English
Indonesia

UPI Unggul, Raih 1,65 Miliar dalam Program Praktisi Mengajar

19 Oct 2023 • Humas UPI

Setelah bergulirnya program MBKM di era Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan payung kebijakan “Merdeka Belajar Kampus Merdeka” atau MBKM, maka semua Kampus mulai dari yang berstatus sebagai PTNBH, PTN BLU, PTN Satker, semuanya beruapaya keras mengimplementasikannya. 

Bagi UPI sebagai salah satu PTNBH tentunya program ini sudah terbiasa diupayakan untuk meraih kategori unggul dan terbaik. Sebagaimana dalam salah satu program MBKM ini ada sejumlah capaian IKU (Indeks Kinerja Utama), yang cukup berat yaitu “Program Praktisi Mengajar”. 

Melalui program ini merupakan program yang menguji sejauhmana daya Tarik dan pentingnya sebuah PTNBH bagi para praktisi profesonal dari berbagai industri, organisasi, pemerintahan dan Lembaga non pemerintah, mampu menjadi mitra UPI. Mereka datang ke UPI dengan sejumlah pengalaman profesionalnya sebagai expert atau praktisi yang memiliki pengalaman baik untuk bisa mengajar atau menjadi Dosen di lingkungan UPI.

Mengingat UPI selama ini banyak keunggulan dan memiliki daya tarik tinggi bagi sejumlah praktisi dari luar kampus, maka pada tahun 2022-2023 jumlah para praktisi yang datang dan menjadi dosen UPI cukup banyak. Adapun dana yang disediakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi selalu mampu diserap cukup banyak oleh UPI. Sebagaimana dari laporan yang disampaikan oleh Koordinator MBKM UPI, bahwa pada tahun 2022 program”Praktisi Mengajar” ini mencapai Rp1,200,000,000.- Capaian daya serap dari anggaran Kementriaan oleh UPI ini sangat bagus. Tentunya capaian tersebut unggul dari sejumlah PTNBH lainnya yang masih ada di bawah UPI daya serapnya. 

Sampai saat ini program Praktisi Mengajar di UPI sudah masuk Angkatan ke-3 dimana dukungan capaian dengan kelas kolaborasi sebanyak 98 kelas yang awalnya mencapai daya serap Rp1,200,000,000.- Pada tahun sebelumnya yaitu Angkatan ke-1 selanjutnya hanya mencapai Rp450.000.000,-. Namun pada tahun 2023 ini capaian UPI melesat menjadi Rp1,650.000.000,-. 

Melalui capaian inilah maka UPI diundang oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ristek Dikti untuk menerima Piagam Penghargaan, tepatnya hari Kamis, 18 Oktober dimana UPI diwakili oleh Professor Memen Kustiawan sebagai sekretaris Universitas dan Professor Amir Machmud sebagai Koordinator PT. Capaian ini sekali lagi telah menjadi Kado Ulang Tahun UPI dalam Diest Natalis yang ke-69 hari esok Jum’at, 20 Oktober 2023. (DD, Medio, Oktober, 2023).

UPI Jalin Kerjasama dengan Coastal University of Ghana pada Konferensi Internasional Global Citizenships Education APCEIU UNESCO

19 Oct 2023 • Humas UPI

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswan Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA bersama Kepala Kantor Staf Ahli Prof. Dr. H. Dasim Budimansyah, M. Si, serta Anggota Kantor Staf Ahli Prof. Ace Suryadi, M.Sc., Ph.D menjajaki kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi pada kegiatan The 8th International Conference on Global Citizenships Education (GCED) di Seoul Korea Selatan.  

Para pimpinan perguruan tinggi yang menjadi peserta konferensi internasional ini aktif melakukan komunikasi dan berdiskusi membahas tata kelola dan penyelenggaraan akademik pada perguruan tinggi masing-masing khususnya yang terkait dengan isu-isu global yang menjadi bahasan utama Global Citizenships Education (GCED) Asia Pacific Center of Education for International Understanding (APCEIU) UNESCO. 

Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA menjelaskan bahwa Coastal University of Ghana merupakan salahsatu perguruan tinggi peserta konferensi internasional yang tertarik untuk menjalin dan bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Indonesia. Kerjasama yang dibahas dalam rangkaian agenda Global Citizenships Education (GCED) ini terkait dengan penyelengaraan tridharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

Pada kegiatan The 8th International Conference on Global Citizenships Education (GCED) ini, Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA dan para guru besar selaku pembicara bertemu dan menyapa para mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang sedang mengikuti perkuliahan satu semester di Sookmyung Women’s University, Seoul, Korea Selatan (Humas UPI/Yana Setiaswan)

Dekan FIP-UPI Tandatangani MoA Bersama NDHU Taiwan

19 Oct 2023 • Humas UPI

UPI, Taiwan

Menuju World Class University merupakan target yang telah dicapai oleh Universiats Pendidikan Indonesia. Namun sebagai PTNBH tidaklah mudah untuk berdiam diri saja,akan tetapi harus terus bekerja keras. Upaya kerja keras ini sangat penting bagi UPI mengingat para pesaing PTNBH lain dari seluruh Indonesia juga terus melakukan perbaikan-perbaikan diri. Sebagaimana yang dicanangkan oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Professor  M. Solehuddin bahwa UPI harus serius dalam melakukan upaya mencapai prestasinya.  Kondisi inilah ditilik oleh para Dekan di lungkungan UPI-PTNBH, diantaranya oleh Professor Rudi Susilana sebagai Dekan dari Fakultas Ilmu Pendidikan. Di mana dalam konteks mengimplementasikan strategi Worl Class University, maka sebagai Dekan terus berupaya menambah peluang-peluang kerjasama yang walaupun selama ini FIP telah melakukan sejumlah MoA bahkan memfasilitasi Universitas untuk melakukan sejumlah MoU pada beberapa tahun sebelumnya.

Untuk memperluas lagi networking yang dibutuhkan dalam menyikapi persaingan diantara PTNBH, maka FIP sebagai salah satu fakultas senior terus menjalin kerjasama di tahun 2023 tepatnya hari selasa 17 Oktober 2023 FIP UPI melakukan Memorandum of Agreement (MoA) bersama dengan Kampus-kampus di negara Taiwan. Pada kesempatan ini FIP melakukan penandatanganan kerjasama dengan National Dong Hwa University (NDHU) tepatnya dengan Faculty of Education Studies NDHU yang langsung bersama-sama dengan Professor Wen- Fu Pan menandatangani naskah MoA-nya.

Dalam isi kesepakatan Kerjasama tersebut dituangkan berbagai peluang untuk memberikan kesempatan kepada dosen-dosen yang belum berkualifikasi doctor, juga kesempatan bagi para mahasiswa alumni di lingkungan FIP seperti Program Studi Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Administrasi Pendidikan, Pendidikan Khusus, Pendidikan Masyarakat, PGSD, PGPAUD, Psikologi dan Bimbingan Karir, Perpustakaan dan Sistem Informasi serta Psikologi. Semuanya diharapkan mampu mendapatkan peluang Scholarship dari Kampus NDHU Taiwan. Peluang kerjasama dan untuk mendapatkan beasiswa ini tentunya akan menjadi cita-cita bagi para dosen maupun alumni dari mahasiswa FIP sesuai dengan bidang ilmu yang dimilikinya. Selanjutnya dari hasil kerjasama ini selain ditujukan untuk mampu memfasilitasi peningkatan mutu dan kualifikasi juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas para dosennya serta kualitas tata kelola dalam memfasilitasi hingga meluluskan para alumninya oleh setiap program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan ini.

Sepanjang melakukan diplomasi dan diskusi mengenai peluang Kerjasama MoA ini, maka kedua belah pihak telah sepakat untuk dengan segera dapat merealisasikan kegiatan-kegiatan ini sesuai dengan peluang dan target keduabelah pihak. Demikian juga ada hal yang menarik dalam rangkaian acara MoA ini tiap delegasi saling tukar-menukar bendera masing-masing dimana dalam kesempatan itu, bendera merah putih dipegang oleh Professor Wen- Fu Pan dari Taiwan dan Bendera Taiwan dipegang oleh Professor Rudi Susilana dari Indonesia. Keakraban ini semoga memberikan berkah kelancaran bukan hanya bagi FIP namun juga untuk UPI yang terus harus meningkatkan mutu dan kualitas serta meraih target IKU dengan cepat dari tahun ke tahun. Semoga Upaya yang dilakukan oleh Delegasi dari FIP UPI yang dipimpin oleh Professor Rudi Susialana, Professor Mohammad Ali, Professor Dinn Wahyudin, Professor Deni Darmawan, Doktor Laksmi Dewi, Doktor Euis Kurniati dan Doktor Yulia Rahmawati dapat memberikan yang terbaik untuk UPI sebagai Kado Ulang Tahun ke-69 di hari Jum’at tanggal 20 Oktober 2023 ini. (DD, Medio Oktober,2023)

Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A Bahas Transformative Learning Melalui Pembelajaran Berbasis Projek Pada Konferensi Internasional Global Citizenships Education APCEIU UNESCO 

19 Oct 2023 • Humas UPI

Prof. DrDidi Sukyadi, M.A, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia menjadi salahsatu pembicara pada kegiatan The 8th International Conference on Global Citizenships Education (GCED) di Seoul Korea Selatan yang  diselenggarakan oleh Asia Pacific Center of Education for International Understanding (APCEIU) yang merupakan sebuah forum di bawah The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). 

Pada konferensi internasional ini, Prof. DrDidi Sukyadi, M.A membahas tentang transformative learning  yang berkaitan erat dengan Global Citizenships Education (GCED).  Menurutnya, implementasi Global Citizenships Education (GCED) di Indonesia dikembangkan dalam bentuk kebijakan merdeka belajar dan pembelajaran Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang sangat berkaitan erat dengan global issues. 

Lebih lanjut mengungkapkan wujud transformative learning diintegrasikan kedalam kegiatan akademik melalui pembelajaran Projek pada Mata Kuliah Umum (MKU) yang memuat  materi materi isu Global. Selain itu, baru-baru ini UPI telah mengadopsi pendekatan inovatif dalam kurikulumnya dengan melibatkan mahasiswa semester awal untuk mengeksplorasi isu-isu global melalui projek pembelajaran. 

Projek-projek perkuliahan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan yang membahas Isu-isu global yang disampaikan pada konferensi internasional Global Citizenships Education APCEIU UNESCO  yaitu fighting human trafficking, perubahan iklim, kesetaraan gender, ketidaksetaraan sosial dan ekonomi, krisis pengungsi dan migrasi, keamanan siber dan teknologi digital, pangan dan kelaparan, kesehatan global, pendidikan dan akses informasi, konservasi dan keanekaragaman hayati, serta isu-isu hak asasi manusia (Humas UPI/Yana Setiawan)

Melalui implementasi transformative learning pada projek-projek perkuliahan ini, diharapkan Universitas Pendidikan Indonesia dapat membentuk mahasiswa sebagai warganegara yang bertanggung jawab di Indonesia dan juga sebagai warganegara global atau komunitas global (Humas UPI/Yana Setiaswan)

3 Guru Besar UPI menjadi Pembicara Pada Konferensi Internasional Global Citizenships Education APCEIU UNESCO 

19 Oct 2023 • Humas UPI

3 Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia menjadi pembicara pada kegiatan The 8th International Conference on Global Citizenships Education (GCED) di Seoul Korea Selatan.  Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Asia Pacific Center of Education for International Understanding (APCEIU) yang merupakan sebuah forum di bawah The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). 

ˆKetiga dosen sekaligus guru besar yang menjadi pembicara pada kegiatan konferensi internasional ini yaitu Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A yang merupakan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UPI, Kepala Kantor Staf Ahli UPI Prof. Dr. H. Dasim Budimansyah, M. Si, serta Anggota Kantor Staf Ahli Prof. Ace Suryadi, M.Sc., Ph.D.

Pada kegiatan The 8th International Conference on Global Citizenships Education ini, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A menyampaikan karya ilmiah dan gagasanya tentang pentingnya Global Citizenships Education (GCED) yang merupakan bagian penting dari transformative learning. Menurutnya bahwa transformative learning ini berkaitan erat dengan Global Citizenships Education (GCED). 

Menurut Prof. Dr. Didi Sukydi, M.A, melalui Global Citizenship Education (GCE) ini  diharapkan dapat menjadi media dalam memberdayakan individu untuk menjadi warga global yang baik, cerdas, dan bertanggung jawab yang dapat berkontribusi dalam membangun dunia yang lebih damai, adil, dan berkelanjutan. ‘’Penting untuk mengembangkan kapasitas pendidik dalam menyelenggarakan program GCED berkualitas yang membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperlukan untuk kewarganegaraan global’’ujarnya. 

Pada konferensi internasional ini, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A mengungkapkan bahwa implementasi Global Citizenships Education (GCED) di Indonesia dikembangkan dalam bentuk kebijakan merdeka belajar dan pembelajaran Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang sangat berkaitan erat dengan global issues. 

Sebagai bentuk komitmen nyata transformative learning yang berkaitan erat dengan Global Citizenships Education (GCED), Universitas Pendidikan Indonesia telah menginisiasi untuk mempersiapkan mahasiswa yang  posisinya tidak hanya sebagai warganegara yang bertanggung jawab di Indonesia saja tetapi juga sebagai anggota komunitas global.

Melalui kegiatan akademik dan non akademik, para mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia diberikan pemahaman yang  mendalam tentang isu-isu global, yang pada akhirnya diharapkan akan berdampak kepada peran mahasiswa UPI agar dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat luas (Humas UPI/Yana Setiaswan)

Pencarian