English
Indonesia

Mahasiswa dan Alumni UPI Terpilih Menjadi Awardee Jabar Innovation Fellowship (JIF) 2023

12 Jul 2023 • Humas UPI

Sebanyak sembilan mahasiswa dan alumni Universitas Pendidikan Indonesia lolos menjadi bagian JIF 2023. Jabar Innovation Fellowship merupakan program unggulan yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat 2019—2023 Ridwan Kamil untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dan profesional muda yang cerdas, inovatif, dan ingin berkontribusi pada bangsa dengan cara langsung terlibat dalam pengembangan dan penyelenggaraan program-program strategis Jawa Barat.

Setelah melewati berbagai rangkaian Seleksi Administrasi, Wawancara, Tes Keahlian, serta Psikotest dari Bulan Mei hingga Juni bersaing dengan ribuan peserta lainnya, mahasiswa dan alumni UPI terpilih menjadi peserta Jabar Innovation Fellowship Tahun 2023.

Peserta diberikan Bootcamp—pelatihan secara khusus terkait pemerintahan termasuk ilmu pengetahuan mengenai kepemimpinan, kedinasan, struktur pemerintahan, design thinking, dan Organisasi Pemerintah Daerah selama 4 hari. Penempatan peserta terpilih disampaikan langsung melalui SK oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja di Ruang Papandayan di Gedung Sate, Bandung.

Pada 3 Juli 2023, para peserta terpilih resmi ditugaskan di Biro dan OPD Jawa Barat, di antaranya sebagai berikut.

  • Amirush Shaffa, S.Pd., M.Pd. – S2 Pendidikan BIPA Sekolah Pascasarjana

Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Barat

  • Dea Yuliyanti, S.Pd. – S1 Pendidikan Biologi FPMIPA

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

  • Kiki Saepul Anam, S.Pd. – Pendidikan Multimedia Kamda Cibiru

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat

  • Moch Reza Kurniawan – Pendidikan Multimedia Kamda Cibiru

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat

  • Salma Alifa – Film dan Televisi FPSD

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat

  • Shafitry Dirgandhiny, S.Pd. – S1 Pendidikan IPS FPIPS

Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat

  • Tira Cantika – Pendidikan Kewarganegaraan FPIPS

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat

  • Verliani Khairunnisa – PGSD FIP

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat

  • Windy Febbiayuni – Pendidikan Akuntasi FPEB

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Peserta program mengaplikasikan ilmu dan memberikan inovasinya di penempatan masing-masing melalui tugas khusus yang diberikan. Dari JIF diharapkan dapat lahir kesinambungan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan para inovator muda dalam akselerasi untuk membangun Provinsi Jawa Barat dengan semangat muda yang kreatif dan inovatif.

Foto mahasiswa dan alumni para peraih JIF 2023 dapat diakses di sini.

https://drive.google.com/drive/folders/1R5IJGMLN7hUqO77sNrYAhNqsGuaYsJbd?usp=share_link


Mahasiswa UPI Raih Banyak Prestasi pada Penyelenggaraan Duta Bahasa Jawa Barat

12 Jul 2023 • Humas UPI

Bandung, 21 Juni 2023 – Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Ikatan Duta Bahasa Jawa Barat telah mengumumkan finalis Duta Bahasa Jawa Barat 2023. Program tahunan ini bertujuan untuk memilih Putra dan Putri yang peduli terhadap bahasa di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini meliputi beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi 100 besar hingga tahap final.

Pada tahap final, yang berlangsung sejak tanggal 7 hingga 21 Juni 2023, Hotel Aston Tropicana di Bandung menjadi tempat pelaksanaan. Sebanyak 40 finalis terpilih dari berbagai disiplin ilmu menjalani serangkaian kegiatan untuk mewujudkan Trigatra Bangun Bahasa, yaitu Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing. Tidak terkecuali para mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Beberapa prestasi yang berhasil diraih oleh mahasiswa aktif adalah sebagai berikut.

  1. Ilyasa Ahmad Maskawaih, mahasiswa angkatan 2020 Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda, berhasil meraih Juara Harapan II Putra Duta Bahasa Jawa Barat 2023 dan Ikon Persahabatan Putra Duta Bahasa Jawa Barat 2023.
  2. Rohmat, mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, meraih Juara Harapan I Putra Duta Bahasa Jawa Barat 2023.
  3. Zulfikar Alamsyah, mahasiswa angkatan 2022 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia jenjang S3, berhasil meraih Juara III Putra Duta Bahasa Jawa Barat 2023.
  4. Agnes Octaviani, mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Pendidikan Bahasa Korea, meraih gelar Ikon Fotogenik Putri Duta Bahasa Jawa Barat 2023.
  5. Agim Abdul Halim, mahasiswa angkatan 2022 Program Studi Manajemen Pemasaran Pariwisata, dinobatkan sebagai Duta Bahasa Media Sosial Putra 2023.

Selain itu, terdapat beberapa nama yang mencapai tahapan prestisius, seperti Citra Dwi Rahcman dari Program Studi Manajemen Industri Katering yang berhasil masuk 18 besar. Sementara Praja Mukhtarin dari Program Studi Manajemen Industri Katering, Fahmi Muhammad Fauzi dari Program Studi Teknologi Pendidikan, Fauzan Firdaus dari Program Studi Teknik Logistik, dan Deswa Putri Lerian dari Program Studi Pendidikan Bisnis berhasil menjadi finalis dalam 40 besar.

Tak hanya para mahasiswa aktif, para alumni juga turut meraih prestasi dalam ajang ini. Riska Mutiara Dewi, alumni angkatan 2018 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, berhasil meraih Juara Harapan I Putri Duta Bahasa Jawa Barat 2023. Sementara Fadiatus Salamah, alumni angkatan 2017 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, meraih gelar Juara 1 Putri Duta Bahasa Jawa Barat 2023.

Dengan pencapaian ini, Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat berharap para Duta Bahasa terpilih dapat menjadi perpanjangan tangan lembaga dalam mewujudkan tujuan Trigatra Bangun Bahasa. Mereka diharapkan dapat mengedepankan Bahasa Indonesia, melestarikan Bahasa Daerah, dan menguasai Bahasa Asing demi keberagaman bahasa dan budaya di Jawa Barat.

Dokumentasi lain dapat diakses pada tautan berikut.

https://drive.google.com/drive/folders/1KMcsjxG6NRRBhW_DJ5KlCMrJSxv9EuaV

Prodi Bahasa dan Budaya Sunda UPI Ajak Guru Terapkan Kurikulum Berbasis Siswa

12 Jul 2023 • Humas UPI

Prodi Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah memulai Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Garut, Jawa Barat, untuk meningkatkan kualitas pengajaran kurikulum Bahasa Sunda.

Dr. Dingding Herudin, seorang dosen di Program Pascasarjana UPI, memimpin program pengabdian ini, yang berlangsung pada Jumat, 26 Mei 2023, di Kantor KCD XI di Garut.

Dalam wawancaranya pada Sabtu, 10 Juni 2023, moderator UPI Hayati Mayang Arum menyatakan bahwa tujuan program pengabdian yang didukung LPPM adalah untuk menerapkan kurikulum berbasis siswa dalam pembelajaran bahasa Sunda.

Sebanyak 71 guru dari berbagai SMA Negeri di Kabupaten Garut mengikuti kegiatan selama satu hari.

Dia menjelaskan, “Dengan adanya program pengabdian ini, guru dapat memahami kurikulum berbasis siswa dalam pengajaran bahasa Sunda.”

Dia kemudian menyatakan bahwa Sopy Subhaniati sebagai pemateri dalam acara tersebut menyampaikan sejumlah materi, termasuk seminar dan workshop tentang metode pembelajaran berbasis siswa yang menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) dan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). “Tujuannya adalah memberikan cara agar siswa dapat belajar dengan menyenangkan sesuai dengan gaya belajar dan minat masing-masing,” tegasnya.

Workshop pembelajaran berdiferensiasi melatih guru untuk menggunakan metode audio visual dan menyusun bahan ajar. Tujuannya adalah agar belajar bahasa Sunda menjadi lebih menarik.

Dia menambahkan, “Selain itu, kami juga menyampaikan materi tentang cara bercerita menggunakan wayang golek fabel. Jadi, selain tokoh-tokoh seperti Cepot atau Dewala, terdapat juga jenis wayang golek lainnya seperti Sakadang Kuya, Sakadang Monyet, dan lain-lain.”

Selain itu, siswa S2 yang berpartisipasi dalam program ini memberikan contoh praktis kepada guru tentang bagaimana menerapkan kurikulum berbasis siswa dengan menggunakan PBL dan PJBL. “Dengan demikian, mereka akan lebih terampil dalam menyampaikan dongeng kepada anak didik mereka,” katanya.

UPI Berangkatkan Peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Skema Outbond Kemendikbudristek Tahun 2023, Mahasiswa UPI Kampus Sumedang dengan peserta terbanyak

12 Jul 2023 • Humas UPI

Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan pelepasan serta mengantar pemberangkatan 82 mahasiswa peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka angkatan 3 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  (Kemendikbudristek) Tahun 2023 dengan skema outbond (12/7/2023). Kegiatan diselenggarakan secara daring dan luring di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.  

Pada program pertukaran mahasiswa merdeka tahun 2023 ini, UPI ikut berpartisipasi dan menyukseskan dua skema dalam bentuk inbond sebagai tuan rumah atau penerima dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta dalam bentuk outbond sebagai peserta pengirim dari Universitas Pendidikan Indonesia ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia. 

Pada program pertukaran mahasiswa merdeka angkatan 3 dengan skema outbond, mahasiswa UPI berhasil diterima dan mengikuti program sebanyak 82 mahasiswa yang tersebar di 82 perguruan tinggi berbeda di Indonesia. Jumlah peserta progam ini meningkat dari tahun sebelumnya pada tahun 2022 sebanyak 45 mahasiswa yang tesebar di 22 perguruan tinggi lain di Indonesia. 

Program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) angkatan 3 ini diharapkan memberikan pengalaman yang menarik dan menginspirasi bagi para mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dalam meningkatkan kompetensi keilmuan secara akademik dan meningkatkan wawasan Bhinneka Tunggal Ika.  Melalui program ini, juga diharapkan dapat membangun budaya bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial, membentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, membangun persahabatan mahasiswa antar daerah, serta membentuk sikap dalam menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, pendapat, sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. 

Pada kegiatan pelepasan pemberangkatan mahasiswa peserta program pertukaran mahasiswa merdeka Tahun 2023 di UPI Kampus Sumedang, para mahasiswa mendapatkan berbagai materi dan tanya jawab tentang panduan kegiatan, pelaksanaan modul nusantara, pelaksanaan evaluasi serta penyusunan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Didi Sukyadi., MA, Direktur UPI Kampus Purwakarta Prof. Dr. H. Yudha Munajat Saputera, M.Ed, Direktur Pendidikan Dr.rer.nat Asep Supriatna, M.Si, Agus Sutiawan, SE selaku Koordinator Tim MBKM UPI sekaligus Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Direktorat Pendidikan UPI Serta Dr. Pandu Hyang Sewu, M.Ag.

Wakil Direktur UPI Kampus Sumedang Dr. Maulana, S.Pd., MPd, menjelaskan bahwa UPI Kampus Sumedang menyumbangkan peserta terbanyak untuk program pertukaran mahasiswa merdeka angkatan 3 Tahun 2023. ‘’Ini merupakan komitmen kami yang turut mendukung sepenuhnya kegiatan MBKM dalam rangka peningkatkan capaian indikator capaian kinerja (IKU) Universitas Pendidikan Indonesia’’ ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dilingkungan UPI dan pimpinan UPI Kampus Sumedang atas partisipasinya melalui berbagai kegiatan MBKM khususnya pada program MBKM program pertukaran mahasiswa merdeka angkatan 3 Tahun 2023 dengan peserta terbanyak. Menurutnya Program MBKM yang dikembangkan Universitas Pendidikan Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan bidang akademik dan non akademik serta berupaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa.  

Melalui berbagai kegiatan MBKM dengan skema PMM ini diharapkan dapat memberikan pengalaman diluar kampus tujuan, memperkuat wawasan Bhinneka Tunggal Ika, membentuk karakter, meningkatkan soft skill dan penyelesaian masalah semakin bagus. Para mahasiswa peserta PMM dengan skema outbond dari Universitas Pendidikan Indonesia agar menjaga nama baik UPI, mengikuti berbagai kegiatan dan program yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara PMM dikampus tujuan masing-masing. Para mahasiswa juga harus bisa beradaptasi dengan lingkungan kampus dan masyarakat. Kedepan kita terus menerus melakukan sosialisasi, implementasi pelaksanaan dan evaluasi terhadap partisipasi UPI dalam kegiatan MBKM Kemdikbudristek (Yana Setiawan/Humas UPI). 

Berhasil Meraih Pendanaan, Mahasiswa UPI Ikuti Bimbingan Teknis Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2023 Kemdikbudristek

11 Jul 2023 • Humas UPI

Sebanyak 66 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia berhasil lolos seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2023 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek. Pengumuman penerima program secara resmi diterima Universitas Pendidikan Indonesia melalui Surat Nomor 3127/E2/KM.01.01/2023 Tentang Penerima Bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2023. 

Berikutnya para mahasiswa penerima Universitas Pendidikan Indonesia penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2023 beserta dosen pendamping serta pengelola dari masing-masing perguruan tinggi mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh penerima bantuan P2MW  2023 yang dilaksanakan  pada hari Selasa 11 Juli 2023 sampai dengan 12 Juli 2023 yang diselenggarakan secara daring melalui zoom meeting. 

Materi Bimbingan Teknis (Bimtek) ini membahas penjelasan secara umum  dimulai dari proses pendampingan, penjadawalan, pelaksanaan, pelaporan serta strategi optimalisasi program khususnya secara administrasi dan teknis. Bimbingan Teknis (Bimtek) menghadirkan narasumber yaitu Dr. Ir. Sri Gunani Partiwi, M.T selaku Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek serta penyelenggara Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek yaitu Wisnu Dewobroto, Arwan Nur Ramadhan dan Bapak Jobih. 

Dr. Ir. Sri Gunani Partiwi, M.T selaku Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek menyampaikan bahwa salahsatu indikator negara maju, kalau jumlah wirausaha mendekati 10% sampai dengan 12%. Menurutnya di Indonesia jumlah wirausaha masih bertumbuh dan masih berada pada posisi 3,7%. ’’Namun kita masih punya waktu untuk bisa meningkatkan jumlah diatas dan kita bisa membangun ekonomi bangsa Indonesia’’ ujarnya. Lebih lanjut menjelaskan Kemdikbudristek mendapatkan amanan untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul dan relevan dengan kebutuhan kedepan. ‘’Kita berupaya memfasilitas berbagai program salahsatunya calon wirausaha dalam membangun bangsa Indonesia kedepan’’ ujarnya.  

Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui program wirausaha merdeka dalam rangka meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam berwirausaha sebagai tindaklanjut pengumuman  penerima sebagai komitmen kami dalam mempersiapkan lebih baik dan membuat perencanaan lebih baik sehingga kegiatanya lebih ekfektif. 

Dr. Ir. Sri Gunani Partiwi, M.T mengungkapkan melalui kegiatan bimbingan teknis Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) diharapkan kedepan muncul wirausaha-wirausaha baru yang sengaja didesain agar bisa lebih maksimal. Melalui bimbingan teknis ini bisa menjadi lebih efektif dan peluang untuk berhasil menjadi wirausaha semakin tinggi. Semoga melalui program ini akan tumbuh wirausaha baru untuk membangun Indonesia menuju Indonesia emas 2045.

Selanjutnya Materi Bimbingan Teknis (Bimtek) membahas Strategi Pelaksanaan  Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang disampaikan oleh Wisnu Dewobroto. Menurutnya, pelaksanaan usaha dimulai dengan orientasi aksi, belajar dari kesalahan dan bagaimana bertahan dalam usaha. Para mahasiswa harus membuat produk yang dibutuhkan oleh masyarakat atau pelanggan dimulai dengan pemasaran dan keuangan. 

Lebih lanjut menjelaskan bahwa proses belajar wirausaha bukan belajar hanya di meja saja tetapi memulai dengan aksi nyata bergerak dilapangan bertemu dengan pelanggan, berkomunikasi dengan pelanggan tentang produk yang ditawarkan. Bagi para mahasiswa output tahap awal sebagai calon wirausaha diharapkan bisa menghasilkan produk yang valid diterima konsumen, melakukan proses pemasaran dengan baik, terjadinya penjualan, mendapatkan laba usah serta melakukan pencatatan/laporan keuangan dengan baik. Sedangkan output tahap awal sebagai calon wirausaha diharapkan bisa terlihat peningkatan jumlah pelanggan, perluasan jangkauan pasar, kenaikan penjualan secara periodic, peningkatan kompetensi kelompok usaha serta melengkapi legalitas usaha. 

Pada sesi akhir Bimbingan Teknis (Bimtek) membahas materi tentang pelaporan keuangan yang disampaikan oleh Bapak Jobih dan materi sistem informasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang disampaikan oleh Arwan Nur Ramadhan. Pada pelaksanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) bagi perguruan tinggi penerima diharapkan adanya penguatan ekosistem kewirausahaan perguruan tinggi dengan melakukan kolaborasi dengan pemangku kepetingan kewirausahaan lain dan membentuk ekosistem “ramah wirausaha bagi mahasiswa”

Pelaksanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dengan beberapa kegiatan dimulai dengan penandatangan kontrak, pendanaan usaha, dilanjutkan dengan beeberapa kegiatan program seperti workshop, pelatihan, pemberdayaan, mentoring, coaching dan pendampingan dilanjutkan kegiatan fokus untuk briging ke distributor, jaringan distibusi supermarket dengan goalnya produk market. Kegiatan selanjutnya yaitu Indonesia Student Entrepreneur Camp (ISEC), serta KMI EKPO, penyampaian laporan kemajuan dan terakhir pelaporan akhir. Setiap aktivitas pelaksanaan tahapan kegiatan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dilakukan dan dilaporkan melalui sistem informasi yang telah dikembangkan oleh penyelenggara Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek (YANA SETIAWAN/Humas UPI)

Berikut para mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia penerima sekaligus peserta Bimbingan Teknis (Bimtek)Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek. 

  1. Siti Nurazizah, Program Studi Pendidikan Biologi 
  2. Indri Nuraida, Program Studi Pendidikan Biologi 
  3. Hilwa Zahira Madani, Program Studi Pendidikan Biologi 
  4. Fitriyyatul Hasanah, Program Studi Pendidikan Biologi 
  5. Najwa Fakhrani, Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi 
  6. Safitri Maharani An Nur, Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi
  7. Aulia Wulan Dini, Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi
  8. Aini Nurfadhillah Hermawan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  9. Alisa Kusuma Az Zahra, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
  10. Raden M. Nafhan Novyanaldo Al-Fazry Pendidikan Biologi
  11. Chika Putri Angelina, Program Studi Pendidikan Biologi
  12. Yollanda Amalia Husna, Program Studi Pendidikan Biologi
  13. Sindi Isnaeni Hertadi, Program Studi Pendidikan Biologi
  14. Lairani Olsiara, Program Studi Pendidikan Biologi
  15. Muhamad Akbar Ramadhan, Program Studi Pendidikan Sosiologi
  16. Gari Baldi Febrari, Program Studi Pendidikan Sosiologi
  17. Khonsa Salsabila, Program Studi Manajemen
  18. Rosnada Asmahan Ardiyanto, Program Studi Pendidikan Sosiologi
  19. Raihanah Zahidah, Program Studi Pendidikan Tata Busana
  20. Putri Afifah Febriyanti, Program Studi Pendidikan Akuntansi
  21. Mochammad Iqbal Maulana, Program Studi Pendidikan Akuntansi
  22. Dea Ananda Aprilia, Program Studi Pendidikan Akuntansi
  23. Indri Putri Wirahyani, Program Studi Pendidikan Akuntansi
  24. Abdullah Hudan, Program Studi Teknik Logistik
  25. Muhammad Nur Fakhri Yasya, Program Studi Desain Komunikasi Visual
  26. Mohammad Micko Hajj Fakih, Program Studi Teknik Logistik
  27. Muhammad Faishal Afiq, Program Studi Teknik Logistik
  28. Anisa Firdaus, Program Studi Pendidikan Bisnis
  29. Amirah Dzatul Himmah, Program Studi Ilmu Komputer
  30. Suwartini Pebriyanti, Program Studi Pendidikan Bisnis
  31. Novaldi Sandi Ago, Program Studi Ilmu Komputer
  32. Sahrul Suwandi, Program Studi Pendidikan Seni Rupa
  33. Hendri Setiawan, Program Studi Kewirausahaan Kampus Tasikmalaya
  34. Melati Kusuma Dewi, Program Studi Kewirausahaan Kampus Tasikmalaya
  35. Raihan Vanistia Rizki, Program Studi Kewirausahaan Kampus Tasikmalaya
  36. Rosita Marta Valensya, Program Studi Manurung Kewirausahaan Kampus Tasikmalaya
  37. Resti Nurbayanti, Program Studi Kewirausahaan Kampus Tasikmalaya
  38. Rheina Febrianti Khairunissa, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro
  39. Marsha Nurizka Firajati, Program Studi Pendidikan Sosiologi
  40. Purnomo Sidi, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro
  41. Muhamad Reza Al Farel, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro
  42. Nabiel Nabiha Nuryadi, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro
  43. Sifa Mutiaratulhikmah, Program Studi Bisnis Digital
  44. Meisya Syakira Nursetya, Program Studi Bisnis Digital
  45. Muhammad Naufal Nurfirmansyah, Program Studi Bisnis Digital
  46. Siti Zulfa Qurrotu A’yun, Program Studi PGSD Kampus Tasikmalaya
  47. Muhammad Fathur Rozak, Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri 
  48. Muhamad Rafli Al Ramdani, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif
  49. Syamsul Ma’arif Nurhidayat, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif
  50. Hapidz Maulana An-Nasir, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  51. Rajab Sobarna, Program Studi Ilmu Ekonomi Dan Keuangan Islam
  52. Miftakhul Gravita Darussalam, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  53. Wira Hadi Kusuma, Program Studi Pendidikan Teknik Otomasi Industri Dan Robotika
  54. Fadlan Nugraha Nur Pangestu, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  55. Yana Suryana, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  56. Zhahrotul Zhahara, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  57. Arsyalu Fadlila, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  58. Ilham Saputra, Program Studi Julian Pendidikan Teknik Mesin
  59. Dimas Montero, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin
  60. Rizqi Karunia ‘Ibadirachman Pendidikan Teknik Mesin
  61. Adit Permana, Program Studi Keperawatan
  62. Mutiara Alya, Program Studi Zahra Keperawatan
  63. Annisa Kamalia, Program Studi Keperawatan
  64. Daffa Adipramana Pendidikan Bisnis
  65. Nabil Fatya Nh, Program Studi Pendidikan Bisnis
  66. Indah Ayulia, Program Studi Pendidikan Bisnis

Pencarian