English
Indonesia

Pameran Lukisan Tjetjep Rohendi Rohidi, Balik Bandung Sebagai Refleksi Batin dan Fikiran

03 Oct 2023 • Humas UPI

Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A menjadi salahsatu seniman dan akademisi yang terlibat mengisi rangkaian Dies Natalis ke-9 Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia yaitu pameran tunggal balik Bandung Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A.

Pameran Tunggal ini  mengambil tema genesis ruang rupa rasa dan rasio yang diselenggarakan pada tanggal 3 Oktober 2023 sampai dengan 18 Oktober 2023 di Gedung Musium Pendidikan Nasional. Pameran ini menampilkan karya-karya luar biasa dari seorang seniman besar Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A yang merupakan guru besar Universitas Negeri Semarang sekaligus merupakan alumni Universitas Pendidikan Indonesia (IKIP Bandung). 

Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A mengenang pada masa perjalananya ketika mengikuti kuliah di UPI (IKIP Bandung) yang  senantiasa ada dalam hati dan dalam fikiran ruang batin. Menurutnya, masa-masa ini merupakan masa berjuang secara akademik bersama teman-teman, adik kelas, dan guru-guru saya  sehingga saya banyak belajar kita berada UPI (IKIP Bandung). Setelah selesai kuliah, fokus mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan seni rupa terus berlangsung hingga saat ini. 

Selama Tahun 2023, Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A sudah menghasilkan 100 lukisan. Sebanyak  75 karya saya pamerkan  di Musium Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia. Saya mendapatkan dukungan dan bantuan dari kolega anak didiknya yang saat ini mengemban amanah sebagai pimpinan fakultas di FPSD UPI.  

Menurutnya, pameran tunggal dengan tema balik Bandung, bukan hanya istilah pulang ke Bandung, tetapi juga merupakan istilah dalam sepak bola sebagai refleksi fikiran dan ruang batin atas pencapaian kemahiran tertingginya. Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A mengharapkan semoga masih bisa berkarya dan berjiarah, penuh kenangan, mengingat kemasa lalu saya di Kampus UPI ini.  

Pada pameran tunggal balik Bandung Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A ini, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya FPSD UPI, Dr. Tri Karyono, M.Sn menyampaikan terima kasih atas kehadiran Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A serta para tamu, dalam Dies Natalis ke-9  FPSD UPI yang terdiri dari 5 generasi, ada guru, ada murid, serta hadir juga para sesepuh yang memiliki prestasi membanggakan. Para guru-guru yang hadir merupakan role model generasi yang berperan penting dalam kehidupan dan perjalanan akademiknya. 

Menurutnya, Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A  merupakan sosok alumni UPI (IKIP Bandung) yang berpretasi dan memikliki jejak rekam dulu sebagai doktor termuda serta profesor termuda.  Dr. Tri Karyono, M.Sn menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berhasil menyelenggarakan Dies Natalis FPSD ke-9 yang terdiri dari kegitan konferensi internasional, workshop dan kegiatan dan lainya termasuk pameran tunggal ini (Humas UPI/Yana Setiawan)

Peringati Dies Natalis ke-9, FPSD UPI Gelar Pameran Tunggal Seniman dan Akademisi Tjetjep Rohendi Rohidi

03 Oct 2023 • Humas UPI

Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pameran Tunggal Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A dalam rangkaian kegiata Dies Natalis ke-9 FPSD UPI. Pameran Tunggal Balik Bandung mengambil tema genesis ruang rupa rasa dan rasio yang diselenggarakan pada tanggal 3 Oktober 2023 sampai dengan 18 Oktober 2023 di Gedung Musium Pendidikan Nasional. 

Selain Pamerah Tunggal ini, rangkaian kegiatan Dies Natalis FPSD ke-9 yang sebelumnya berhasil diselenggarakan yaitu Intercultural Kebudayaan Internasional dengan melibatkan dua kegiatan besar yaitu Eminance Lecture, Workshop dan Open Rehearsal  pada tanggal 21 Agustus 2023 sampai dengan 24 Agustus 2023, kegiatan Intercultural Music Performance yang diselenggarakan pada Tanggal 24 Agustus 2023 sampai dengan 25 Agustus 2023 dengan menampilkan karya komposer Kyai Fatahillah (Universitas Pendidikan Indonesia) dan karya komposer Black Pensil (Belanda) serta Open Studio pada tanggal 18 September 2023. 

Pameran tunggal ini menampilkan karya karya luar biasa dari seorang seniman besar Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A yang merupakan guru besar Universitas Negeri Semarang sekaligus merupakan alumni Universitas Pendidikan Indonesia (IKIP Bandung). 

Dekan FPSD UPI Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd menjelaskan bahwa karya-karya Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A merupakan cerminan dari pengalaman pribadi, perjalanan intelektual, dan pemahaman mendalam tentang seni rupa. Menurutnya karya-karya ini bukan hanya sekadar lukisan visual, tetapi merupakan manifestasi dari pemikiran yang mendalam tentang ruang, rasa, dan rasio dalam seni. 

Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd mengungkapkan bahwa melalui sentuhan kuasnya, Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A mengajak kita untuk melihat dunia dengan mata yang lebih peka, merasa emosi yang lebih mendalam dan merenungkan makna dibalik setiap detail (Yana Setiawan/Humas UPI)

Salahsatu Impiannya Tercapai, Susi Listiawati Menjadi Peserta The 9th Batch SEA-Teacher Program di Universidad de Sta. Isabel Filipina

02 Oct 2023 • Humas UPI

Susi Listiawati merupakan mahasiswa semester 5 Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FPIPS UPI yang berhasil meraih prestasi menjadi peserta The 9th Batch SEA-Teacher Program yang saat ini sedang mengikuti perkuliahan dan program praktik mengajar Internasional di Universidad de Sta. Isabel Filipina.

Susi Listiawati berpandangan bahwa jika dirinya ditanya mengenai tujuan berkuliah mungkin memerlukan waktu berjam-jam untu menjawabnya, namun Ketika ditanya apa yang ingin dilakukan selama kuliah, maka inilah salah satunya. Keiinginanya untuk merasakan perkuliahan di luar negeri (student exchange) yang telah lama terbayang-bayang selama 6 semester ini akhirnya tercapai. Rasa semangat mencoba pengalaman baru terbalut rasa haru akan berpisah dengan keluarga, namun perjalanan ke negeri seberang harus terlaksana. 

Berawal dari komunikasi dengan salahsatu dosen pada Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FPIPS UPI tentang ketertarikannya untuk  mengikuti studi diluar negeri. Dengan berfikir beberapa saat, Susi Listiawati berkata bersedia mengikuti program tersebut. Alur yang ternyata lumayan panjang harus dilewatinya. Mulai dari menyiapkan paspor, memenuhi berkas pendaftaran, wawancara, mencari asuransi hingga akhirnya dinyatakan resmimenjadi peserta SEA TEACHER batch 9. 

Saat ini Susi Listiawati sedang berada di Universidad de Sta. Isabel. Salah satu  universitas di Kota Naga, Provinsi Cebu, Filipina. Terdengar jauh memang, namun tempat ia tinggali ini banyak memiliki kesamaan dengan Indonesia. Bahasanya yang mirip, fisik orang-orangnya yang tidak beda jauh hingga makanannya yang masih bisa masuk di lidah pelajar Bandung satu ini. 

Di tempat dengan jarak ribuan kilo meter dari tanah kelahiranya, Susi Listiawati mendapatkan pengalaman baru sebagai peserta SEA TEACHER batch 9. Sebuah program yang diadakan oleh SEAMEO dalam mendukung kualitas guru di Asia Tenggara. SEA TEACHER batch 9 kali ini dimulai tanggal 19 September 2023 hingga 18 Oktober 2023. Satu bulan yang terasa sangat panjang karena rindu akan semua yang ada di Bandung, tapi juga satu bulan yang singkat untuk mendapatkan ilmu baru dan mencoba pengalaman baru. 

Kegiatan yang dijalani selama satu bulan menjadi peserta SEA TEACHER batch 9 ini sangat bervariasi. Kegiatan pertama dimulai dari acara selamat datang. Kegiatan ini berupa makan siang Bersama rector, melihat pertunjukan seni asli Filipina, memperkenalkan diri dengan para warga universitas. Lalu di setiap hari sabtu para peserta akan diajak berkeliling kota atau weekend tour, sesi paling menyenangkan, banyak hal kami temukan selama weekend tour, mulai dari mengamati keadaan kota, melihat sis lain kota, hingga menjelajah alam dan sejarahnya. 

Sebagai peserta SEA TEACHER diberikan waktu selama kurang-lebih 2 Minggu untuk mengobservasi keadaan kelas dan sekolah yang akan menjaditempat kami mengadakan teaching demonstration di minggu ke tiga dan keempat.  Pada minggu keempat ini juga Susi Listiawati akan berpamitan untuk Kembali ke tanah air. 

Sebagai peserta SEA TEACHER batch 9 kali ini,  Susi Listiawati berharap bahwa program ini akan terus berlanjut, membawa para calon guru hebat melihat bagimana baiknya negeri lain menata pendidikan, dan membawa ilmu yang telah didapatkan untuk memperbaiki keadaan Pendidikan di Indonesia (Kontributor Humas UPI/Susi Listiawati)

Mahasiswa UPI yang unggah Video Viral Sampaikan Permohonan Maaf

02 Oct 2023 • Humas UPI

Mutiara Islamiati Putri Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia  yang mengunggah video viral berisi tuduhan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Sukasari akhirnya meminta maaf.

Mutiara Islamiati Putri mengklarifikasi tuduhan yang sebelumnya ia sampaikan melalui  Akun Media Tik Tok miliknya  yang menyatakan bahwa anggota Polsek Sukasari yang belakangan diketahui bernama Aiptu Udan Sutisna  telah dituduh meminta uang sebesar Rp. 1.000.000 untuk biaya operasional pengejaran motor miliknya yang teridentifikasi melalui market place facebook tengah ditawarkan oleh seseorang yang berada di Wanaraja Garut.

Melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya di atas materai, Mutiara Islamiati Putri menyatakan bahwa Aiptu Udan Sutisna  tidak pernah meminta uang kepada dirinya, justru saya menyesal dan khilaf karena telah membuat kegaduhan atas unggahan video saya di aplikasi Tiktok.

”Jujur saja saya tidak mengira akan seviral ini dan sedikit pun tidak ada maksud untuk menyerang dan memojokan Polisi Sektor Sukasari yang telah berhasil menemukan motor saya yang dibegal dan kini motor tersebut telah kembali ke tangan  saya. Saya benar-benar ingin menyampaikan terima kasih karena justru motor tersebut berhasil ditemukan oleh Pak Udan dan timnya, padahal Pak Udan adalah orang yang telah saya sakiti.  Karena telah saya sudutkan dengan tuduhan yang tak berdasar” ujarnya.  

Kepada redaksi Berita UPI, Mutiara Islamiati Putri menjelaskan bahwa sungguh saya merasa terharu dan malu  dengan kebesaran hati Pak Udan. Meskipun telah saya tuduh secara negatif, tapi beliau tidak merasa dendam dan marah kepada saya. Pak Udan malah berusaha keras mencari motor saya yang dibegal hingga akhirnya  berhasil ditemukan  dan saya sedikitpun tidak mengeluarkan uang untuk mengurus kasus ini. Terus terang saja pada waktu membuat dan mengunggah konten tersebut saya dalam kondisi kalut dan emosi karena baru saja dibegal di daerah tersebut padahal biasanya sekalipun tengah malam, saya aman-aman saja beraktivitas di sana.

Lebih lanjut, Mutiara Islamiati Putri mengungkapkan bahwa kejadian ini betul-betul menjadi pelajaran penting bagi saya agar berlaku bijak dan dewasa dalam merespon persoalan melalui media sosial, saya pun meminta maaf khususnya kepada keluarga Pak Udan, Instansi Kepolisian, masyarakat luas dan Pimpinan UPI yang turut terdampak atas kekhilafan saya ini. 

Secara terpisah, Rektor UPI yang dihubungi redaksi Berita UPI telah berkomunikasi dengan Kapolri dan meminta maaf dengan adanya kejadian ini. Tentu saja kita tidak akan terganggu dengan adanya masalah ini dan Rektor pun berpesan kepada netizen untuk tidak lagi membesar-besarkan masalah ini.

”Sekarang sudahlah yang jelas motor Mutiara Islamiati Putri sudah kembali dan sudah menyampaikan terima kasih serta meminta maaf atas kekhilafannya itu” ujarnya. Menurut Rektor UPI, saat ini justru kita yang harus cerdas menyikapi persoalan ini. Rektor UPI berpesan mari kita wujudkan digital Well Being di jaman digital ini. 

Kantor Hukum UPI Selenggarakan Workshop Penanggulangan Kejahatan Siber dan Perlindungan Data Pribadi

02 Oct 2023 • Humas UPI

Kantor Hukum Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan workshop Penanggulangan Kejahatan Siber dan Perlindungan Data Pribadi pada tanggal 2 Oktober Tahun 2023. Kegiatan diselenggarakan bagi civitas akademika dan tenaga kependidikan Universitas Pendidikan Indonesia sebagai upaya mewujudkan kredibilitas dan akuntabilitas Universitas Pendidikan Indonesia sebagai universitas pelopor dan unggul.

Hadir narasumber Dr. Cepi Riyana, M.Pd sebagai Keynote Speaker sekaligus selaku dosen dan  Direktur Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi. Selanjutnya penyampaian materi dari narasumber Kompol Dr. Hermawan, M.H dari Kepolisian yang membahas perspektif hukum dan praktik terbaik Penanggulangan Kejahatan Siber dan Perlindungan Data Pribadi bagi Civitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Universitas Pendidikan Indonesia. 

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Andika Dutha Bachari, S.Pd., S.H., M.Hum  selaku dosen dan Kepala Kantor Hukum UPI yang membahas materi  Memahami Implementasi Penanggulangan Kejahatan Siber dan Perlindungan Data Pribadi bagi Civitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Universitas Pendidikan Indonesia. 

Workshop Penanggulangan Kejahatan Siber dan Perlindungan Data Pribadi dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P selaku Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan dan Sistem Informasi.  Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P menjelaskan bahwa saat ini mengemban tugas dan amanah dari Rektor UPI sebagai Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan dan Sistem Informasi yang salahsatu fungsi, tugas dan tanggung jawab yang diembannya melakukan manajemen data dan perlindungan data pribadi para dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan UPI.  

Menurutnya, dalam rangka merespon perkembangan era digital dan media sosial saat ini, UPI sudah menetapkan kebijakan dan program strategis terkait dengan manajemen dan perlindungan data UPI yang secara implementatif melekat pada unit kerja Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Universitas Pendidikan Indonesia (Humas UPI/Yana Setiawan)

Pencarian