English
Indonesia

Dekan FPSD UPI: 100 Hari Kerja Pertama Fokus Kuatkan Tata Kelola

04 Jan 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI

100 hari kerja pertama kami akan fokus pada perbaikan dan penguatan tata kelola. Berikutnya, kami akan mengembangkan kualitas SDM serta membangun sinergitas positif di lingkungan sivitas akademika FPSD untuk mendukung UPI sebagai Leading and Outstanding University atau Universitas Pelopor dan Unggul.

Pernyataan tersebut disampaikan Dekan FPSD Periode 2023-2027 Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., yang ditemui usai pelantikan dirinya pada acara Pelantikan Pejabat di Lingkungan UPI di Ruang Auditorium Gedung FPEB Lt. 6 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Rabu (4/1/2023).

Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., dilantik sebagai Dekan FPSD Periode 2023-2027 berdasarkan Kutipan Keputusan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Nomor 038/UN40/KP.09.04/2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dekan dan Wakil Dekan pada Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia. Turut dilantik juga Dr. Trianti Nugraheni, S.Sn., M.Si., sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik FPSD dan Dr. Tri Karyono, M.Sn., sebagai Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Keuangan, dan Umum FPSD.

Lebih lanjut diungkapkan,”Saya memandang ini merupakan tugas besar. Rektor UPI menginginkan FPSD menjadi fakultas dengan standar kelas dunia. Oleh karena itu, kami akan membangun sinergitas potensi di FPSD untuk coba mewujudkan cita-cita bersama tersebut.”

Kami sadar, ungkapnya lagi, memang keunggulan itu ada di kami. Persoalan utama adalah kita mencoba menata tata kelola kembali dengan baik dan bagaimana potensi-potensi besar yang ada di FPSD bisa menjadi keunggulan tersendiri di universitas.

“Tantangan terbesar saat ini belum teridentifikasi lebih mendalam. Namun demikian, secara spontan kami dapat melihat bahwa persoalan untuk dapat bekerjasama dan bersinergi dalam rangka mengembangkan potensi tersebut (ini yang menjadi persoalannya.red), diperlukan niat bersama yang baik sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Rektor,” tegasnya.

Dikatakannya lebih lanjut, Rektor mengatakan bahwa kita harus bersama-sama, bergotong royong untuk membangun sebuah kekuatan untuk kemajuan FPSD. Ini sebuah strategi yang harus dikembangkan dan dirincikan potensi-potensi yang dimiliki agar programnya tidak bersifat parsial.

Ditegaskannya,”Berkaitan dengan program kerja pimpinan fakultas sebelumnya, kami sama-sama membangun fakultas ini dari titik nol. Ada beberapa program kerja yang akan kami optimalkan di periode sekarang. Sehubungan dengan potensi FPSD, kami akan terus menggali potensi tersebut untuk dapat dikembangkan secara luas. Mohon doa agar kami pimpinan FPSD, dapat menjalankan amanah dan tugas dengan sebaik-baiknya.” (dodiangga)   

Tambah  4 Guru Besar Baru, UPI Tingkatkan Reputasi Kelembagaan

03 Jan 2023 • Humas UPI

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia Prof. Dr. H. Adang Suherman, M.A bersama Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan dan Sistem Informasi Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P secara resmi menyerahkan surat keputusan pengangkatan jabatan akademik/fungsional dosen sebagai profesor/guru besar kepada 4 dosen Universitas Pendidikan Indonesia di ruang rapat Partere Gedung Rektorat UPI (30/12/2022).

Hadir sejumlah pimpinan yaitu Ketua Senat Akademik Prof. Dr. H. Sumarto, M.SIE, Sekretaris Dewan Guru Besar Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd, Kepala Biro SDM Dr. Liris Raspatiningrum, M.Pd serta pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) dan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK).  Penyerahan surat pengangkatan jabatan akademik/fungsional dosen sebagai profesor/guru besar diberikan kepada 4 dosen UPI yaitu Dr. Drs. Rudi Susilana, M.Si, Dr. Ida Kaniawati, M.Si, Dr. Jaja Kustija, M.Sc serta Dr. Asep Yudi Permana, S.Pd., M.Des.

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia UPI Prof. Dr. H. Adang Suherman, M.A menyampaikan apresiasi atas pengangkatan jabatan profesor/guru besar untuk 4 dosen UPI pada akhir Tahun 2022. Para profesor/guru besar baru diharapkan dapat menjadi rujukan pada bidang pengembangan keilmuan masing-masing serta dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan reputasi kelembagaan UPI serta bagi masyarakat.

Ketua Senat Akademik UPI Prof. Dr. H. Sumarto, M.SIE mengajak kepada profesor/guru besar baru untuk terus meningkatkan capaian publikasi karya ilmiahnya dalam bentuk publikasi jurnal maupun publikasi buku serta  memiliki peran penting dalam menyebarluaskan gagasannya sesuai bidang akademik dan keilmuanya masing-masing untuk mencerahkan masyarakat.

Sekretaris Dewan Guru Besar UPI Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd menjelaskan bahwa jumlah profesor/guru besar UPI Sampai Tahun 2023 ini sebanyak 139 orang. Menurutnya, merujuk undang-undang guru dan dosen bahwa profesor/guru besar merupakan jabatan fungsional tertinggi bagi dosen di lingkungan satuan pendidikan tinggi yang berperan sebagai pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga dengan hadirnya para profesor/guru besar yang baru dapat memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat serta dapat membantu melahirkan profesor/guru besar yang baru pada generasi berikutnya.

Berikut 4 dosen yang telah diangkat dan ditetapkan dalam jabatan akademik/fungsional dosen sebagai profesor/guru besar di Universitas Pendidikan Indonesia yaitu  Dr. Drs. Rudi Susilana, M.Si merupakan dosen sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia yang ditetapkan sebagai profesor/guru besar dalam bidang ilmu pengembangan kurikulum mulai tanggal 1 November 2022.

Dr. Ida Kaniawati, M.Si merupakan dosen Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia yang ditetapkan sebagai profesor/guru besar dalam bidang ilmu Strategi Pengubahan Miskonsepsi IPA mulai tanggal 1 Desember 2022.

Dr. Jaja Kustija, M.Sc mrupakan dosen Fakultass Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia yang ditetapkan sebagai profesor/guru besar dalam bidang ilmu Pembelajaran Teknik Elektro dan Mekatronika mulai tanggal 1 November 2022.

Dr. Asep Yudi Permana, S.Pd., M.Des merupakan dosen Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia yang ditetapkan sebagai profesor/guru besar dalam bidang ilmu Arsitektur dan Perkotaan mulai tanggal 1 Desember 2022 (Yana Setiawan/Humas UPI)

UPI Kampus di Tasikmalaya Resmikan Gedung Baru SD Laboratorium Percontohan dan Masjid

03 Jan 2023 • Humas UPI

Tasikmalaya, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd, beserta para Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia meresmikan gedung sekolah Labschool dan Masjid Kampus di Kampus Tasikmalaya.

Acara diawali dengan penyampaian pembukaan oleh Kepala BPS Dr. Prayoga Bestari, M.Si menuturkan dengan diresmikannya gedung sekolah baru ini diharapkan kedepannya Labschool makin maju lagi dan makin baik. Untuk saat ini biaya pembangunan gedung ini menggunakan biaya dari SPP para siswa. Pembangunan gedung Labschool ini memakan waktu sekitar satu tahun.

Dalam kesempatan yang sama Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehuddin mengatakan dengan adanya gedung sekolah baru ini maka kedepannya labschool makin berprestasi dan banyak peminat lagi bagi masyarakat sekitar.

Dalam waktu yang bersamaan ada juga peresmian Masjid kampus yang merupakan hibah dari Yayasan Alemar yang memberikan bantuan berupa bangunan Masjid Kampus. Yayasan Al Emar adalah yayasan yang bergerak di bidang da’wah, pendidikan social, pembangunan sarana ibadah, dll. Jadi ketika yayasan ini memberikan bantuan pembgangunan sarana ibadah untuk UPI sangat disambut baik oleg Pimpinan Kampus Tasikmalaya.

Prof. Dr. Nandang Rusman, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan sangat berterimakasih atas hibah yang diberikan oleh yayasan Al Emar, diharapkan setelah adanya Masjid kampus ini bisa mendorong para mahasiswa utnuk lebih aktif dalam kegiatan agama. Mungkin untuk kedepannya untuk tutorial yang biasa dilaksanakan akan sangat bermanfaat sekali.

Masjid kampus baru ini nanti kedepannya akan dipergunakan oleh mahasiswa untuk berbagai kegiatan. Adapun beberapa UKM yang bergerak dalam bidang agama islam ini akan menjadi sebagai pengurus masjid tersebut. Sehingga kedepannya seluruh kegiatan mahasiswa akan terus ada di Masjid tersebut.

Rektor UPI mengutarakan sangat berbahagia dengan adanya bantuan bangunan masjid ini. Dengan adanya bangunan masjid baru ini akan mendorong para mahasiswa semakin giat lagi. Apalagi tasik terkenal dengan istilah Kota Santri. Jadi sangat memungkinkan akan banyak mencetak para Hafidz dan Hafidzhah yang bisa membanggakan nama UPI.

Setelah seluruh rangkaian acara selesai langsung ditutup dengan pengguntingan pita sekaligus meresmikan bangunan masjid tersebut dan adapula melihat seluruh kondisi baru dari bangunan Masjid. Kondisi masjid saat ini menjadi sangat nyaman dan lebih luas lagi. (RI)

Alma Syifa Maulidina Presenter TVRI, Mahasiswa Dual Degree MM FPEB UPI dan Tongmyong University Busan Korea Selatan

01 Jan 2023 • Humas UPI

Alma Syifa Maulidina merupakan alumni Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Saat ini bekerja sebagai penyiar stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI). Sambil bekerja, Alma juga sedang menempuh pendidikan Magister Manajemen, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia serta mengikuti program dual degree di Tongmyong University Busan Korea Selatan.

Menjadi bagian dari prodi pendidikan akuntansi sejak tahun 2015 merupakan awal yang penuh kejutan.
Saya memiliki keterbatasan Logical-Mathematical Intelligence atau kecerdasan yang berhubungan dengan angka. Awalnya, keterbatasan itu membuatnya sedikit kesulitan ketika menghadapi beberapa mata kuliah sehingga saya harus belajar secara optimal.

Dibalik itu Alma terus berusaha sambil berdoa untuk melewati semuanya, yakni dengan cara saya belajar dengan metode yang cocok dan tentunya dibantu oleh Bapa dan Ibu Dosen juga teman-teman dan sahabatnya. Alhamdulillah Alma bisa menyelesaikan studi Sarjana (S1) dan mendapatkan gelar sarjana di tahun 2020.

Bekerja di dunia broadcast membuat Alma merasa mampu untuk berkomunikasi, berbicara di depan orang karena saya ingin menjadi seorang dosen. Karena itu Alma mendaftar ke Program Studi Magister Manajemen Jenjang S2 di FPEB UPI. Belajar dari saat menempuh kuliah S1, saya belajar untuk lebih bisa manage waktu antara kuliah dan bekerja.

Namun, pada akhirnya kami bisa berangkat pada bulan Desember 2021. Hal yang sangat kentara dirasakan adalah belum fasih berbahasa korea. Disini selain harus menyelesaikan thesis sebagai syarat kelulusan juga diharuskan bisa berbahasa korea untuk memudahkan komunikasi dan menyesuaikan dengan keadaan disini.

Rasanya agak berat harus menyelesaikan thesis, menempuh kelas bahasa, menyesuaikan diri dengan cuaca dan harus berhemat finansial agar dapat bertahan hidup sampai dengan bulan agustus disini, mengingat nilai kurs yang lumayan tinggi. Tapi Alma selalu percaya bahwa saya akan lulus tepat waktu.
Aamiin.. minta doanya yaaa.

Setelah berkuliah selama dua semester, saya mendapatkan informasi ada program dual degree MM FPEB UPI dan Tongmyong University Busan Korea Selatan. Saya mengikuti seleksi tersebut bersama dengan tujuh teman saya yang lain, melewati suka duka di masa pandemi yang menghambat persiapan hingga keberangkatan.

Alma berharap bahwa apapun yang terjadi dan dihadapi tetaplah berfikir positif dan melakukan banyak kebaikan. Seseorang berkata kepada saya “lakukanlah kebaikan sekecil apapun, karena kita tidak tau kebaikan mana yang akan menjadi ladang amal”. Semangat selalu dan temukan versi terbaik diri kalian ya!

Kepada redaksi, Alma berbagai tips untuk mahasiswa ketika kuliah., temukan metode belajar yang tepat, bersikap baiklah, tingkatkan literasi, rajin evaluasi diri, rajin diskusi bareng temen dan dosen (Yana Setiawan)

Rektor UPI Terima Piala Penghargaan Anugerah Diktiristek Tahun 2022 dan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022

28 Dec 2022 • Humas UPI

Bandung, UPI

Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, karena pada kesempatan ini kita mendapatkan anugerah yang tidak terduga. Jika kita berkerja serius dan tidak setengah-setengah, apa yang tidak mungkin. Dengan diperolehnya penghargaan-penghargaan tersebut, ini menjadi bukti adanya rekognisi orang lain terhadap kita.

Pernyataan tersebut diungkapkan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., yang didampingi jajaran pimpinan universitas saat ditanya usai mengikuti kegiatan Penyerahan Secara Resmi Piala Penghargaan Serta Pemotretan Anugerah Diktiristek Tahun 2022 dan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022 di Ruang Rapat Gedung Partere Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Rabu (28/12/2022).

Dikatakannya lebih lanjut,”Gunakanlah strategi sesuai dengan kapasitasnya. Mari kita berpikir transformatif, lakukan perubahan untuk menciptakan kinerja terbaik walaupun perubahan tersebut tidak mengenakan.”

Oleh karena itu, lanjutnya, janganlah berpikir ego sektoral, berpikirlah positif dan jangan sombong. Mari berpikir untuk mutu, berpikir untuk lembaga.

“Tahun-tahun mendatang tantangan akan semakin besar, siap-siap untuk menyongsongnya. Jika kita ingin mendapatkan penghargaan seperti ini lagi, atau bahkan lebih, lakukan perubahan karena di saat yang sama, orang lain sudah melakukan perubahan dengan strategi baru,’ ungkapnya.

Jadi, tegasnya, pikirkan upaya-upaya perbaikan yang inovatif, yang bisa membuat kita lebih berprestasi lagi.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Kampus UPI di Tasikmalaya Prof. Dr. H. Nandang Rusmana, M.Pd., mengungkapkan hal serupa. Dikatakannya,”Alhamdulillah di tahun 2022, Kampus UPI di Tasikmalaya banyak memperoleh prestasi baik tingkat universitas maupun Dikti. Tentu saja ini merupakan upaya sinergitas dari berbagai komponen baik dari unsur pimpinan, para dosen pembimbing, para mahasiswa dan lainnya.”

Saya kira, ungkapnya, semangat juang dari sivitas akademika Kampus UPI di Tasikmalaya telah mengantarkannya ke arah preastasi yang membanggakan.

“Pimpinan Kampus UPI di Tasikmalaya sejak awal memiliki beragam program pembinaan, baik untuk dosen maupun mahasiswa. Kita sudah mengembangkan program Student Support Services and Career Planning Department, dan ini sudah diapresiasi oleh Diktiristek. Sementara itu untuk para dosen, difokuskan untuk menguatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan pula oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., dikatakannya,”Kami atas nama Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI mengucapkan syukur Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bahu membahu sehingga UPI di tahun 2022 memperoleh banyak penghargaan yang sangat luar biasa, yang tidak semua perguruan tinggi lain memperolehnya.”

Kita patut berbangga dan bersyukur, ujarnya. Sekali lagi, kami besyukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah mengharumkan nama baik UPI, khusunya kepada Humas UPI.

Diharapkannya,”Setiap unit kerja di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia saling berkolaborasi. Sesuai arahan Pak Rektor, diharapkan juga untuk melakukan inovasi-inovasi dan berpikir transformatif agar tahun depan bisa mengulang kesusksesan yang sama bahkan lebih. (dodiangga)

Pencarian