Garut, 4 Agustus 2025

Sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan Program Dana Padanan (PDP) Tahun 2024/2025, Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan pertemuan koordinasi dan FGD bersama mitra industri, PT Berkah Alam Nusantara. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan penting terkait hilirisasi produk herbal “Brogandi”, hasil riset unggulan Dr. Lisna Anisa Fitriana dan tim.

“Brogandi” adalah produk berbasis ekstrak bahan alam yang dikembangkan untuk mendukung kesehatan masyarakat secara preventif dan kuratif. Dalam diskusi, tim UPI dan pihak industri menyepakati bahwa Brogandi akan diproduksi secara bertahap dan didistribusikan dengan pendekatan pemasaran multisaluran. Proses legalisasi, termasuk registrasi BPOM, pengujian mutu, dan desain kemasan, akan segera dimulai pada Agustus 2025.

Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si (Direktur Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas – UPI), menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendukung pencapaian SDGs 12 (Produksi dan Konsumsi yang Bertanggung Jawab) dan SDGs 17 (Kemitraan Global). “Komersialisasi produk riset seperti Brogandi adalah langkah konkret bagaimana universitas dapat berperan aktif dalam sistem inovasi nasional yang berdampak luas,” ujarnya.

Tim PDP menargetkan laporan kemajuan proyek, termasuk pencapaian 50% progres fisik dan penyerapan anggaran, dapat dipenuhi sebelum pertengahan Oktober 2025. Pihak UPI dan PT Berkah Alam sepakat untuk mempercepat penyusunan perjanjian kerja sama dan menyusun timeline operasional agar produk Brogandi bisa segera dipasarkan secara nasional.

Pertemuan ini menandai langkah maju dalam pembangunan kemitraan antara dunia akademik dan industri, yang tidak hanya berdampak terhadap penguatan daya saing nasional, tetapi juga memberi manfaat kesehatan dan ekonomi bagi masyarakat luas.