English
Indonesia

Tim UPI Lakukan Pendampingan Pemulihan Trauma Korban Banjir Di Kabupaten Aceh Utara

06 Feb 2026 • Humas UPI

Aceh Utara, UPI

Tim Program Pengembangan Bakat dan Kreativitas (Prodbk) dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkolaborasi erat dengan Komunitas Aceh Berdaya, Relawan Mengajar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (Unimal), serta institusi setempat seperti BNPB dan pemerintah Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada pengajaran dan pendampingan psikososial bagi siswa korban banjir, digelar pada Sabtu (31/1/2026) di Dusun Pasi, Desa Bungkaih.

Daerah tersebut terdampak parah banjir sejak 29 November 2025. Sekitar 150 anak usia TK hingga SMA antusias mengikuti aktivitas di tenda pengungsian BNPB, yang dirancang ramah anak dan sesuai jenjang usia.

Tim ProDBK yang diterjunkan berjumlah delapan orang, terdiri atas dua dosen serta enam mahasiswa dan alumni yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Selama kurang lebih delapan hari, tim akan melaksanakan pendampingan psikososial di sejumlah lokasi sasaran di Aceh Utara.

Program trauma healing ini mengusung pendekatan Adventure Based Counseling, yaitu konseling berbasis petualangan dan permainan. Berbagai permainan (games) dirancang secara sistematis, mulai dari tahap awal, inti, hingga penutup, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta.

Dipimpin oleh Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd, beserta dosen dan mahasiswa Prodbk UPI, tim ini menghadirkan trauma healing melalui mewarnai, permainan edukatif, pengenalan matematika “vaksin matematika”, serta sesi pemulihan psikologis. Kolaborasi lintas institusi ini menciptakan suasana belajar menyenangkan dan aman, membantu anak mengatasi trauma serta membangkitkan motivasi belajar pascabencana.

Di penghujung rangkaian kegiatan tersebut, Prof. Nandang menyampaikan pesan mendalam bahwa acara ini bukan sekadar merupakan kegiatan sosial belaka, melainkan merupakan manifestasi nyata dari tanggung jawab mulia yang diemban oleh perguruan tinggi. Sebagai institusi pendidikan tinggi, perguruan tinggi memiliki kewajiban moral dan sosial untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam situasi krisis seperti bencana alam, guna memberikan kontribusi dampak yang kongkret dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat manusia, terutama bagi generasi muda seperti anak-anak yang paling rentan terdampak. (Kontributor: Prodbk)

Prof. Aan Komariah Dilantik sebagai Dekan FIP (PAW) Periode 2025–2030

05 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Kamis pagi (5/2) pukul 08.00 WIB di Gedung Partere. Pelantikan dipimpin langsung Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dan dihadiri unsur pimpinan universitas, mulai dari Sekretaris Majelis Wali Amanat, Ketua Senat Akademik, Ketua Komite Audit, para Wakil Rektor, Ketua Dewan Guru Besar, para dekan, hingga pimpinan unit kerja.

Pada prosesi tersebut, Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd. resmi dilantik sebagai Dekan FIP PAW, menggantikan Dr. H. Nandang Budiman, S.Pd., M.Si. yang diberhentikan dari jabatan Dekan FIP periode 2025–2030. Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Rektor UPI Nomor 299/UN40/KP.06.04/2026, dengan ketentuan terhitung mulai 5 Februari 2026 dan masa jabatan berakhir 20 Agustus 2030.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa UPI harus bergerak dengan cara kerja yang lebih adaptif dan berkecepatan tinggi. Rektor mengingatkan pentingnya perubahan pola kerja untuk menghasilkan lompatan capaian, seraya mengutip pesan populer tentang perlunya cara baru untuk hasil yang berbeda. Pesan ini dipertegas sebagai semangat bersama: UPI Melesat yang bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang menuntut akselerasi, ketepatan eksekusi, dan dampak nyata.

Sejalan dengan itu, Rektor juga menyinggung dorongan penguatan kinerja melalui kebijakan MTB (Maslahat Tambahan Berdampak) yang ditekankan tidak bersifat “gratis”, melainkan mengikuti target dan capaian kerja di tingkat individu maupun unit. Rektor menekankan pentingnya kedisiplinan akademik, termasuk komitmen kehadiran dan pertemuan dosen dengan mahasiswa, sebagai bagian dari standar layanan dan mutu.

Rangkaian acara juga memuat penandatanganan pakta integritas oleh pejabat yang dilantik. Komitmen yang ditegaskan mencakup: pelaksanaan tugas dengan integritas dan profesionalisme, pengawalan implementasi kebijakan dan rencana strategis secara tertib dan transparan, menjaga netralitas serta menghindari praktik KKN, meningkatkan mutu layanan akademik termasuk penelitian serta pengabdian, dan menjalankan prinsip good governance (transparansi, akuntabilitas, partisipasi, efektivitas, efisiensi, supremasi hukum, dan keadilan).

Rektor juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah dan nama baik institusi, serta menempatkan penyelesaian administrasi dan dinamika internal secara bijak demi kebaikan bersama.

Dalam sesi wawancara singkat, Prof. Aan Komariah menyampaikan komitmennya untuk membersamai sivitas FIP dalam mendukung arah besar UPI Melesat menuju universitas yang unggul. Ia menekankan penguatan tridarma, terutama riset yang berdampak dan pengabdian yang impresif serta empatik, serta pembelajaran yang berkarakter “ilmu pendidikan”, yakni humanis dan penuh kepedulian. Ke depan, FIP juga diarahkan untuk memperkuat partisipasi, empowerment, kolaborasi, serta dukungan teknologi, termasuk agenda penguatan forum ilmiah (seminar/konferensi internasional) dan akselerasi dosen menuju jenjang guru besar. (CS)

UPI Jalin Kerjasama dengan Pribadi Bilingual Boarding School Bandung

05 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan, salah satunya melalui penguatan kerja sama dengan Pribadi Bilingual Boarding School Bandung. Kerja sama ini sejatinya telah terjalin sejak lama dan kini diarahkan untuk dipormalkan serta dikembangkan dalam bentuk kolaborasi yang lebih konkret dan berkelanjutan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gd. Partere Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Kamis (29/01/2026).

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si menyampaikan “Secara personal maupun kelembagaan, hubungan antara UPI dan Pribadi Bilingual Boarding School Bandung tersebut telah berlangsung sejak tahun 2009, ditandai dengan keterlibatan mahasiswa UPI dalam kegiatan praktik mengajar serta interaksi akademik antara dosen dan pihak sekolah. Namun demikian, kerja sama yang telah berjalan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk diperluas dan diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU)”.

Prof. Agus Setiabudhi menjelaskan bahwa proses menuju MoU diawali dengan pembahasan berbagai peluang kerja sama yang bersifat nyata dan saling menguntungkan. “Setelah ada potensi kerja sama yang konkret, barulah kita melangkah pada MoU. Kebijakan kami memang mengharuskan adanya pembicaraan terkait bentuk kerja sama konkret sebelum penandatanganan dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Agus menyampaikan bahwa kerja sama ini akan diturunkan ke dalam berbagai program konkret. Salah satunya adalah keberlanjutan program praktik mengajar mahasiswa UPI di Pribadi Bilingual Boarding School Bandung. Selain itu, dosen-dosen UPI juga berpeluang melakukan pengembangan model dan metode pembelajaran melalui kegiatan penelitian yang dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah.

“Kegiatan penelitian tersebut tidak hanya untuk uji coba dan validasi model pembelajaran, tetapi juga dapat melibatkan guru-guru di sekolah sebagai praktisi. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi tentu akan memberikan nilai tambah yang signifikan,” tambahnya.

Dari sisi mitra, kerja sama ini juga membuka peluang bagi International School untuk mengembangkan laboratorium pendidikan maupun kurikulum sekolah dengan dukungan keahlian dosen-dosen UPI. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

Pada kesempatan yang sama General Manager at Pribadi Bilingual Boarding School Bandung Arif Rahman Rhoma menyampaikan bahwa kerja sama dengan UPI sejatinya telah berlangsung cukup lama, terutama dalam mendukung kegiatan siswa dan mahasiswa, termasuk penugasan mahasiswa UPI di lingkungan sekolah. “Sebenarnya hati kita sudah terikat, sudah ada perjanjian sebelumnya secara tidak resmi. UPI banyak sekali membantu siswa kami maupun mahasiswa yang mendapat tugas di sekolah kami,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran lulusan UPI, khususnya dari program keguruan, memberikan kontribusi nyata terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Menurutnya, banyak karya dan hasil pendidikan lulusan UPI yang telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh pihak sekolah.

Penandatanganan MoU ini menandai penguatan kerja sama secara resmi antara kedua belah pihak. Yayasan Pribadi Bandung menyatakan kebanggaannya dapat bermitra dengan UPI yang dinilai memiliki dampak besar terhadap dunia pendidikan. Kerja sama ini juga menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi sekolah dalam memperoleh guru-guru berkualitas, sekaligus sebagai upaya peningkatan mutu pendidik secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, UPI dan Yayasan Pribadi Bandung berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program bersama, mulai dari peningkatan kualitas guru, penguatan praktik kependidikan, hingga pelaksanaan kegiatan yang berorientasi pada kemajuan pendidikan Indonesia. “Insya Allah, penandatanganan MoU antara Universitas Pendidikan Indonesia dengan Yayasan Pribadi Bandung ini menjadi langkah awal untuk mengadakan banyak kegiatan yang dapat memajukan pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi institusi dan mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas di sekitar lingkungan pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, kedua pihak optimistis kerjasama ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan.

Melalui penguatan kerja sama ini, UPI menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan, baik nasional maupun internasional, guna mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Rija/DN)

UPI Perkuat Kerjasama Internasional Melalui Kunjungan Nippon Sport Science University Jepang

04 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat jejaring internasional melalui kunjungan delegasi Nippon Sport Science University (NSSU) Jepang. Kunjungan ini menjadi bagian dari kerja sama yang telah terjalin sejak lama dan kini difokuskan pada implementasi nyata di bidang pendidikan, olahraga, dan pertukaran budaya yang dilaksanakan di Ruang Rapat DSTI Lt.1 Gd. PPG Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Senin (02/01/2026).

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E. Ak., MBA., menyampaikan dalam kunjungan tersebut, delegasi NSSU melaksanakan praktik mengajar langsung di Lab School UPI, sebagai bentuk kolaborasi akademik yang aplikatif. Selain itu, rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) serta Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), yang diisi dengan diskusi akademik dan pertukaran pengalaman pembelajaran

Tidak hanya berfokus pada akademik, kegiatan ini juga menghadirkan pertukaran budaya melalui demonstrasi permainan tradisional dari Indonesia dan Jepang. Kegiatan tersebut menegaskan bahwa pembelajaran budaya tidak cukup hanya melalui literatur atau media digital, melainkan perlu dialami secara langsung agar memberikan pemahaman yang utuh dan bermakna.

Prof. Vanessa pun berharap “Ke depan, UPI dan NSSU berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kunjungan dan praktik mengajar semata. Terdapat komitmen untuk mengembangkan kolaborasi yang lebih luas, seperti pertukaran mahasiswa dua arah, joint research, joint publication, hingga pertukaran dosen dan profesor antar kedua institusi”.

Melalui kerja sama ini, UPI menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan serta meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi global yang berkelanjutan. (Rija)

UPI Sambut Lima Mahasiswa Student Exchange dari La Rochelle Université Prancis

02 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI) menyambut kedatangan lima mahasiswa program student exchange dari La Rochelle Université, Prancis, yang digelar di Gedung Center of Excellence (COE) UPI, Senin (2/2/2026).

Penyambutan mahasiswa internasional tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional UPI dan La Rochelle Université yang telah terjalin sejak 2019 dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

Dalam sambutannya, Prof. Vanessa Gaffar menyampaikan bahwa program student exchange memiliki nilai strategis bagi UPI dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi.

“Salah satu target kinerja UPI adalah peningkatan jumlah mahasiswa internasional. Program student exchange ini menunjukkan bahwa UPI dipercaya oleh mitra perguruan tinggi luar negeri untuk menjadi tempat studi mahasiswa mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepercayaan tersebut mencerminkan pengakuan terhadap standar akademik UPI di tingkat internasional. Prof. Vanessa juga berharap mahasiswa asing dapat beradaptasi dengan baik serta aktif berinteraksi dengan mahasiswa Indonesia selama mengikuti program.

Dalam program student exchange kali ini, lima mahasiswa asal Prancis akan mengikuti kegiatan akademik di UPI selama satu semester, terhitung mulai Februari hingga 30 Juni 2026. Selain mengikuti program magang, para mahasiswa juga mengambil sejumlah mata kuliah di beberapa program studi, di antaranya Bahasa dan Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Prancis, dan Pendidikan Bahasa Sunda, serta mata kuliah pendukung seperti content writing, exploring fiction, penulisan akademik, dan pengantar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Direktur DKUI UPI, Pupung Purnawarman, M.Sc.Ed., Ph.D., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dan budaya secara menyeluruh.

“Lima mahasiswa dari La Rochelle akan mengikuti program exchange berupa magang dan perkuliahan di beberapa program studi selama satu semester penuh, mulai hari ini hingga 30 Juni 2026,” ujarnya.

Selain kegiatan akademik, mahasiswa internasional juga didorong untuk mempelajari budaya lokal. Salah satu mahasiswa asal Prancis, Fannela Jeanne, yang mengambil mata kuliah Bahasa Sunda, mengaku tertarik mempelajari bahasa daerah sebagai bagian dari pemahaman budaya Indonesia.

Fannela Jeanne, salah satu peserta pertukaran pelajar di UPI mengaku tertarik mempelajari Budaya Sunda terutama bahasa**

“Saya memang belum pernah mempelajarinya sebelumnya, tetapi saya sangat menyukainya. Bagi saya, bahasa adalah bagian dari budaya, sehingga penting untuk dipelajari. Saya ingin sedekat mungkin dengan Indonesia,” ujarnya.

DKUI memastikan seluruh kebutuhan administratif mahasiswa internasional, termasuk pengurusan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), student mobility form, serta pendampingan akademik dan nonakademik, akan difasilitasi secara terpusat. Para mahasiswa juga akan didampingi oleh student buddy selama menjalani kegiatan di lingkungan kampus.

Melalui program student exchange ini, UPI terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang dipercaya mitra internasional serta berkomitmen membangun atmosfer akademik global yang inklusif dan kolaboratif. *** (RK)

Pencarian