English
Indonesia

Penarikan Kembali Mahasiswa Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) UPI Tahun 2023

21 Dec 2023 • Humas UPI

Yuliawan bersama mahasiswa P3K dan guru SMA N 1 Soreang

Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) merupakan salah satu program tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Akademik Universitas Pendidikan Indonesia dibawah naungan Divisi P2JK (Pendidikan Profesi dan Jasa Keprofesian). Program ini merupakan perluasan dari PLSP yang berbobot 4 SKS. Setelah disesuaikan dengan program MBKM, maka kualitasnya ditingkatkan menjadi 20 SKS dengan mengintegrasikan setara 5 mata kuliah. P3K bertujuan untuk mempersiapkan lulusan dengan kompetensi pendidikan dan pengajaran serta kemampuan untuk menyesuaikan dengan lingkungan pekerjaan, juga membantu secara administratif lebih Profesional, managebel, transparan dan akuntabel.

Yuliawan Kasmahidayat, salah satu dosen Program Studi Pendidikan Seni Tari sekaligus Kepala Pusat Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Industri Pariwisata (EKKIP) LPPM UPI ditugaskan sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL) dari mahasiswa yang melakukan P3K di 3 sekolah yakni SMA Pasundan 2 Bandung, SMP YAS Bandung, dan SMA N 1 Soreang. Pelaksanaan program ini dimulai sejak tanggal 4 September 2023 dan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan.

Pada hari Selasa, 12 Desember 2023, Yuliawan kembali menarik mahasiswa Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di SMA Pasundan 2 Bandung. Kegiatan dilaksanakan di Aula SMA Pasundan 2 Bandung pada pukul 09.00 s/d 10.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Pasundan 2 Bandung, perwakilan Dosen Pembimbing dari Pendidikan Seni Tari, Pendidikan Bahasa Sunda, dan Psikologi. Kegiatan penarikan sekaligus pelepasan ini berbarengan dengan proses pelepasan mahasiswa PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) yang diikuti 10 mahasiswa dari program studi Teknologi Pendidikan. Adapun mahasiswa P3K akan berlatih dalam kegiatan belajar mengajar sesuai program studi masing-masing, yaitu Pendidikan Seni Tari, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Jepang, Pendidikan Bahasa Sunda, Bimbingan Konseling, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan & Rekreasi (PJKR).

Pelepasan Mahasiswa P3K dan PLP

Sambutan Perwakilan Dosen Pembimbing

Kemudian, Kamis, 15 Desember 2023, Yuliawan melakukan penarikan 8 mahasiswa dari program studi Pendidikan Seni Tari dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yang mengikuti kegiatan P3K Universitas Pendidikan Indonesia di SMA N 1 Soreang. Proses penarikan mahasiswa dilakukan secara simbolis di ruang Wakil Kepala Sekolah yang dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum yaitu Hj. Ida Fahmi Hidayati L, S.Pd. dan perwakilan guru pamong bidang Seni Budaya dan Olahraga.

Proses penarikan mahasiswa P3K

Penyerahan Cendera mata

Sementara itu, kegiatan pelepasan mahasiswa P3K di SMP YAS Bandung dilaksanakan pada hari Senin, 18 Desember 2023 kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang laboratorium IPA yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Amat, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Amir Hidayat, S.E. dan perwakilan guru pamong, yaitu Pertiwi Nugraha, S.Pd. Mahasiswa P3K melaporkan semua kegiatan yang sudah dilaksanakan selama 3 bulan disana dan ditanggapi oleh para dosen pembimbing serta guru pamong. Pihak Dosen Pembimbing yang diwakili oleh Yuliawan dan juga Dra. Lilis Komariyah, M.Pd mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap segala pihak di SMP YAS yang membantu proses berjalanya kegiatan P3K ini dan akan terus berkolaborasi untuk kegiatan-kegiatan serupa di masa yang akan datang.

Mahasiswa P3K Melaporkan Kegiatan P3K

Dosen Pembimbing dan Kepala Sekolah SMP YAS Bandung

Yuliawan sebagai Dosen Pembimbing menerima pelaporan dari setiap mahasiswa yang sudah melaksanakan P3K di 3 sekolah tersebut. Besar harapan bahwa kegaitan ini dapat dijadikan ajang pembelajaran dalam bidang kependidikan khsuusnya untuk menjadi calon guru nantinya. Yuliawan juga menyampaikan bahwa program tahunan ini akan terus dilaksanakan dan semoga dapat tetap berkolaborasi dengan 3 sekolah mitra yang dimaksud.

LAMPIRAN FOTO KEGIATAN

(Heru Mahmud)

DELEGASI INDONESIA DARI UPI LOLOS RISET KOLABORATIF DARI ORBICOM-UNESCO 2023-2024

20 Dec 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI

Tantangan bagi seluruh universitas di Indonesia adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas riset kolaboratif antara peneliti universitasnya dengan peneliti univeritas luar negeri. Target ini pula yang banyak dicanangkan dalam semua program IKU setiap perguruan tinggi baik perguruan tinggi kependidikan, non kependidikan, vokasional, kedinasan, bahkan sampai politeknik. Kondisi dan target yang dicanangkan inilah secara otomatis akan berdampak kepada sejumlah pemikiran strategis dari setiap para pimpinan universitas di Seluruh dunia untuk menyuguhkan prioritas, dukungan anggaran, perluasan networking, dan memberikan sejumlah coaching clinic untuk para perisetnya agar mampu menembus persaingan riset collaborative yang terus ditargetkan. Salah satu perguruan tinggi di Indonesia diantaranya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), telah banyak merancang dan sudah memulai menembus tantangan target ini dengan strategi-strategi yang mulai banyak berbuah hasil yang positif.

Salah satu periset UPI yang telah tembus peluang mendapat mitra serta pendanaan riset internsional diantaranya Deni Darmawan. Dikatakan Deni bahwa ia mampu menembus dan mendapatkan peluang riset kolaborasi secara multi tahun ini, dimulai dari awal yaiu ketika sejak tahun 2013 menjadi anggota Asosiasi Ilmuwan Dunia dalam Bidang Komunikasi, Pendidikan dan Kebudayaan serta Teknologi Informasi.

Dari keaktifannya sebagai “Members of Orbicom-Unesco”, beliau rajin menyampaikan hasil riset nasionalnya setiap tahun yang banyak didanani UPI maupun Kementrian Diktiristek sampai mengirimkan Buletin aktivitas akademik dan risetnya secara rutin ke Unesco, maka pada tahun 2023 Deni dipercaya menjadi salah satu Anggota Director of Boards Orbicom-UNESCO untuk periode 2 tahun yaitu hingga November 2025.

Tentunya setelah dipercaya menjadi Director of Boards tersebut maka peluang untuk memperluas Networking Research Collaborative menjadi lebih terbuka. Sebagaimana terbukti ketika menyampaikan Progress Report riset tahun 2023 pada Oktober lalu, Deni Darmawan mendapatkan kepercayaan dan lolos menjadi salah satu riset dalam bidang kajian Orbicom-UNESCO tentang “Digital Networks and Social Dynamics”. Adapun judul riset Deni Darmawan (UPI) ini yaitu Virtual Community Digital Learning Nusantara (VCDLN) as a Strategic Implementation of Artificial Intelligence Framework in Asia, France, and Canada. Adapun tim Perisetnya terdiri dari Alain Kiyindou (Bordeaux University), Destiny Abogbil (Quebec University Montreal), memperoleh peluang untuk terus dilajutkan dan lolos dalam seleksi sidang tahun Orbicom-Unesco untuk tahun 2024. Untuk menambah kekuatan dan jejaring periset di tahun 2024 ini, Deni menyampaikan dalam rapat tahunan Orbicom-Unesco pada tanggal 15 Desember 2023 untuk menambahkan anggota tim baru yang berasal dari UPI dan UIN Jakarta, yaitu Profesor Ikin Solikin dan Professor Memen Kustiawan (UPI) dan Professor Andi Faisal Bakti (UIN-Jakarta).

Dengan bertambahkan tim riset  ini maka pihak Sekretaris Jenderal Orbicom-Unesco Professor Fusaro Magna dari UQAM menyambut dengan pernuh harap, bahwa riset dari delegasi Indonesia yang diwakili UPI dapat memberikan solusi dalam menyediakan solusi dan strategi komunikasi untuk layanan Pendidikan secara Global dan bermutu. Semoga kiprah delegasi periset dari Indonesia dapat diwujudkan oleh para peneliti UPI di masa depan. Aamiin YRA. (DD.Medio Desember, 2023)

Kelurahan BPI UPI 2.0 Melaksanakan “Cultural Tour” ke Cirebon

19 Dec 2023 • Humas UPI

Kelurahan BPI UPI 2.0 melaksanakan salah satu Program Kunjungan Budaya bertajuk “Cultural Tour” ke Kota Cirebon. Kunjungan ini dilaksanakan pada 16 Desember 2023 pukul 06.00 – 22.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan sebagai wujud kepedulian awardee BPI dalam mendukung pemajuan budaya nasional untuk selalu di jaga dan dilestarikan. Menurut Lurah BPI UPI 2.0, Piki S. Pernantah mengatakan bahwa, “kegiatan kunjungan budaya ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kebudayaan, mempelajari sejarah, menumpuk rasa cinta tanah air, memperkukuh jadi diri, dan terutama mempererat silaturahmi antar awardee di Kelurahan BPI UPI.” Lebih lanjut, Ketua Pelaksana Sardin Salira menyampaikan, “dengan mengikuti study cultural, kita juga dapat meningkatkan pemahaman tentang sejarah dan budaya suatu tempat, serta memperdalam pengertian kita tentang keragaman di sekitar kita. Hal ini akan membantu kita menjadi lebih toleran dalam menjalani kehidupan. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.”

Dalam Cultural Tour kali ini, memiliki tujuan kunjungan ke Keraton Kasepuhan Cirebon, Museum Kasepuhan Cirebon, Masjid Agung Cipta Rasa, Pusat Sentra Batik Trusmi, dan wisata berbagai kuliner khas dari Kota Cirebon. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sangat antusias mengikuti kegiatan, terutama mendapat sambutan hangat dari pihak Keraton Kasepuhan Cirebon. Sebagai tanda terima kasih yang tulus atas kunjungan yang berkesan, Kelurahan BPI UPI 2.0 juga memberikan cenderamata sebagai penghargaan kepada pihak Keraton Kasepuhan Cirebon. Selanjutnya, kegiatan berlanjut untuk mengunjungi Masjid Agung Cipta Rasa dan sholat zhuhur di sana, lalu melanjutkan perjalanan ke Sentra Batik Trusmi untuk melihat proses pembuatan Batik dan berbelanja batik serta oleh-oleh khas Cirebon. Tidak kalah penting, menikmati kuliner khas Cirebon seperti Empal Gentong, Empal Asam, Nasi Lengko, dan sebagainya. Semoga kegiatan bertajuk kebudayaan ini tetap bisa dilaksanakan terus ke depannya. Hatur Nuhun.

Pascasarjana Pendidikan Geografi UPI Menggelar Eminence Lecture 2023 dengan Tema ‘Gender & Geography: Education and Activism’

19 Dec 2023 • Humas UPI

BandungProgram Studi Pascasarjana Pendidikan Geografi UPI menggelar Eminence Lecture dengan tema ‘Gender and Geography: Education and Activism’ pada Rabu, 13 Desember 2023. Eminence Lecture ini menghadirkan Dr. Zuriatunfadzliah Binti Sahdan yang merupakan seorang senior lecture di Geography and Environment Department Universiti Pendidikan Sultann Idris, Malaysia. Saat ini, beliau juga sedang menempuh postdoctoral di Newcastle University, UK.  Acara dipandu oleh Budi Rahmah Panjaitan, S.Pd dan Fellix Rimba, S.Pd yang bertugas sebagai master of ceremony. Acara berlangsung secara daring mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB melalui platform Zoom dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan guru.

Dalam sambutannya, Dr.rer.nat Nandi, M.T., M.Sc selaku ketua jurusan Program Studi S2 dan S3 Pendidikan Geografi mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya Eminence Lecture 2023. Tidak lupa, beliau juga mengucapkan rasa terima kasih kepada narasumber yang akrab ia sapa sebagai “ibu Dr. Lia” dan kepada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial yang sudah memberikan kesempatan kepada Prodi S2 dan S3 Pendidikan Geografi untuk melaksanakan Eminence Lecture. Dr. Nandi juga menyampaikan bahwa topik yang dibawakan pada Eminence Lecture kali ini mungkin sedikit berbeda dan akan sangat bermanfaat, terutama yang concern di bidang geografi manusia dan geografi sosial.

“Topik kali ini. mungkin saja sedikit berbeda dengan topik sebelumnya. Pada kesempatan ini, Ibu Lia merupakan expert di bidang gender dan geografi terutama untuk geografi manusia dan sosial. Ada banyak ilmu yang akan kita dapatkan dari beliau berkaitan dengan perkembangan dan isu terkait dengan gender dan geografi terutama berkaitan dengan pendidikan. Oleh karena itu tema ini sangat seksi bagi beberapa pihak terutama yang konsen di geografi manusia dan geografi sosial.” Ujar Dr. rer. nat Nandi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan I FPIPS UPI, Prof. Dr. Mamat Ruhimat, M.Pd juga memberikan sambutan. Beliau mengungkapkan bahwa Eminence Lecture sudah menjadi tradisi akademik yang sudah lama dilakukan di seluruh prodi. Beliau juga mengungkapkan arti penting Eminence Lecture di lingkungan akademik.

“Kegiatan ini semata-mata ditujukan untuk meningkatkan budaya atau atmosfer akademik di lingkungan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan tema-tema yang dicari selalu diusahakan yang relevan dengan body of knowledge. Kepada para mahasiswa diharapkan untuk terus melakukan berbagai aktivitas termasuk juga aktivitas pada hari ini. Sekarang ini yang namanya mengambil posisi keilmuan itu sangat penting” tambah Prof. Mamat Ruhimat.

Pada penyampaian inti materi, Dr. Zuriatunfadzliah Binti Sahdan dimoderatori oleh Jalu Rafli Ismail, S.Pd yang merupakan mahasiswa S2 Pendidikan Geografi. Dalam penyampaiannya, Dr. Zuriatunfadzliah Binti Sahdan mengungkapkan bahwa kajian mengenai kesetaraan gender dalam ruang publik dan privat masih kurang mendapat perhatian. Dalam tataran riset, kesetaraan gender umumnya terikat dengan studi psikologi.

Menurutnya, masih sangat jarang sekali kajian geografi yang menyentuh topik tersebut dan  budaya akademik berperan penting dalam mensosialisasikan nilai kesetaraan gender. Penyampaian materi disambut dengan baik oleh para peserta yang hadir. Ini terlihat dari antusiasme para peserta untuk memberikan pertanyaan kepada narasumber.

Di sisi lain, Annisa Joviani astari M.IL., M.SC., Ph.D. selaku dosen di Prodi Pascasarjana Pendidikan Geoografi sekaligus ketua penyelenggara Eminence Lecturer 2023 turut mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya Eminence Lecture dengan baik. Tidak lupa, beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Eminence Lecture 2023, termasuk para panitia yang telah berupaya menyukseskan acara.

(Budi Rahmah Panjaitan/ Mahasiswi S2 Pendidikan Geografi)

Asep Bayu Dani Nandiyanto, pakar Teknologi Partikel dari UPI, terima penghargaan sebagai Dosen Berprestasi di Indonesia Kategori SINTA Award dari DRPTM Kemendikbudristek

17 Dec 2023 • Humas UPI

Prof. Dr.Eng. Asep Bayu Dani Nandiyato, pakar Teknologi Partikel dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendapatkan Gold Winner untuk Anugerah Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, kategori Dosen Berprestasi SINTA Award pada hari rabu tanggal 13 Desember 2023 di Sheraton Hotel, Gandaria City, Jakarta. Pada saat penyerahan anugerah tersebut, UPI mengantongi 8 penghargaan dari kemendikbud ristek DIKTI.

Beliau adalah dosen kimia di Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UPI ini merupakan dosen produktif dalam penelitian dan publikasi. Saat ini, beliau berada pada peringkat 1 di laman sinta sebagai peneliti terbaik. Beliau saat ini (per 14 Desember 2023) sudah memiliki publikasi yang terindex scopus sebanyak 381 dokumen dengan h-index 39. 

Beliau selalu berkata, keberhasilan kita merupakan hasil dari tim riset (Nandiyanto Research Group NRG) dan support sistem, dan hal itu berkat UPI yang telah memberikan lingkungan riset yang baik. Beliau berterima kasih kepada Pak Rektor Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. yang selalu mendukung kegiatan riset di kampus UPI serta para pimpinan di UPI (Kontributor Humas UPI)

Pencarian