Dukung SDGs Kesehatan dan Inovasi

06 Aug 2025 • Humas UPI

Garut, 4 Agustus 2025

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU) terus memperkuat komitmennya dalam hilirisasi dan komersialisasi hasil riset dosen sebagai bagian dari implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera)dan 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur). Komitmen ini diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan PT Berkah Alam Nusantara dalam pengembangan dan produksi produk herbal “Brogandi”.

Produk Brogandi merupakan hasil riset tim peneliti UPI yang dipimpin oleh Dr. Lisna Anisa Fitriana. Produk ini dikembangkan dari tanaman herbal lokal melalui pendekatan saintifik dan berbasis evidence-based herbal medicine. Saat ini, Brogandi telah memasuki tahun kedua pendanaan Program Dana Padanan (PDP), dengan fokus pada tahapan hilirisasi dan komersialisasi. Dalam pertemuan FGD yang berlangsung di pabrik PT Berkah Alam Nusantara, disepakati bahwa perusahaan akan menjadi mitra produksi dan distribusi utama Brogandi. PT Berkah Alam, yang telah memiliki sertifikasi CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) dan fasilitas UKOT (Unit Kecil Obat Tradisional) serta IEBA (Industri Ekstrak Bahan Alam), menyatakan kesiapannya memproduksi Brogandi dengan skala awal 1.000 unit per batch.

“Produk seperti Brogandi tidak hanya berpotensi tinggi secara pasar, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pembangunan kesehatan berbasis kemandirian sumber daya lokal. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana universitas dan industri dapat bersinergi dalam kerangka SDGs,” ujar Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., Direktur DIPUU UPI.

Proses komersialisasi Brogandi akan didukung dengan registrasi ke sistem ASROT milik BPOM, pengembangan desain kemasan multi-ukuran (10, 30, 60, hingga 100 kapsul), dan uji pasar melalui jalur distribusi daring dan luring. Pihak industri dan tim peneliti juga sepakat untuk menyusun draft perjanjian kerja sama (PKS) secara formal yang mencakup aspek produksi, margin keuntungan, dan strategi pemasaran. (kontributor)

PPG SPS UPI Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Uji Kompetensi PPG untuk Mahasiswa GT Tahap1 Tahun2025

05 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, 4 Agustus 2025

PPG SPs UPI hari ini menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi mahasiswa PPG Program Guru Terapan (GT) Tahap 1 Tahun 2025. Acara penting ini berlangsung di Hotel Aston Bandung dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen tetap, dosen pembimbing, guru pamong, serta tim IT terkait.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan objektivitas pelaksanaan penilaian uji kompetensi bagi para calon guru profesional. Dekan Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Wakil Dekan I Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, S.Pd., M.Si., dan Wakil Dekan II Dr. Tina Hayati Dahlan, S. Psi., M. Pd., turut membuka kegiatan, menekankan pentingnya persiapan yang matang guna menghasilkan penilaian yang akurat dan kredibel.

Ketua program studi PPG SPs UPI Prof. Dr. Asep Herry Hernawan, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa sebanyak penguji 102 dosen terbanyak dan 1 dosen tersedikit rata-rata 29. Penguji guru sebanyak 98 dan tersedikit 1 orang rata-rata 28. Waktu penilaian 6 s.d 23 Agustus 2025 (18 hari) maksimal penilaian per hari  bidang studi Umum 6 orang per hari, sedangkan untuk bidang studi BK 4 orang per hari.

“Uji kompetensi merupakan tahapan krusial dalam perjalanan mahasiswa PPG menjadi guru yang berkualitas. Oleh karena itu, koordinasi yang solid antar seluruh elemen terkait sangatlah penting,” ujar Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., dalam sambutannya. “Kami berkomitmen untuk memberikan proses penilaian yang transparan dan akuntabel, demi mencetak pendidik yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.”

Dalam kegiatan ini, berbagai aspek teknis dan substantif terkait pelaksanaan uji kompetensi dibahas secara mendalam, meliputi (1) Penilaian Modul/RPP, (2) Penialain Video Pembelajaran, (3) Sistem Uji Tertulis dan Uji Kinerja.

Pematerian pertama diberilan oleh Prof. Dr. Neti Budiwati, M.Pd., terkait modul/RPP. Pematerian kedua oleh Dr. Ai Nurhayati, M.Si., yang memberikan penjelasan terkait penilaian video pembelajaran, dan terakhir penjelasan terkait Sistem Uji Tertulis dan Uji Kinerja di berikan oleh Asep Suryadi Fatoni, S.Pd. Kegiatan ini di pandu oleh Dr. Hany Handayani, M.Pd. sebagai moderator dan Dr. Rita Anggorowati, M.Pd., sebagai pemandu acara hari ini.

Dalam kegiatan hari ini para narasumber menjelaskan teknik serta perubahan-perubahan yang terjadi pada proses penilaian yang tahun lalu dengan tahun ini.

Partisipasi aktif dari dosen tetap, dosen pembimbing, guru pamong, dan tim IT menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan program PPG dan menghasilkan guru-guru yang kompeten dan profesional. Diharapkan, hasil dari rapat koordinasi ini dapat menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan uji kompetensi yang adil dan berkualitas, sehingga mampu menghasilkan lulusan PPG yang siap berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan nasional. (Hany H dan Asep H)

Prodi PPG SPs UPI Sukses Selenggarakan UTBK UKPPPG Periode 2 Tahun 2025

05 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, 29 Juli 2025

PPG SPs UPI tengah menyelenggarakan Ujian Tulis Komputer Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UTBK UKPPPG) Periode 2 Tahun 2025. Ujian yang berlangsung dari tanggal 29 Juli hingga 3 Agustus 2025 ini diikuti oleh 17.280 peserta, bertempat di Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi (DSTI) UPI.

Dari total peserta, 17.270 orang adalah peserta reguler dan 10 peserta berkebutuhan khusus, menunjukkan komitmen Prodi PPG SPs UPI dalam memfasilitasi akses pendidikan yang inklusif.

Kelancaran pelaksanaan UTBK UKPPPG ini didukung penuh oleh tim pengawas dan koordinator yang berdedikasi. Sebanyak 144 pengawas reguler dan 5 pengawas khusus peserta berkebutuhan khusus memastikan jalannya ujian sesuai prosedur. Selain itu, 14 koordinator pengawas, 14 pengawas admin IT, dan 40 koordinator Unit Pelaksana (UP) turut terlibat aktif untuk menjamin kelancaran teknis dan administratif.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh penyelia, Dr. Eng. Woro Srihas Tuti, S.T., M.T., dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yaitu Dr. Martono. Selain itu Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan Direktorat GTK diwakilkan oleh Andhina Prathidini, S.E, M.Tr.A.P., yang mengawal selama kegiatan ini berlangsung.

UTBK UKPPPG merupakan tahapan krusial bagi para calon guru untuk mendapatkan sertifikasi profesional. Penyelenggaraan ujian ini diharapkan dapat melahirkan pendidik berkualitas yang siap berkontribusi pada kemajuan pendidikan di Indonesia. (Hany H dan Asep H)

Satu Hati, Seribu Aksi: 7 Relawan Tangguh Resmi Dilantik, DIKLATSAR XL KSR PMI Unit UPI Resmi Ditutup

05 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, 31 Juli 2025

Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) XL KSR PMI Unit Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi ditutup. Setelah melalui serangkaian proses pembentukan karakter dan pelatihan ruangan, pembekalan hingga lapangan yang bermakna, sebanyak 7 Calon KSR dinyatakan lulus dan resmi menjadi Anggota Muda KSR PMI Unit UPI Angkatan 40.

Sebagai puncak dari rangkaian DIKLATSAR XL, kegiatan lapangan menjadi ruang untuk mengimplementasikan seluruh ilmu yang telah didapat selama sesi ruangan dan pembekalan. Di fase ini pula, Calon KSR dibentuk menjadi relawan tangguh melalui pembiasaan hidup disiplin serta peningkatan rasa kepedulian dan kebersamaan antar Calon KSR sebagai satu keluarga relawan. Keseluruhan proses ini diharapkan mampu mencetak generasi relawan yang tidak hanya siap secara keterampilan, tetapi juga kokoh dalam nilai dan prinsip kemanusiaan yang dijunjung Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Penutupan DIKLATSAR XL ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam pembinaan dan pengembangan relawan kemanusiaan, antara lain Dr. Pandu Hyangsewu, S.Th.I, M. Ag (Perwakilan Direktorat Kemahasiswaan UPI), Dr. Angga Hadiapurwa, M.I.Kom., Dr. Nurti Budiyanti, M.Pd. (Pembimbing KSR Unit UPI), Ace Kusnadi (Ketua Bidang Kebencanaan dan Kesukarelawanan PMI Kota Bandung), dan A. Agung Pranata (Ketua PMI Kecamatan Sukasari). Selain itu, tamu undangan dari KSR Kota Bandung, rekan KSR Perguruan Tinggi, rekan Organisasi Mahasiswa UPI, dan UKM Sahabat turut hadir memberikan dukungan dan selamat.

Momen haru orang tua menyambut kepulangan peserta DIKLATSAR XL
usai menyelesaikan rangkaian kegiatan lapangan

Sejumlah orang tua peserta, sebagai tamu undangan spesial juga turut hadir secara langsung—memberikan dukungan nyata atas perjuangan anak-anak mereka. Tak hanya datang menyambut kepulangan dari lapangan, mereka juga menyampaikan ucapan-ucapan penuh haru dan kebanggaan—mengapresiasi ketulusan anak-anaknya dalam memilih jalan relawan dan aktif dalam kegiatan yang membawa kebaikan.

Dalam sambutannya, Bapak Ace Kusnadi menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat para peserta yang telah menyelesaikan DIKLATSAR hingga akhir. “Di tengah era globalisasi dan kesibukan dunia hari ini, masih ada anak muda yang hatinya tergerak untuk mengabdi sebagai relawan. Ini bukan hanya menginspirasi, tapi juga menguatkan harapan akan masa depan kemanusiaan yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa menjadi relawan bukanlah pilihan yang mudah, dan tidak semua orang mau ataupun mampu menempuh jalan ini. Karena itu, ia sangat mengapresiasi semangat peserta yang mau belajar dan menempuh proses demi bisa menolong sesama di bidang kemanusiaan. “Bersedia belajar dan berproses merupakan langkah besar yang patut dibanggakan,” tambahnya.

Sementara itu, Intan Nurul Ilmi selaku Ketua Umum KSR PMI Unit UPI menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru. “Hari ini bukanlah titik akhir perjalanan. Justru, ini adalah titik awal teman-teman dengan label dan peran relawan. Menjadi relawan berarti memilih untuk terus berjalan di jalan kebermanfaatan, bahkan ketika lelah dan tidak ada yang melihat,” ungkapnya.

Anggota Muda KSR PMI Unit UPI Ke-40

Mayang Suri Purnama selaku ketua pelaksana kegiatan, dalam laporannya, kembali menegaskan makna dari tema besar DIKLATSAR XL: “Mencetak Relawan Muda yang Komunikatif, Disiplin, Kekeluargaan, dan Tangguh Berlandaskan Prinsip-prinsip Kepalangmerahan.” Tema ini bukan hanya slogan, tetapi menjadi pondasi dalam membentuk karakter Anggota Muda yang siap terjun di berbagai medan pengabdian.

Terhitung sejak tanggal 27 Juli, para peserta telah menjalani proses yang panjang, baik secara fisik maupun mental. Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Semoga bekal ini menjadi titik awal untuk pengabdian yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya menutup laporan.

Kami juga ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung jalannya DIKLATSAR XL ini—baik dalam bentuk tenaga, materi, waktu, doa, maupun kehadiran. Terima kasih khususnya kami haturkan kepada Cleo atas kerja samanya sebagai sponsor kegiatan. Setiap bentuk dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dari proses tumbuhnya relawan-relawan tangguh yang hari ini resmi dilantik.

Melalui pelantikan ini, KSR PMI Unit UPI kembali memperkuat komitmennya untuk mencetak relawan-relawan muda yang tangguh, penuh empati, dan siap menjawab panggilan kemanusiaan kapanpun dibutuhkan.

Tentang KSR PMI Unit UPI

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Pendidikan Indonesia (KSR PMI Unit UPI) adalah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kepalangmerahan. Berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang peduli dan terampil, KSR PMI Unit UPI aktif dalam berbagai program seperti pertolongan pertama, donor darah, mitigasi bencana, dan kegiatan sosial lainnya. (Fathimah Al-Qisthi)

Pencarian