English
Indonesia

Kolaborasi FPTI UPI–UNESCO: Webinar Internasional Bahas Transformasi Digital TVET Berbasis AI

18 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan UNESCO menyelenggarakan International Webinar on AI and TVET bertema AI-Driven Digital Transformation in TVET Institutions: Current Status, Practices, and Future Challenges pada Selasa, 10 Februari 2026 secara daring. Kegiatan ini diikuti 255 peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Jepang, China, Kamboja, Belanda, Jerman, yang terdiri dari pendidik, peneliti, mahasiswa, serta praktisi pendidikan vokasional.

Webinar ini mengulas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penguatan Technical and Vocational Education and Training (TVET), mulai dari peningkatan produktivitas riset dan publikasi ilmiah, integrasi AI dalam pembelajaran vokasi berorientasi keberlanjutan, inovasi energi melalui EV Smart Charging, hingga perspektif mahasiswa mengenai responsible AI. Kegiatan ini juga sejalan dengan agenda SDGs, terutama SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDG 7 (Affordable and Clean Energy), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals). Acara ini dibuka dengan pemutaran teaser video serta video profil FPTI dan UNESCO, dan dipandu Dr. Nisa Aulia Saputra sebagai Master of Ceremony.

Sambutan pembuka disampaikan oleh Mr. Hiromichi Katayama, Programme Specialist, UNESCO Regional Office in Jakarta, yang menekankan pentingnya transformasi digital berbasis AI dalam pengembangan TVET. Selanjutnya Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., Wakil Rektor UPI Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kemitraan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi UPI–UNESCO serta menegaskan pentingnya integrasi teknologi dan AI dalam pendidikan vokasional.

Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., Dekan FPTI UPI sekaligus Koordinator UNEVOC Centre UPI, menyoroti peran AI sebagai learning enabler untuk mendukung pengembangan green curriculum, keterampilan masa depan, serta inovasi teknologi pendidikan vokasi, termasuk kontribusi pada SDG 7 melalui pengembangan EV Smart Charging.

Sesi pemaparan dimoderatori Ilhamdaniah, Ph.D. dengan menghadirkan empat narasumber: Dr. Didin Wahyudin, Muhammad Oka Ramadhan, M.Pd., Umar Hanif Ramadhani, Ph.D., dan Nabilah Dwisepti Cahyani. Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan peserta terkait implementasi AI dalam pembelajaran TVET, etika penggunaan AI, serta pengembangan kompetensi masa depan.

UNESCO Regional Office in Jakarta turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan webinar ini, serta menyatakan terkesan dengan kualitas insight peneliti UPI, diskusi yang aktif dan engaging, serta penyelenggaraan kegiatan yang sangat baik. Tindak lanjutnya, UNESCO dan FPTI UPI akan melanjutkan kolaborasi melalui penyusunan keluaran pasca-kegiatan serta penguatan agenda AI dan TVET di tingkat regional.

Sebagai penanggung jawab kegiatan, Dr. Mustika Nuramalia Handayani, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPTI UPI, menegaskan bahwa kolaborasi FPTI UPI dan UNESCO tidak berhenti pada webinar ini. FPTI UPI siap memperluas kemitraan untuk mendorong transformasi digital TVET yang inklusif, etis, dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda SDGs, ujarnya. (Kontributor:HUMAS FPTI)

Open Visit UPI Kampus Sumedang Tarik Antusias Ratusan Calon Mahasiswa

18 Feb 2026 • Humas UPI

Sumedang, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang sukses menyelenggarakan kegiatan Open Visit sebagai upaya memperkenalkan lingkungan akademik, fasilitas, serta program studi kepada masyarakat, khususnya calon mahasiswa dan siswa sekolah menengah di wilayah Sumedang dan sekitarnya yang dilaksanakan di Kampus UPI Sumedang Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu (14/2/2026)

Kegiatan ini terinspirasi dari program open visit yang direncanakan oleh universitas pusat, yang sebelumnya difokuskan pada beberapa kampus daerah. Melihat tingginya tingkat persaingan perguruan tinggi di wilayah Sumedang, UPI Kampus Sumedang memandang penting untuk mengadakan kegiatan serupa guna meningkatkan daya tarik dan memperkuat eksistensi kampus di tengah masyarakat.

Direktur UPI Kampus Sumedang Prof. Dr. Indra Safari, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kampus secara langsung kepada calon mahasiswa. “Kami merasa kegiatan open visit ini sangat penting, mengingat di wilayah Sumedang terdapat banyak perguruan tinggi lain. Oleh karena itu, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat UPI Kampus Sumedang,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Berdasarkan data pendaftaran online, tercatat sebanyak 370 peserta telah mendaftar. Selain itu, banyak peserta yang hadir langsung tanpa pendaftaran daring, sebagian besar memperoleh informasi melalui guru bimbingan konseling dan pihak sekolah. Secara keseluruhan, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai unsur kampus, termasuk ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang berperan aktif dalam memberikan informasi dan pendampingan kepada para pengunjung.

Melalui kegiatan Open Visit ini, UPI Kampus Sumedang berharap dapat menarik calon mahasiswa terbaik yang memiliki potensi dan daya saing tinggi. “Harapan kami, kegiatan ini dapat menjaring siswa-siswa terbaik yang nantinya mampu berprestasi dan membawa nama baik UPI, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UPI Kampus Sumedang untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas akses informasi, serta memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan kompetitif. (Rija)

Open Visit UPI Sumedang Dorong Peningkatan Akses Pendidikan dan Kualitas SDM Daerah

18 Feb 2026 • Humas UPI

Sumedang, UPI

Kegiatan Open Visit yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dinilai strategis dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Sumedang dilaksanakan di Kampus UPI Sumedang Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu (14/2/2026)

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dadang Setiawan, S.Ag.,M.Si menyampaikan apresiasi atas upaya UPI dalam membuka akses dan memperkenalkan dunia kampus kepada para siswa SMA dan SMK. Menurutnya, kegiatan Open Visit memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk melihat secara langsung fasilitas, program studi, serta peluang masa depan yang dapat diraih melalui pendidikan tinggi.

“Kami sangat mengapresiasi upaya ini sebagai bagian dari langkah mendongkrak peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya melalui sektor pendidikan. Dengan adanya Open Visit, para siswa dapat memperoleh informasi yang utuh tentang dunia perkuliahan dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa rata-rata lama sekolah masyarakat Sumedang saat ini masih berada di angka sekitar 8,92 tahun. Oleh karena itu, peningkatan jumlah lulusan pendidikan tinggi menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Kami berharap semakin banyak generasi muda Sumedang yang melanjutkan pendidikan di UPI Kampus Sumedang. Hal ini akan berdampak besar terhadap percepatan pembangunan daerah, karena kualitas SDM menjadi fondasi utama kemajuan suatu wilayah,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat Sumedang dapat memperoleh perhatian khusus dan kesempatan yang optimal untuk mengakses pendidikan di kampus tersebut, sehingga keberadaan UPI Kampus Sumedang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Kegiatan Open Visit ini menjadi salah satu bentuk komitmen UPI dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, karakter, dan inovasi untuk kemajuan daerah dan bangsa. (Rija)

UPI Kedekatan dengan Masyarakat melalui Open Visit di Kampus Sumedang

18 Feb 2026 • Humas UPI

Sumedang, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat melalui kegiatan Open Vision yang diselenggarakan di Kampus UPI Sumedang. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat dan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai program studi, fasilitas, serta prestasi mahasiswa kepada publik, khususnya warga Sumedang dan sekitarnya yang dilaksanakan di Kampus UPI Sumedang Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu (14/2/2026)

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, dan Sistem Informasi. Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd salah satu pimpinan UPI yang juga merupakan warga asli Sumedang menyampaikan bahwa kegiatan ini dipersembahkan khusus untuk masyarakat Sumedang agar dapat lebih mengenal UPI tanpa harus datang jauh ke kampus pusat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat secara langsung melihat kualitas pendidikan, fasilitas pendukung, serta berbagai capaian yang telah diraih oleh mahasiswa UPI.

UPI menegaskan bahwa seluruh kampus UPI, baik di kampus pusat maupun daerah, memiliki standar kualitas yang sama. Kampus UPI tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Bandung, Tasikmalaya, Serang, Purwakarta, serta kawasan Cibiru. Kesetaraan ini mencakup layanan akademik, fasilitas, serta sistem koordinasi yang terintegrasi antara kampus pusat dan kampus daerah.

“Kualitas UPI di manapun berada adalah sama. Baik di pusat maupun di daerah, kami memastikan layanan dan fasilitas yang diberikan setara, sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman pendidikan terbaik,” ujarnya.

Kegiatan Open Visit ini juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat pengembangan Kampus UPI Sumedang. Saat ini, selain program sarjana (S1), kampus Sumedang juga telah mulai mengembangkan program magister (S2), dan ke depan diharapkan dapat membuka program doktor (S3). Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat Sumedang dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerahnya.

Pimpinan UPI turut mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh civitas akademika Kampus UPI Sumedang atas terselenggaranya kegiatan yang meriah dan penuh semangat. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap UPI sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak.

Melalui kegiatan ini, UPI berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dekat dengan masyarakat.

“Jangan lupa, pilih UPI,” menjadi pesan penutup yang disampaikan sebagai ajakan kepada generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. (Rija)

Sinergi UPI, ITB, dan Unpad Perkuat Kualitas Pendidikan di Olimpiade Fisika Indonesia 2026

18 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi kembali memperkuat ekosistem sains nasional. Sejumlah dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Padjadjaran (Unpad) bersinergi dalam penyelenggaraan Olimpiade Fisika Indonesia (OFI) 2026 yang berlangsung di Bandung, 13–15 Februari 2026.

Kegiatan tahunan yang memasuki edisi ke-5 ini merupakan hasil kolaborasi antara Indonesian Scientific Society (ISS) dengan SEAMEO QITEP in Science. Penyelenggaraan tahun ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas.

Sejak pertama kali digelar pada 2022, antusiasme peserta OFI terus meningkat. Tahun ini, tercatat sebanyak 243 siswa dari 21 provinsi di Indonesia mendaftar sebagai peserta. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, sebanyak 99 siswa dari 10 provinsi berhasil melaju ke babak Grand Final yang dipusatkan di Hotel De Java, Sukajadi, Kota Bandung.

Kualitas kompetisi ini dijaga ketat oleh tim dewan juri yang terdiri dari para pakar di bidangnya seperti Prof. Bobby Eka Gunara (Fisika ITB), Dr. Selly Feranie (Program Studi Fisika UPI), dan Dr. Kartika Hajar Kirana, M.Si. (Fisika Unpad)

Ketua Pelaksana OFI 2026, Doni Nurdiansyah, menjelaskan bahwa format pengujian tahun ini dirancang berbeda. Selain tes kognitif berbasis kertas (paper test), peserta ditantang melalui tahap studi kasus.

“Model ini tidak hanya mengukur penguasaan kognitif, tetapi juga menilai kemampuan pemecahan masalah (problem-solving), berpikir kreatif, literasi ilmiah, hingga kemampuan komunikasi argumentatif peserta,” ujar Doni.

Dalam tahap studi kasus, peserta diberikan persoalan acak yang mencakup fisika teoretik, fisika kebumian, dan fisika batuan. Mereka diperbolehkan mengeksplorasi jurnal serta referensi ilmiah untuk merumuskan solusi sebelum mempresentasikannya di hadapan dewan juri.

Pada acara penutupan, Minggu (15/02), perwakilan juri Dr. Selly Feranie menekankan pentingnya peran fisika dalam kemajuan teknologi, mulai dari eksplorasi bawah permukaan bumi hingga kajian semesta. Ia juga mengimbau para guru untuk mulai mengintegrasikan artikel ilmiah dalam proses pembelajaran.

“Tujuannya agar siswa terbiasa dengan pendekatan deep learning dan mampu melakukan analisis multidimensi terhadap berbagai permasalahan,” ungkap Selly.

Ketua ISS, Iwan Gunawan, turut memberikan apresiasi tinggi kepada para finalis. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencapai tahap final merupakan cerminan dedikasi tinggi para siswa dalam bidang sains.

Melalui sinergi ini, UPI bersama mitra institusinya terus memperkuat peran strategis dalam membina talenta sains nasional, sekaligus mencetak generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi masa depan. (DN)

Pencarian