English
Indonesia

Chantica Febi Maharani : Pada Program MSIB Tangani General Banking Program PT Bank Mandiri (Persero)

08 Jan 2023 • Humas UPI

Chantica Febi Maharani Merupakan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2019. Chantica diterima program magang studi independen bersertifikat di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bidang pekerjaan yang di tangani oleh Chantica adalah general banking program, yang dimana pada bidang ini Chantica berperan layaknya customer service. 

Chantica sudah mengetahui program MBKM ini sejak awal, namun pada akhir desember, Chantica lebih banyak mencari tahu melalui website kampus merdeka yang selalu dipantaunya setiap hari. Serta Chantica juga mencari tahu perusahaan mana yang membuka lowongan pekerjaan, dengan tujuan untuk mengetahui posisi apa yang dibutuhkan dan juga persyaratan apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. 

Kepada redaksi, Chantica membagikan terkait apa saja yang harus disiapkan untuk keperluan seleksi magang, pertama dan paling utama yang Chantica sampaikan adalah memiliki akun MBKM, yang bisa didapat dengan mendaftarkan diri pada website resminya MBKM. Setelah itu, lengkapi berkas-berkasnya. Seperti CV, Transkrip Nilai, Surat Rekomendasi Magang, Sertifikat. dan Bisa ditambah juga dengan berkas tambahan lainnya jika memang diperlukan seperti Portofolio. 

Chantica juga menyampaikan, ada 3 tahapan yang harus dilalui oleh calon pemagang, Tahap awal Chantica diharuskan untuk melengkapi berkas berkas yang diperlukan seperti CV, Transkrip nilai, surat rekomendasi magang serta sertifikat sertifikat yang bersangkutan lainnya. Pada Tahap kedua Chantica diminta untuk melakukan assessment, pengisian soal mengenai TPA, TPB dan Perbankan. Lalu Chantica melakukan wawancara secara langsung sebagai tahapan akhir dari seleksi magang ini. 

Tidak menyangka sekaligus senang adalah kesan pertama yang dirasakan oleh Chantica, yang diikuti dengan rasa bangga atas pencapaian dirinya senditi yang telah berniat besar untuk dapat melaksanakan magang pada semester 7 kelak, akhirnya dapat terwujud di waktu yang diinginkan oleh Chantica.  Program magang ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Karena, dapat memberikan peluang kepada mahasiswa yang belum sama sekali memiliki pengalaman di dunia kerja, walaupun tidak selaras dengan program studi yang di tempuh, masih memiliki peluang untuk bisa menjalani program magang ini. 

Kegiatan serta pengalaman pada satu bulan pertama yang dijalani oleh Chantica adalah masa training, yang dimana pada masa ini Chantica mempelajari banyak hal tentang perbankan, lalu Chantica juga mempelajari bagaimana melayani nasabah dengan baik. Chantica juga mempelajari semua sistem yang ada pada PT. Bank Mandiri Tbk. Selesai dari masa training Chantica melanjutkan kegiatan magangnya selama lima bulan dengan sebutan On The Job (OTJ). Pada masa ini hal hal yang dilakukan oleh Chantica adalah melayani nasabah dengam baik, belajar mencari nasabah, belajar mengaplikasikan sistem yang ada serta Chantica juga turut ikut pada kegiatan di luar kantor. Lalu di akhiri dengan adanya presentasi terkait inovasi yang bisa ia berikan untuk PT Bank Mandiri Tbk. 

Mahasiswa memiliki peran untuk membantu pekerjaan karyawan dan staff yang ada di kantor, menjual produk perbankan, serta memberikan inovasi untuk kemajuan perusahaan yang menaunginya selama masa kegaiatan magang.  Tips untuk lolos seleksi magang ini adalah optimis akan pilihan kita, observasi perusahaan yang ingin kita tuju, dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh perusahaan yang kita tuju dengan sebaik mungkin. serta kita harus disiplin akan peraturan dan ketetapan yang di terapkan di perusahaan yang kita tuju, tidak lupa untuk berdoa agar semua yang kita inginkan berjalan sebagaimana mestinya (Kontributor Humas UPI) 

Karya Animasi 3D Stop Motion: Diantara Motivasi dan Keterbatasan Fasilitas Prodi FTV FPSD UPI

06 Jan 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI

Animasi umumnya terbagi menjadi tiga kategori, yaitu traditional animation (2D animation), stop motion, dan computer graphics animation (3D animation). Gerak henti atau stop motion (bahasa Inggris) adalah sebuah teknik animasi untuk membuat sebuah objek dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Objek tersebut digerakan sedikit demi sedikit di setiap frame yang akan difoto, menciptakan ilusi pergerakan saat serangkaian frame tersebut dimainkan secara berurutan.Ilusi pergerakan inilah yang pada akhirnya menjadi sebuah video.

Tantangan dalam pembuatan animasi stop motion adalah kesabaran dalam proses pembuatannya. Untuk membuat manipulasi berupa satu gerakan saja, membutuhkan banyak frame untuk menyusunnya. Guna mendapatkan satu frame maka si pembuat harus men-take (mengambil) gambar objek satu kali dalam posisi atau pose yang berbeda (berdasarkan pengalaman peneliti mencoba membuat stop motion). Inilah tantangannya karena memang benda mati sebagai objeknya. Jadi istilah yang paling pas bukanlah “merekam” sebuah objek. Namun memotret sebuah objek. Berbeda dengan misalnya sebuah objek yang hidup, untuk mendapatkan videonya hanya butuh untuk merekam. Ketika frame-frame hasil dari memotret pose objek tadi diputar maka akan tercipta ilusi pergerakan animasi.

Dalam kurikulum Program Studi Film Dan Televisi (FTV) FPSD UPI, mata kuliah animasi stop motion (3D) merupakan sebuah kelanjutan dari mata kuliah gambar dasar di semester  2, story board di semester 3 animasi 2 D di semester  4 dan  di semester 5 mahasiswa melanjutkan ke matakuliah  3 D stop motion sebagai sebuah rangkaian keilmuan animasi untuk mendukung projek film dan televisi  sebagai keilmuan utama di Prodi Film dan Televisi.

Ujian Akhir semester mahasiswa FTV UPI yang mengontrak mata kuliah figure gerak henti (stop Motion) berlangsung pada tanggal 28 Desember 2022 di ruang lab FTV lantai dasar gedung Fakri Gafar. Pada kesempatan ini mahasiswa menghadirkan 24 karya animasi stop motion yang ditayangkan di depan 2 orang dosen penguji yakni: Sallsa Soli Nafsika sebagai dosen pengampu, dan Aditia sebagai dosen luar biasa. Hasil dari ujian dalam bentuk film animasi pendek berdurasi antara 6-7 menit ini menurut Salsa Solli Nafsika cukup memuaskan bahkan diluar ekspektasi dosen pengampu. Artinya hasil karya mahasiswa dengan dukungan fasilitas prodi ftv yang sangat minim dapat menghasilkan karya yang baik. Motivasi mahasiswa angkatan 2020 yang saat ini tengah menempuh semester 5 cukup baik dengan beban mata kuliah lainnya yang juga berat, namun dapat menyelesaikan tugas animasi stop motion dengan hasil yang baik. Hal ini merupakan indikator capaian yang di dapat dari motivasi yang luar biasa.

Secara teknis karya berdurasi 7 menit dgn teknik Pengambilan gambar frame by frame. Total gambar yang dihasilkan sebanyak 10.080 pictures. Pada praktiknya memerlukan alat dan bahan yang bisa disentuh, butuh keterampilan tangan untuk mengukir/bahkan menjahit, membuat miniatur, atau diorama dan ditunjang oleh lighting yang tidak boleh berubah posisinya (memerlukan ruangan gelap yang selalu sama dan tidak bisa membedakan siang dan malam di dalamnya) sehingga animator harus terkurung di dalam ruangan itu untuk menganimasi, ini membutuhkan kesabaran, ketelitian dan ketekunan dan tingkat pemahaman terhadap animasi yang sangat detail. Dalam pengerjaanya, mahasiswa musti membangun setting dan karakter secara manual (perlu keterampilan), menganimasi secara manual (perlu kesabaran, ketelitian, detail animasi), lighting yang harus detail dan tidak berubah, mahasiswa terkurung di dalam ruangan gelap selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, sulit dilakukan animasi ulang/ redo setelah production selesai (sulit melakukan hal yang sama persis, pasti akan ada perbedaan karena shootingnya manual). Sampai sejauh ini produksi dilakukan ada yang di kampus dan ada juga yang di kosan karen keterbatasan ruang. Hal tersebut tidak menjadi hambatan karena semangat juang mahasiswa untuk menghasilkan karya yang luar biasa dan tentunya bisa ditawarkan secara komersil di industri animasi Indonesia saat ini yang sangat berkembang pesat. Dalam proses pembuatannya mahasiswa FTV menggunakan alat yang terbatas dan sepenuhnya menggunakan kreativitas. Dalam praktiknya mahasiswa melakukan eksplorasi untuk mnghasilkan gambar yang bagus dan untuk mendampatkan gambar yang bagus mahasiswa harus tiarap, telungkup, jongkok sehingga kadang-kadang mahasiswa mengalami sakit pinggang dan sebagainya. Karakter yang dibuat menggunakan teknik pinching, karena menggunanakan clay/malam/plastisin yang dibuat sedemikian rupa sesuai desain karakter. Setting yang diciptakan berupa diorama atau miniatur dari motivasi, dan kreativitas mahasiswa.

Bukan hanya menghibur, ada banyak nilai penting yang diangkat dalam film animasi. Tujuannya untuk mendidik dengan cara yang mudah diterima dan dipahami. Bukan hanya anak, orang tua juga perlu menonton film animasi untuk mengenal karakter anak di dunia nyata.

Animator adalah profesi yang berkaitan dengan seni menciptakan ragam gambar yang akan membentuk ilusi bergerak pada saat ditayangkan. Pekerjaan menjadi salah satu pekerjaan impian di dunia animasi. Seorang animator bisa kerja di industri film, televisi, iklan, olahraga, bahkan video game. Prodi Film dan Televisi UPI sebagai prodi yang berhaluan pada dunia industri tentu harus mengakomodasi mahasiswa yang belajar di kampus untuk dapat bersaing di dunia industri dan supaya dapat mewujudkan sumber daya yang professional harus juga diimbangi dengan fasilitas belajar mengajar yang memadai. (Hery Udo)

Rini Nurlatifah : Program Pejuang Muda Kemensos laboratorium sosial untuk memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

05 Jan 2023 • Humas UPI

Rini Nurlatifah merupakan mahasiswa program studi pendidikan akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2017 yang lolos program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pejuang muda kemensos. Pejuang Muda Kampus Merdeka Kementrian Sosial RI merupakan program yang menjadi laboratorium sosial mahasiswa untuk memberikan dampak sosial bagi masyarakat secara konkret dan nyata melalui program yang dirancang.

Rini mendapatkan informasi program pejuang muda kemensos dari media social, lalu mencari informasi lebih lanjut terkait program ini. Setelah mendapatkan berbagai informasi dan program ini sesuai dengan minatnya selama mengikuti berbagai organisasi, yakni bidang sosial dan kemanusiaan sehingga akhirnya mantap untuk mendaftar.

Menurut Rini, yang harus dipersiapkan untuk seleksi pejuang muda kemensos diantaranya harus dipersiapkan untuk seleksi program ini tentu berkas administrasi dan yang tidak kalah penting adalah portofolio sebagai ringkasan apa yang sudah kita lakukan/ciptakan yang relevan dengan kebutuhan program. Selebihnya yakni berbagai pengetahuan, pengalaman dan ketertarikan akan kondisi yang ada di masyarakat.

Proses seleksi pejuang muda kemensos, Proses seleksi program ini sekitar satu bulan dan lengkapnya dapat dilihat di web pejuang muda kemensos. Terdapat dua tahap seleksi yang saya lalui, yakni administrasi dan Leaderless Group Discussion (LGD). Untuk seleksi administrasi sama seperti program lainnya, kami mempersiapkan cv, portofolio, serta essai. Selain itu, pendaftar diharuskan memilih satu dari empat fokus yang pada masalah social serta menggunakannya sebagai topik essai. Di tahap ini pendaftar mencapai belasan ribu.

Setelah tahap administrasi dilewati, terdapat sekitar sepuluh ribu pendaftar yang lolos dan lanjut ke tahap seleksi kedua yakni LGD, tahapan yang paling membuat saya gugup belum memiliki pengalaman dalam seleksi yang menggunakan LDG, apalagi dengan kelompok yang saya tidak kenal sebelumnya. Di tahap ini kami diberikan isu permasalahan social dan harus berdiskusi mencari solusi untuk memecahkan maslah tersebut.

Peserta yang lolos LDG sebanyak 5140 peserta yang rencananya akan ditempatkan di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Setelah lolos dua tahap tadi, tinggal menunggu penempatan. Saya daftar untuk penempatan Jawa Barat. Namun, ketika pengumuman ternyata Rini ditempatkan di daerah yang sangat jauh, yakni Lampung, tepatnya Way Kanan. Hal ini membuat bimbang untuk melanjutkan atau mundur. Namun, akhirnya Rini menjadi salah satu perserta Pejuang Muda dengan penempatan Kab. Way Kanan bersama lima rekan pejuang lainnya.

Lolos dalam program ini memberikan kesan tersendiri baginya, karena salah satu harapan ketika kuliah adalah mengikuti salah satu program MBKM dan akhirnya terwujud melalui program Pejuang Muda. Banyak hal yang harus saya pertimbangkan untuk bisa sampai di tahap ini dan semua terbayar ketika saya lolos dan menjalankan tugas. Semua wawasan dan pengalaman sangat berharga untuk kedepannya, ditambah bisa mengunjungi daerah di luar pulau jawa dengan program ini.
Peran mahasiwa dalam kegiatan pejuang muda kemensos, Selain verival bantuan, Pejuang Muda harus melakukan pemetaan social berkaitan dengan permasalahan yang ada dimasyarakat, lalu mencari solusi bagi permasalahan tersebut.

Program ini memberikan kesempatan Rini untuk meluaskan langkah, membuka mata, hati dan pikiran akan berbagai hal, terutama keadaan social di masyarakat. Rini besar di daerah dengan fasilitas yang mendukung, namun ketika saya berkunjung ke berbagai Kampung, melihat dan mengalami perbedaan ketersediaan fasilitas dengan yang ada di Jawa membekas diingatan saya.

Perjalanan dari kampung ke kampung, rumah ke rumah juga membekas diingatan. sering kali kami jatuh dari kendaraan, menerobos kebun kopi dengan jalan setapak yang bahkan ketika naik motornya saja saya tahan napas, lalu ban motor yang harus diberi rantai dulu baru motornya bisa jalan dikarenakan jalannya berupa tanah dan licin.

Kenangan berharga lain adalah keluarga. Saya pergi kesana tanpa mengenal siapapun, hanya bermodalkan niat, tekad dan doa orang tua, saya memberanikan diri pergi. Sesaat disana, saya menemukan keluarga baru yang saling menjaga dan juga pribumi yang menerima kami dengan penuh keramahan (Yana Setiawan)

Rektor UPI Minta Pejabat Baru untuk Luruskan Niat

05 Jan 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., meminta para pejabat baru untuk meluruskan niatnya hanya untuk mengembangkan lembaga, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Amanah tersebut disampaikan kepada 13 pejabat baru pada acara pelantikan pejabat di lingkungan UPI. Pelantikan Pejabat di Lingkungan UPI berlangsung di Ruang Auditorium Gedung FPEB Lt. 6 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Rabu (4/1/2023).

Rektor menegaskan,”Yang harus dibenahi itu adalah niat, ini adalah sumber energinya. Jadi, luruskan niatnya untuk pengembangan lembaga. Berikutnya, wujudkan dengan ikhtiar yang maksimal sesuai dengan kapasitasnya, tetapi juga harus memiliki pikiran-pikiran baru. Jangan melakukannya dengan cara-cara biasa, gunakan cara yang tidak lazim atau extra ordinary, cara tidak lazim dalam artian positif.”

Jika masih mengandalkan cara biasa, ujarnya, maka akan susah untuk meraih prestasi. Jangan juga melakukan strategi yang sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya karena para kompetitor sudah melakukan perubahan, mereka sudah melompat, mungkin mereka juga sudah melakukannya dengan strategi yang lebih inovatif.

“Oleh karena itu maksimalkan, maksimalkan dan lakukan ikhtiar secara intens, termasuk melakukannya dengan cara-cara inovatif dan kreatif yang baru, jangan mengekor,” tegasnya.

Gunakan otoritas semaksimal mungkin untuk kemajuan UPI. Dengan status UPI sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), ini adalah sebuah peluang dan kesempatan yang diberikan pemerintah untuk berlari. Jika tidak dimanfaatkan maka itu adalah sebuah kesalahan, dosa yang dibuat oleh sendiri.

Dikatakannya,”Berpikirlah strategis, pikirkan hal-hal besar, jangan mengurusi hal-hal kecil yang jelimet, nanti akan susah sendiri, yakinlah atas kemampuan diri. Jika sekedar menjabat, sekedar menjalankan tugas, ini benar-benar merugikan semua, diri sendiri dan lembaga. Kesempatan menjabat harus dijadikan momentum untuk berbuat baik, karena ini tidak terulang lagi dan sejarah akan mencatat.”

UPI adalah lembaga publik, lembaga bersama, ungkapnya. Lakukanlah dengan bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Karena itu, di samping kita memikirkan strategi untuk berlari, kita juga harus memikirkan bagaimana membawa gerbong, karena kita adalah pimpinan, maksimalkan semua potensi, semoga ini menjadi spirit bagi kita semua.

“Fakta di lapangan tidak akan seindah yang ada di buku, setiap persoalan harus diatasi. Kita harus memiliki integritas, tidak korup dan tidak menyalahgunakan wewenang. Pimpinan harus memiliki kebijakan yang positif, yang menguntungkan lembaga,” harapnya.

Kegiatan pelantikan pejabat di lingkungan UPI diharapkan dapat menjadi momentum yang baik bagi para pejabat yang dilantik maupun bagi universitas. Bagi pejabat yang purna bakti, yang sudah selesai masa tugasnya, Rektor dan segenap pimpinan universitas mengucapkan terima kasih. Apa yang selama ini dilakukan semoga menjadi amal baik.

“Menyambut tahun baru, kita sambut dengan semangat baru dan gairah baru, walaupun persoalan baru akan datang. Persoalan baru yang lebih menantang dan lebih rumit, datang tanpa kita harapkan, harus harus dihadapi oleh kita semua. Kita tidak perlu takut, karena itu semua sesuatu yang alamiah dalam kehidupan, bagian dari dinamika kehidupan,” pungkasnya. (dodiangga)

Awal Tahun, Rektor UPI Lantik 13 Pejabat Baru

04 Jan 2023 • Humas UPI

Bandung UPI

Alhamdulillah kita memiliki pejabat baru, di tahun baru dan semoga bisa bekerja dengan semangat baru. Tentu saja kita harapkan banyak hal, yaitu kreatifitas dan inovasi. Jika para pejabat baru ini tidak kreatif dan inovatif maka akan sulit untuk bersaing. Saat ini, persoalannya semakin sulit, makin rumit dan semakin memerlukan pemikiran dan kreatifitas yang tinggi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., yang ditemui usai melantik 13 pejabat baru pada acara Pelantikan Pejabat di Lingkungan UPI di Ruang Auditorium Gedung FPEB Lt. 6 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Rabu (4/1/2023).

Ditegaskannya,”Walaupun demikian, setiap program kerja tentu saja ada koridornya, ada aturannya dan ada regulasinya. Oleh karena itu, agar tidak kemana-mana (program kerjanya.red) maka strateginya kita bingkai dengan program. Berikutnya, mereka diminta untuk menuangkan pikiran dan kreatifitasnya itu dalam bentuk program-program yang memang ada aturan mainnya.”

Melalui hal tersebutlah, ujarnya lagi, pimpinan universitas bisa melihat apakah mereka itu merancang program-program kegiatan yang terarah kepada pengembangan universitas atau tidak. Ini adalah sarana untuk memandu agar mereka tidak salah jalan dan tidak keliru terhadap arah kebijakan universitas.

“Terkait sanksi, mereka memiliki konsekuensi jika melanggar kontrak kerja. Para pejabat yang melanggar harus menyerahkan jabatannya pada lembaga,” tegasnya.

Status kita adalah Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), ungkapnya, ini adalah peluang dan kesempatan dari pemerintah yang diberikan kepada kita. Saya harapkan bahwa peluang kemandirian ini harus betul-betul dimanfaatkan oleh kita secara bertanggungjawab. Artinya kita mempunyai keleluasaan, punya kebebasan tetapi yang bertanggungjawab, jangan digunakan semena-mena. Manfaatkanlah peluang tersebut dengan sebaik mungkin, jangan sampai kita tidak memanfaatkan kesempatan ini. (dodiangga)

NONAMANIPJABATANNO. SKTGL. SKMASA BAKTIUnit Kerja
 1Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd.197303262000031003Dekan FPSD  2023-2027UPI
 2Dr. Trianti Nugraheni, S.Sn., M.Si.197303161997022001Wakil Dekan Bidang Akademik FPSD  2023-2027UPI
 3Dr. Tri Karyono, M.Sn.196611071994021001Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Keuangan, dan Umum FPSD  2023-2027UPI
 4Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si.197902262005011008Ketua Program Studi Sains Informasi Geografi Program Sarjana0871/UN40/KP.09.04/202225 Mei 20222022-2026FPIPS UPI
 5Dr. Tarunasena, M.Pd.196808281998021001Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3)1964/UN40/KP.09.04/20222 Desember 2022Pengganti Antar Waktu Masa Bakti 2021-2024FPIPS UPI
 6Arief Johari, S.ST., M.Ds.920200119810122101Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual Jenjang Sarjana1492/UN40/KP.09.04/20221 September 20222022-2026FPSD UPI
 7Dr. phil. Leli Kurniawati, S.Pd., M.Mus.197111092000032004Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Peranan Wanita/Gender dan Perlindungan Anak1148/UN40/KP.09.04/202219 Juli 2022Pengganti Antar Waktu Masa Bakti 2020-2024UPI
 8Ayung Candra Padmasari, S.Pd., M.T.920171219870811201Ketua Program Studi Pendidikan Multimedia1228/UN40/KP.09.04/202229 Juli 20222022-2026Kampus UPI di Cibiru
 9Azizah Fauziyah, S.Pd., M.Pd.920171219910820201Ketua Program Studi Kewirausahaan Program Sarjana1042/UN40/KP.09.04/202224 Juni 20222022-2026Kampus UPI di Tasikmalaya
 10Nuur Wachid Abdulmajid, S.Pd., M.Pd.920171219910625101Ketua Program Studi Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi1041/UN40/KP.09.04/202227 Juni 20222022-2026Kampus UPI di Purwakarta
 11Dewi Indriati Hadi Putri, S.Pd., M.T.920190219900126201Ketua Program Studi Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan1285/UN40/KP.09.04/20228 Agustus 2022Pengganti Antar Waktu Masa Bakti 2021-2025Kampus UPI di Purwakarta
 12Ferry Dwi Cahyadi, S.Pd., M.Sc.920171219900902101Ketua Program Studi Pendiidkan Kelautan dan Perikanan1087/UN40/KP.09.04/20226 Juli 20222022-2026Kampus UPI di Serang
 13Dr. Ir. H. R. Aam Hamdani, M.T., IPM.196601111991011001Kepala Unit Pelaksana Teknis Lembaga Sertifikasi Profesi1141/UN40/KP.09.04/202215 Juli 20222022-2026UPI

Pencarian