English
Indonesia

Komandan Menwa Yon XI/UPI/RP Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional

04 May 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI

Adam Siswanto, Mahasiswa Program Studi S1 Matematika Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi Komandan Pasukan yang mengatur barisan peserta Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2023 di Lapangan Gymnasium Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Selasa (2/5/2023).

Dirinya merupakan Komandan UKM Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia Resimen Pendidikan (Menwa Yon XI/UPI/RP) yang bertugas dalam upacara tersebut bersama 16 orang anggota SATMENWA Yon XI UPI lainnya.

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2023 dihadiri oleh ribuan sivitas akademika UPI, seperti dosen, mahasiswa dan pelajar di lingkungan UPI. Upacara berjalan sukses dipimpin oleh Dan Yon XI UPI/RP sebagai Komandan Pasukan hingga kegiatan berakhir.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UPI Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., hadir sebagai Inspektur Upacara didampingi oleh Menwa Yon XI/UPI/RP sebagai Ajudan serta dikawal oleh Komandan Provos.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional diiringi dengan lantunan musik yang dimainkan oleh pasukan Korps Musik Menwa Yon XI/UPI/RP untuk menyambut inspektur upacara saat memasuki dan meninggalkan mimbar upacara, serta untuk memberi isyarat hormat kepada inspektur upacara. Korps Musik Menwa Yon XI/UPI/RP juga mengiringi pengibaran bendera Merah Putih dengan memainkan Lagu Indonesia Raya dengan baik agar kegiatan berjalan dengan khidmat.

Hadir juga 3 anggota Menwa Yon XI/UPI/RP yang bertugas sebagai pasukan pengibar bendera.

Dengan demikian, melalui kegiatan ini, partisipasi anggota Menwa Yon XI/UPI/RP dapat memberikan kebanggan untuk semua anggota serta diharapkan dapat memberikan kesan yang baik kepada Rektor Universitas Pendidikan Indonesia dan seluruh sivitas akademika UPI yang hadir pada kesempatan tersebut. (dodiangga)

UPI MEMAKNAI HIKMAH PUASA MELALUI SILATURAHMI IDULFITRI 1444 H

03 May 2023 • Humas UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui panitia kegiatan Ramadan masjid Al-Furqon Kembali menggelar acara silaturahmi idulfitri secara luring penuh setelah pandemi. Kegiatan silaturahmi ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan di bulan suci ramadan, dilaksanakan pada Rabu, 3 Mei 2023 di gedung Achmad Sanusi. Acara dimulai dengan penampilan tarian dari tim kesenian FPSD dan disiarkan secara langsung di kanal youtube UPI. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi sivitas akademika UPI.

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UPI, Agum Gumelar, M.Sc, Jenderal  (Purn), menyampaikan harapannya terhadap kegiatan silaturahmi dan nilai-nilai yang dapat terus ditanamkan kedepan hari. “Tentu dengan silaturahmi diharapkan dapat membawa kita semua menjadi manusia-manusia yang bisa berguna bagi kepentingan umat, bangsa, dan negara.”

Berdasarkan laporan yang disampaikan ketua pelaksana, Prof.Dr. Rudi Susilana, M.Si bahwa panitia Ramadan telah menyelesaikan semua kegiatan Ramadan yang direncanakan. Kegiatan tersebut antara lain tarawih, tadarus, perlombaan Ramadan, pelatihan dakwah, penyediaan takjil, bakti sosial, kajian, pesantren Ramadan, dan penyediaan paket untuk diberikan kepada fakir miskin.

Rektor UPI, Prof. Dr. M. Solehuddin,n M.Pd., M.A., menyampaikan harapan dan ucapan selamat hari raya untuk seluruh sivitas akademika. “Kegiatan halal bihalal ini merupakan salah satu perwujudan UPI sebagai kampus religius dengan memfasilitasi kegiatan umat yang sangat berbahagia yang semoga memberikan keberkahan sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan selama sebulan penuh di bulan suci ramadan. Dan tentu saja sebagai pimpinan kami memohon maaf kepada seluruh sivitas akademika kami banyak melakukan kekhilafan serta kekurangan di dalam memimpin universitas. Semoga dengan saling memaafkan di antara kita semakin mendapatkan keberkahan dan kebermanfaatan satu sama lain.”

Pada kegiatan inti menghadirkan Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., selaku Direktorat Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama RI. Beliau menyampaikan ceramah berkaitan hikmah puasa khususnya fenomena di era sosial media, yaitu mengontrol emosi karena seringkali lebih cepat jari dibandingkan pikirannya. Sementara Indonesia merupakan negara dengan literasi yang rendah. Akan tetapi, menjadi pengguna sosial media terbesar di dunia. Oleh karena itu, kita harus terus belajar disiplin karena manusia yang terbaik adalah manusia yang bisa memberikan manfaat bagi manusia lainnya.

“Bulan puasa merupakan saat untuk diri kita melakukan muhasabah. Salah satunya dengan menjaga lisan dari perbuatan gibah, karena kita adalah tempat membuat kesalahan dan semua mempunyai potensi untuk melakukan kesalahan. Maka berbahagialah orang yang fokus terhadap dirinya sendiri daripada memikirkan kesalahan orang lain,” ujarnya.

Selain itu terdapat pemaknaan rukun islam, perlu diperhatikan pula rukun islam yang lainnya seperti salat, zakat, dan menunaikan haji. “Meskipun haji merupakan rukun islam yang terakhir dan hanya bagi yang mampu tapi kita harus mengusahakannya karena setidaknya terdapat tiga manfaat yaitu, secara spiritual, horizontal (ukhuwah islamiah, basariyah, kebangsaan), dan ekonomi.” Tegas beliau dalam ceramah.  Setidaknya di Indonesia sendiri membutuhkan waktu sekitar 60 tahun setelah mendaftar untuk antrian ibadah haji regular.

(Iqssyzia Syahfitri)

UPI Selenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Pada Jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun 2023  

02 May 2023 • Humas UPI

Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyelenggarakan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBKSeleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun 2023.

Merujuk Siaran Pers Tim SNPMB PTN Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) Kemdikbudristek Nomor: 01/sipers/snpmb/XII/2022 Tentang Peluncuran Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNBP dan SNBT) Tahun 2023, Peserta SNBT harus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan Pusat UTBK PTN. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK sebanyak satu kali Calon peserta yang dapat mengikuti SNBT 2023 adalah siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023. Hasil UTBK hanya berlaku untuk mendaftar SNBT 2023. Mekanisme seleksi SNBT dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan PTN.

Pelaksanaan UTBK di Universitas Pendidikan Indonesia dilakukan dalam dua gelombang, yaitu Gelombang 1 pada 8–14 Mei 2023 dan Gelombang 2 pada 22–28 Mei 2023. Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNBT dijadwalkan pada 20 Juni 2023 serta masa unduh sertifikat UTBK pada 26 Juni 2023 sampai 31 Juli 2023. Pelaksanaan UTBK di Universitas Pendidikan Indonesia dan perguruan tinggi mitra  diselenggarakan dalam dua sesi sesuai ketentuan waktu Indonesia Bagian Barat (WIB). Sesi I Pagi dimulai dari pukul 06.45 sampai jam 10.30. Sedangkan Sesi II Siang dari pukul 12.30 sampai dengan pukul 16.15.

Peserta yang mengikuti tes UTBK di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Bumi Siliwangi berlokasi di Bandung yang diikuti 16.141 peserta, UPI Kampus Cibiru diikuti 3053 peserta, UPI Kampus Sumedang diikuti 1908 peserta, UPI Kampus Purwakarta diikuti 2430 peserta, UPI Kampus Tasikmalaya diikuti 1078 peserta, UPI Kampus Serang diikuti peserta. Jumlah keseluruhan peserta UTBK berlokasi di UPI Tahun 2023 sebanyak 25.119 peserta.

Pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2023 kuota atau daya tampung yang ditawarkan sebanyak 11.134. Pada Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) melalui pelaksanaan UTBK menyediakan kuota sebesar 5096, sisanya 3185 untuk jalur seleksi nasional bedasarkan prestasi (SNBP) serta 2853 untuk jalur seleksi mandiri. 

Mahasiswa Frogram Studi Film dan Televisi  Menjadi Pemenang Utama DISE Young Leaders JAPAN 2023

02 May 2023 • Humas UPI

Satu lagi prestasi mahasiswa Program Studi Film dan Televisi, FPSD, Universitas Pendidikan Indonesia dalam ajang DISE Young Leasers JAPAN 2023 dengan menjadi best of the best 100% fully funded. Dise Young Leader Japan 2023, adalah program yang mengajak masyarakat Indonesia untuk belajar tentang mitigasi bencana di Jepang. Kegiatannya akan diselenggarakan selama 5 hari di Jepang. Sepanjang tahun 2016−2020, Indonesia mengalami banyak sekali bencana alam maupun non-alam. Bencana ini mengakibatkan 30 juta orang harus mengungsi, 29 ribu orang terluka berat dan ringan, serta 7 ribu orang dinyatakan meninggal dan hilang. Selain kehilangan ribuan nyawa, Indonesia juga menanggung sekitar Rp 22,8 triliun anggaran untuk menanggulangi bencana setiap tahunnya.

Gambar: Poster Pengumuman Pemenang 

(sumber: https://www.instagram.com/p/CrspZ5srLjf/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D)

World Risk Report 2022 yang dirilis Bündnis Entwicklung Hilft dan IFHV of the Ruhr-University Bochum, menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara paling rawan bencana ketiga di dunia. Skor Indeks Risiko Global (World Risk Index/WRI) Indonesia sebesar 41,46 poin pada 2021. Indonesia memiliki banyak tugas dalam upaya pengurangan risiko bencana. Tanggung jawab ini tentu bukan hanya milik pemerintah, namun juga masyarakat Indonesia.

Melalui program Dise Young Leaders Japan 2023, Dise mengajak masyarakat Indonesia khsusunya anak muda untuk turut serta membangun dan mengedukasi kesadaran masyarakat Indonesia mengenai pentingnya mitigasi bencana. Dise mengajak anak muda untuk belajar langsung mengenai bagaimana Jepang menghadapi bencana sebagai salah satu dari 5 negara dengan potensi bencana terbesar di dunia, yang harapannya dapat mengedukasi dan menginspirasi generasi muda Indonesia.

 Sebagai pemenang, dikatakan Vania Damayanti (3/5/2023): “saya berhasil mengalahkan 300 nominasi 300 dan dengan kemenangan ini seluruh biaya kegiatan belajar mitigasi bencana yang akan dilakukan selama 5 hari di Negara Jepang akan ditanggung penyelanggara”. Raihan prestasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi prodi film dan televisi yang akan menjadi catatan penting sebagai prestasi non akademik mahasiswa tingkat internasional. Dikatakan oleh Dr. Hery Supiarza, M.Pd, Ketua Prodi Film dan televisi (3/5/2023) :”Vania merupakan mahasiswa yang konsen di bidang mitigasi bencana, sebagai seorang film makers, issue  kebencanaan  seringkali menjadi topic utama karya film yang Ia buat. Bahkan salah satu karya film dokumenternya yang berjudul Sesar Palu Koro sering mendapat penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional” (Kontributor Humas UPI/Hery Udo)

Mahasiswa FTV UPI Raih Penghargaan Film Dokumenter Pendek Piala Maya ke-11

02 May 2023 • Humas UPI

Kabar kemenangan datang kembali dari program studi Film dan Televisi Universitas Pendidikan Indonesia. Kali ini, film dokumenter pendek garapan 8 mahasiswa FTV UPI berhasil terpilih menjadi film dokumenter pendek terbaik sepanjang tahun 2022 dalam Piala Maya 11 (2/5/2023). Film berjudul Romansa di Balik Pagar Akal  mengangkat tentang isu-isu yang jarang sekali diangkat—yaitu Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.  Film dokumenter ini dalam proses kurasinya melalui tahapan yang cukup panjang,  sampai ke tahap 5 besar, dan pada akhirnya  menjadi film dokumenter pendek yang terpilih. 

Film berdurasi 30 menit ini kritis membawa isu utama tentang kehidupan ODGJ yang luput dari perhatian masyarakat. Seperti salah satunya, banyak stereotip ODGJ sebagai “orang gila” memiliki jarak yang sangat jauh dari kehidupan sosial masyarakat pada umumnya. Terdapat dinding besar sebagai penghalang akibat stigma negative,  sehingga mantan ODGJ tidak dapat hidup layak dan nyaman. Film dokumenter ini cukup cermat mematahkan pandangan-pandangan yang serupa, dan berhasil memberikan edukasi bagi masyarakat tentang sisi lain dari kehidupan ODGJ yang selama ini tidak diketahui .

Rifqi Asha sutradara dari film Romansa di Balik Pagar Akal mengatakan (2/5/2023) , “Pada hakikatnya, kita yang dikatakan sebagai manuasi normal pada umumnya, sama dengan mereka. Yang membedakan hanyalah mereka ditakdirkan untuk kehilangan sebagian fungsi akalnya.” 

Sutradara pun menambahkan keterangan bahwa ia telah menaruh perhatiannya pada isu ODGJ ini bahkan sebelum ia berkuliah di prodi FTV UPI tepatnya sejak Rifqi Asha masih bersekolah di SMA. Yang selanjutnya dikembangkan bersama dengan mahasiswa FTV UPI lain yang bergabung menjadi satu kelompok dan membangun PH secara mandiri bernama “Hura Haru Film”. Dimatangkan juga dengan sering berdiskusi di kelas besar bersama teman seangkatan dan dosen-dosen mata kuliah film dokumenter sampai kaprodi. Demikian, film ini berhasil diciptakan.

Piala Maya tentunya menjadi torehan yang besar bagi film ini, ajang penghargaan bergengsi yang telah diselenggarakan sejak 2012 dan melalui proses seleksi profesional ini menjadi momen baik serta membanggakan untuk para sineas di balik film ini. Selama beberapa tahun ke depan, Rifqi Asha sutradara dari film dokumenter ini juga menyatakan akan konsisten membawa film ke acara-acara penghargaan atau festival-festival film baik medium kecil hingga yang besar dari dalam bahkan luar negeri sekalipun. Sekaligus terus mengadakan screening bersama untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan perubahan masif tentang permasalahan yang hadir di kehidupan para ODGJ. 

Kemudian semenjak artikel ini ditulis, Romansa di Balik Pagar Akal telah memperoleh sejumlah kemenangan lain seperti memenangkan penghargaan Film Terbaik kategori Film Pendek Dokumenter di Festival Ajisaka UGM 2023 dan juga menjadi film terpilih Lokus 2 di Festival Film Bulanan 2023. 

Sementara di waktu yang sama, satu film dokumenter buatan mahasiswa FTV juga berhasil masuk ke dalam 5 besar nominasi kategori Film Dokumenter Pendek di Piala Maya 11 bersanding dengan film Romansa di Balik Pagar Akal. Film dokumenter itu berjudul Bebenjangan yang disutradarai oleh Belva Atsil Rismayandi, mengangkat tentang isu perempuan yang timbul di antara tarian daerah yang berasal dari Bandung—sesuai dengan judul filmnya, yaitu tari Benjang. 

Gambar: Unggahan dari instagram @pialamaya

Sudah barang tentu, kabar-kabar baik ini diharapkan akan terus ada dan memotivasi mahasiswa Film dan Televisi UPI juga mahasiswa film atau sineas lain di masa depan, seperti prestasi yang telah dicapai oleh mahasiswa FTV UPI di tahun 2022 bisa menduduki nominasi film dokumenter pendek di Festival Film Indonesia (FFI) dengan film yang berjudul Sintas Berlayar. Awal tahun 2023 telah banyak sekali film keluaran mahasiswa FTV UPI yang mewarnai beragam festival film dan pastinya akan terus memberikan gebrakan-gebrakan baru di masa yang akan datang (Contributor Humas UPI/Muhammad Aizhar Jamil)

Pencarian