English
Indonesia

Mahasiswa P2MB UPI di Sumedang Bangun Kebun Gizi Desa untuk Dukung Pencegahan Stunting

27 Nov 2025 • Humas UPI
Mahasiswa P2MB UPI Sumedang Kelompok 33 bersama Sekretaris Desa Cipamekar saat pelaksanaan program Kebun Gizi Desa, Selasa (28/10/2025)

Sumedang, UPI — Kelompok 33 Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus di Sumedang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Cipamekar dalam program “Kebun Gizi Desa”. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Desa Cipamekar pada Selasa (28/10/2025).

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan serta edukasi gizi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan menjadi area produktif. Mahasiswa menyerahkan sejumlah bibit tanaman sayuran seperti kangkung, bawang daun, dan cabai kepada pihak desa sebagai langkah awal pelaksanaan program.

Sekretaris Desa Cipamekar, Ulis, menyambut baik program tersebut dan menilai kegiatan ini relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya mencegah stunting.

“Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat, terutama untuk mencegah stunting di Desa Cipamekar. Dengan adanya kebun gizi desa ini, ibu-ibu lebih mudah mendapatkan bahan pangan sehat sekaligus menghemat pengeluaran,” ujar Ulis.

Mahasiswa berharap program ini dapat berkelanjutan dan menggerakkan masyarakat untuk membangun kebun gizi mandiri di rumah masing-masing sebagai sumber pangan sehat yang terjangkau. (RK)

Kontributor KKIPP UPI: Kelompok 33 P2MB UPI di Sumedang/ Ahmad B Sappa

Perkuat Globalisasi Akademik, Prodi Keperawatan UPI Gandeng Pakar Taiwan dalam Program Adjunct Professor

27 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Program Studi Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali memperkuat visi World Class University dengan menghadirkan Prof. Wang Chi-Jane dari National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan, dalam program Adjunct Professor yang digelar pada 24–25 November 2025. Prof. Wang, yang merupakan pakar di bidang Keperawatan Kesehatan Komunitas, Epidemiologi, dan Promosi Kesehatan,

Kegiatan ini merupakan momentum strategis yang tidak hanya diisi dengan peningkatan mutu akademik, tetapi juga penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Prodi Keperawatan FPOK UPI dan Department of Nursing, College of Medicine, NCKU Taiwan.

Prof. Wang Chi-Jane, merupakan pakar di bidang Keperawatan Kesehatan Komunitas, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, serta Aktivitas Fisik, hadir untuk membagikan wawasan strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan bertaraf internasional sekaligus mendukung visi UPI menuju World Class University

Kegiatan dibuka di Auditorium FPOK UPI, dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan, UPI Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., Wakil Dekan FPOK UPI, Dr. Jajat Darajat Kusumah Negara, M.Kes., AIFO., serta Wakil Dekan FPOK UPI Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, Dr. Dian Budiana, S.Pd., M.Pd. Momentum strategis ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Prodi Keperawatan FPOK UPI dan Department of Nursing, College of Medicine, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan. Usai penandatanganan, Prof. Wang memaparkan materi, “Promoting Active Learning and Healthy Living” yang menekankan integrasi teknologi cerdas dalam keperawatan. Agenda hari pertama juga diperkaya dengan Workshop: Coaching Manuscript for Scientific Publication, di mana Prof. Wang memberikan pendampingan teknis penulisan manuskrip untuk menembus publikasi jurnal bereputasi internasional.

​Kemeriahan acara memuncak pada pengumuman International Creative Competition Nursing Student. Kompetisi ini menantang mahasiswa untuk menuangkan ide inovatif mereka melalui dua kategori: Esai dan Poster. Pada Kategori Poster, Juara 1 diraih Syafiqoh Hamimmatunnisa (UPI), disusul Tiara Rizkika Bella (UPI) sebagai Juara 2, dan Zulaika Zalfa Purnama (STIKep PPNI Jawa Barat) sebagai Juara 3. Sementara pada Kategori Esai, Santa Veronika (UPI) berhasil menyabet Juara 1, diikuti Rizky Rachmatullah (UNAIR) di posisi ke-2, dan Nisa Fauziah (UPI) di posisi ke-3.

Pada hari kedua, 25 November, agenda bergeser dari ruang akademik menuju aksi nyata lapangan. Prof. Wang bersama tim dosen dan mahasiswa Prodi Keperawatan UPI melaksanakan pengabdian masyarakat internasional di Panti Tresna Werdha Budi Pertiwi. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi ilmu melalui serangkaian aktivitas yang berfokus pada kesejahteraan lansia (elderly, well-being), mulai dari pemeriksaan kesehatan menyeluruh, senam vitalitas lansia, hingga games kognitif yang dirancang untuk menstimulasi daya ingat dan kebahagiaan para penghuni panti.

Prof. Wang Chi-Jane menekankan filosofi penting yang menjadi dasar dari seluruh program ini. “Movement is the best medicine,” ujarnya, menegaskan pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan. Ia juga menambahkan pesan krusial tentang peran teknologi dalam perawatan: “Technology empowers—not replaces—human care,” sebuah pengingat bahwa secanggih apapun teknologi, sentuhan manusiawi dalam keperawatan tetap tak tergantikan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut, membuka peluang riset bersama antara UPI dan NCKU di masa depan. (Kontributor: Ridha Wahdini, S.Kep., M.Kep dan Elisa Prahas)

UPI Gelar Pengambilan Sumpah PNS dan Pegawai Tetap Tahun 2025

27 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung,UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tetap di lingkungan UPI pada Rabu (26/11/2025) bertempat di Gedung Achmad Sanusi UPI, Kampus Bumi Siliwangi, Bandung.

Sebanyak 139 orang PT dan 163 orang PNS mengucapkan sumpah jabatannya. Kegiatan ini menjadi penanda resmi pengangkatan dan dimulainya masa pengabdian para pegawai yang baru dilantik.

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, pejabat struktural, serta para pegawai yang diambil sumpahnya. Pengambilan sumpah dilakukan sebagai bentuk penguatan komitmen moral, profesional, dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas di lingkungan UPI.

Dalam sambutannya, Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang baru saja diambil sumpahnya sebagai PNS maupun pegawai tetap. Ia menegaskan bahwa momen ini merupakan awal pengabdian yang sesungguhnya bagi UPI serta bangsa dan negara.

“Hari ini merupakan awal dari penampian kita ke depan untuk UPI yang kita cintai dan untuk bangsa dan negara yang kita banggakan. Bergabung dengan UPI harus dengan penuh kesadaran dan merupakan pilihan cerdas yang akan dipikul dengan penuh tanggung jawab,” ujar Prof. Didi.

Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan landasan sumpah yang telah diikrarkan.

“Kita bekerja disaksikan oleh Allah Swt., oleh karena itu saya mohon kita melakukan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya, mengedepankan tanggung jawab dan tugas, bukan hak dan kewenangan,” tegasnya.

Kepada para dosen yang dilantik, Rektor juga mengingatkan kewajiban melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi, serta pentingnya peningkatan kinerja akademik, termasuk publikasi ilmiah.

“Bapak ibu dosen tidak boleh malas naik pangkat. Supaya bisa naik pangkat harus punya publikasi Scopus. Tidak ada alasan tidak bisa menulis artikel karena sudah difasilitasi,” tambahnya.

Selain itu, Prof. Didi juga menyampaikan rencana penguatan sistem kesejahteraan dosen melalui skema single salary yang diharapkan dapat mulai direalisasikan pada tahun mendatang guna meningkatkan kesejahteraan pegawai secara lebih merata.

Melalui kegiatan pengambilan sumpah ini, UPI menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.(Text/foto: Ratih Latifah)

UPI Cibiru Raih Prestasi Gemilang di USM-AUSC International Sports Innovation Challenge 2025 Malaysia

27 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Cibiru berhasil mengukir prestasi membanggakan di kancah global dengan memborong sejumlah medali dalam ajang USM–AUSC International Sports Innovation Challenge 2025 di Pulau Pinang, Malaysia. Keberhasilan ini menegaskan daya saing UPI Cibiru dalam inovasi di bidang pendidikan, olahraga, sains, dan teknologi.

Pada kompetisi yang berlangsung di Setia Spice Arena tersebut, UPI Cibiru meraih berbagai prestasi membanggakan. Pada Kategori Profesional, medali emas diraih oleh tim Dr. Rendi Restiana Sukardi, M.Pd., tim Syifa Nailul Muna A., M.Pd., serta tim Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd.; medali perak diraih oleh tim Dr. Yeni Yuniarti, M.Pd. dan Mirawati, M.Pd.; dan medali perunggu diraih oleh tim Dr. Tita Mulyati, M.Pd.. Pada Kategori Postgraduate, medali perak diraih oleh Rini Apriyani, S.Pd. dan Aulia Ihza, S.Pd., sementara medali perunggu diraih oleh Rania, S.Pd.. Di Kategori Undergraduate, Siti Hawa berhasil meraih posisi 1st Runner Up, menandai kuatnya potensi inovator muda UPI Cibiru di panggung internasional.

Inovasi yang dipresentasikan dirancang untuk menjawab tantangan dunia olahraga dan pendidikan masa kini, mencakup media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR), permainan edukatif mengenai gizi olahraga, hingga perangkat sport science untuk atlet muda.

Kontribusi UPI Cibiru dinilai tinggi karena mampu merespons isu strategis, seperti pemantauan performa atlet, literasi gizi, dan rekayasa alat olahraga yang inklusif dan adaptif. Pendekatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam membangun pendidikan olahraga yang modern dan relevan.

Capaian di Pulau Pinang ini tidak hanya menambah koleksi medali, tetapi juga memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi riset jangka panjang. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat diplomasi akademik Indonesia dalam ranah pendidikan olahraga dan sport science, menempatkan UPI Cibiru sebagai salah satu pusat inovasi terkemuka di Asia Tenggara.

Untuk memastikan kontribusi inovasi ini berkelanjutan, pihak institusi disarankan untuk memperkuat ekosistem inovasi lintas program studi demi optimalisasi kolaborasi multidisiplin. Prioritas juga diberikan pada dukungan riset terapan, percepatan paten, dan pengembangan kurikulum berbasis proyek agar mahasiswa memperoleh pengalaman otentik dalam menciptakan solusi yang bermakna.

Hadir pada upacara penutupan sekaligus menyampaikan hadiah kepada para pemenang ialah Prof. Dr. Habibah A. Wahab, Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Inovasi. Turut hadir pula Prof. Dr. Hairul Anwar Hashim, Direktur Pusat Olahraga dan Rekreasi Universiti Sains Malaysia; Dato’ Jack Koh, Direktur Utama Lavis Sdn. Bhd.; Roestam Affendi Sijar, Sekretaris Jenderal Majlis Sukan Universiti ASEAN (AUSC); Dr. Muaz Mohamad Zaini Makhtar, Wakil Direktur Kantor Inovasi dan Konsultasi USM; Kerwin Lim mewakili MILO, Nestlé Sdn. Bhd.; serta Lee Chiao Mei, Direktur Proyek USM–AUSC International Sports Innovation Challenge 2025. Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan kuatnya dukungan akademik dan industri terhadap ruang kolaborasi inovatif di tingkat internasional. (DN)

UPI Gelar Rapat Tinjauan Manajemen 2025, Kukuhkan Komitmen Penguatan Mutu Berkelanjutan

26 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 di Auditorium FPMIPA dan secara daring melalui Zoom (25/11). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UPI untuk menegaskan komitmen perguruan tinggi terhadap peningkatan mutu berkelanjutan melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang kini telah sepenuhnya terdigitalisasi melalui Sistem Informasi Audit Mutu Internal (SI-AMI).

Ketua Pelaksana AMI, Prof. Dr. Epon, dalam laporannya memaparkan bahwa tahun ini UPI untuk pertama kalinya mengimplementasikan SI-AMI secara penuh. Langkah ini menjadi tonggak digitalisasi penting dalam ekosistem penjaminan mutu UPI.

Sistem tersebut membantu pengumpulan data audit dari seluruh fakultas, sekolah pasca sarjana, kampus daerah, dan unit pendukung secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Pelaksanaan AMI 2025 mencakup evaluasi 172 program studi beserta unit pendukungnya.“AMI bukan hanya proses formal, tetapi instrumen strategis untuk memastikan kualitas layanan akademik dan tata kelola terus meningkat dari tahun ke tahun,” disampaikan dalam pengantar rapat.

Direktur Direktorat Penjaminan Mutu dan Pemeringkatan, Prof. Dr. Ratnaningsih, menyampaikan sejumlah capaian penting, termasuk peningkatan skor AMI pada berbagai standar. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perhatian, seperti:

  • dosen mengajar di luar negeri,
  • mahasiswa asing,
  • prestasi mahasiswa,
  • publikasi PKM, dan
  • dosen asing.

Aspek-aspek tersebut menjadi prioritas pembahasan dalam sesi diskusi yang melibatkan pimpinan fakultas, kaprodi, auditor, serta peserta rapat lainnya.

Dalam sesi AMI UPI Award, beberapa program studi dan unit pendukung menerima penghargaan karena berhasil meraih skor tertinggi.

  1. Peringkat Program Studi S1/D-IV Terbaik:
  1. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi – FPOK
  2. Manajemen – FPEB
  3. Pendidikan IPA – FPMIPA
  4. Peringkat Program Studi S2/S3/Profesi Terbaik:
  1. Pendidikan Bahasa Inggris – S3 FPBS
  2. Pendidikan Khusus – S2 FIP
  3. Pendidikan Teknologi dan Kejuruan – S3 SPS
  4. Peringkat Unit Pendukung Terbaik:
  1. Direktorat Perencanaan dan Organisasi
  2. Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
  3. Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni

Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi atas konsistensi dan dedikasi unit dalam menjaga serta mengembangkan budaya mutu di lingkungan UPI.

Melalui RTM 2025, UPI menegaskan bahwa penjaminan mutu bukan hanya kewajiban administratif, melainkan budaya institusional yang harus hidup di seluruh lini. Hasil yang didapat dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain:

  • UPI berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
  • Transformasi digital penjaminan mutu semakin matang, ditandai implementasi SI-AMI.
  • Capaian peningkatan skor AMI menunjukan kinerja positif berbagai unit.
  • Kolaborasi lintas fakultas dan unit adalah kekuatan utama dalam menjaga mutu akademik.

Pimpinan rapat, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA.,menegaskan bahwa seluruh hasil AMI 2025 akan menjadi acuan penyusunan program pada RKAT 2026, dan wajib dibahas pada RTM tingkat unit. (CS)

Pencarian