English
Indonesia

FPMIPA UPI Sukses Gelar The 10th MSCEIS & The 11th IWALS 2025, Kuatkan Inovasi Digital dan Kolaborasi Global

18 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan dua agenda akademik internasional sekaligus, yaitu The 10th Mathematics, Science, and Computer Science Education International Seminar (MSCEIS) dan The 11th International Workshop on Active Learning and Sustainability (IWALS) 2025. Acara yang berlangsung dari 6–8 November 2025 ini menegaskan komitmen UPI dalam memajukan riset, inovasi digital, dan praktik pembelajaran berkelanjutan, sekaligus memperkuat jejaring akademik global.

Kegiatan yang berpusat di Auditorium Gedung JICA Kampus UPI Bandung dan diikuti juga secara daring oleh peserta dari berbagai negara ini menjadi bukti nyata kontribusi UPI sebagai institusi yang mendorong transformasi keilmuan. Tujuannya adalah memperkuat kolaborasi akademik internasional, memajukan riset inovatif, dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Inovasi), dan SDG 17 (Kemitraan Global).

Ketua Pelaksana, Dr. Rini Solihat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Dengan terselenggaranya The 10th MSCEIS & The 11th IWALS 2025, FPMIPA UPI berharap kegiatan ini menjadi pijakan bagi pengembangan riset dan inovasi pembelajaran menuju pendidikan yang bermakna, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Seminar dan lokakarya bertaraf global ini fokus pada tema besar “Digital Innovation in Mathematics, Computer, Science Learning, and Research to Accelerate Meaningful Learning and the Attainment of the SDGs.”

Rektor UPI secara resmi membuka kegiatan ini, menegaskan peran krusial institusi pendidikan dalam inovasi global. Kegiatan ini menghadirkan pembicara kunci (keynote speakers) dari berbagai negara dan institusi ternama, antara lain: Prof. Brian Yuliarto, Ph.D (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi – Indonesia); Prof. Chun-Yen Chang, Ph.D & Prof. Tzu-Chien Liu (NTNU Taiwan); Prof. Dr. P.H.M. (Paul) Drijvers (Utrecht University, Belanda); Prof. Dr. Mustafa Sozbilir (Ataturk University, Turki) dan Assoc. Prof. Chatree Faikamtha, Ph.D (Kasetsart University, Thailand).

Lebih dari 160 makalah dipresentasikan dalam sesi paralel, menunjukkan tingginya produktivitas riset yang berkembang di lingkungan UPI. Kegiatan ini juga memberikan dampak signifikan dalam peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa pada bidang pendidikan STEM, inovasi digital, dan pembelajaran berkelanjutan.

Rangkaian acara diisi dengan STEM Workshop (6 November), dilanjutkan dengan sesi pleno, parallel sessions, workshop IWALS, diskusi panel, dan networking session pada 7–8 November 2025.

Sebagai tindak lanjut, seminar ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk: Memperkuat jejaring internasional melalui kolaborasi riset dan joint publication; Mengintegrasikan hasil seminar ke dalam pengembangan kurikulum FPMIPA UPI; dan Mengembangkan pusat inovasi digital sebagai wadah riset teknologi pendidikan.

Kegiatan MSCEIS & IWALS 2025 ditutup dengan penyerahan penghargaan pemakalah terbaik dan pengumuman publikasi prosiding, menandai berakhirnya forum ilmiah yang diharapkan menjadi landasan strategis bagi penguatan riset dan inovasi pendidikan di UPI. (Eki Nugraha)

ViSSTE 2025 UPI Cibiru Jalin Kolaborasi Tiga Negara: Fokus Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Calon Pendidik

18 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru kembali menegaskan peran globalnya melalui penyelenggaraan The 4th Virtual Summer School on Teacher Education (ViSSTE) 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 14–15 November 2025, secara hybrid melalui Zoom Meeting.

ViSSTE 2025 tahap I berhasil menarik partisipasi dari tiga negara Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Acara ViSSTE dibuka secara resmi bersamaan dengan pembukaan ICPECE 2025 oleh Rektor UPI yang diwakilkan oleh Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., Direktur Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas. Sambutan pembuka juga disampaikan oleh Direktur UPI Kampus Cibiru, Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si., dan Ketua ICPECE 2025, Winti Ananthia, M.Ed.

ViSSTE tahap I diinisiasi dan dilaksanakan oleh Program Studi PGSD dan PGPAUD UPI Cibiru. Program ini melibatkan 20 delegasi mahasiswa dari beragam program studi di UPI Cibiru (PGSD, PGPAUD, RPL, Teknik Komputer, dan Pendidikan Multimedia), serta partisipan dari dua institusi mitra internasional: Kolej Matrikulasi Perak (KMPk), Malaysia (enam delegasi mahasiswa) dan Philippine Normal University South Luzon (PNU-SL), Filipina (enam delegasi mahasiswa).

Misi utama ViSSTE adalah memperkuat jejaring internasional dan mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon peneliti dan pendidik agar mampu menjawab tantangan global.

Pada tahap I ini, fokus materi diarahkan pada pengembangan kemampuan riset. ViSSTE 2025 menghadirkan dua pemateri utama: Dr. Asriadi AM., M.Pd. dan Dr. Rendi Restiana Sukardi, M.Pd.

Mereka membawakan materi terkait metode penelitian dan alternatif penulisan penelitian di bidang pendidikan maupun pengembangan pendidikan. Selain sesi pematerian, para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan presentasi kelompok untuk merancang ide-ide kolaboratif yang berpotensi menjadi proyek penelitian antarnegara.

Kegiatan ini diharapkan dapat merangsang pertukaran ide inovatif di berbagai bidang serta memperluas perspektif mahasiswa mengenai praktik pendidikan di berbagai negara.

Pada akhir kegiatan tahap I, panitia memberikan apresiasi kepada peserta terbaik melalui penghargaan Best Delegates. Penerima penghargaan tersebut adalah: Siti Raisya Ramadhania, Azhar Pangestu, dan Andhika Pandya Wijaya.

Melalui ViSSTE 2025, UPI Cibiru menunjukkan komitmennya sebagai pusat pengembangan ilmu pendidikan yang berorientasi pada kemajuan dan kualitas pembelajaran, selaras dengan tujuan SDG’s (Sustainable Development Goals) poin ke-4 (Pendidikan berkualitas) dan poin ke-17 (Kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan). Program ini diharapkan terus mengoptimalkan kegiatannya sebagai wadah pembelajaran berskala internasional yang memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan. (Kontributor: SD & FR)

UPI Cibiru Gelar The 6th ICPECE 2025: Siapkan Guru Masa Depan Melalui STEAM dan AI

18 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Cibiru sukses menyelenggarakan The 6th International Conference on Primary and Early Childhood Education (ICPECE) selama dua hari, pada Selasa dan Rabu, 11–12 November 2025. Konferensi internasional yang diinisiasi oleh Program Studi PGSD dan PGPAUD ini mengangkat tema sentral: “Transforming Teachers of Tomorrow: Global Perspective of STEAM and the use of AI in Education.”

Acara yang diselenggarakan secara hybrid di Aula Gedung E Lantai 1 dan melalui Zoom Meeting ini bertujuan menjadi wadah penting untuk berbagi pengetahuan, hasil penelitian, dan inovasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dasar dan anak usia dini, terutama di era integrasi teknologi.

Konferensi dibuka secara resmi oleh Rektor UPI yang diwakilkan oleh Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., selaku Direktur Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas UPI. Sambutan juga disampaikan oleh Direktur UPI Kampus Cibiru, Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si., serta Ketua ICPECE 2025, Winti Ananthia, M.Ed.

ICPECE 2025 menghadirkan empat pembicara kunci (keynote speakers) dari berbagai belahan dunia, menegaskan aspek kolaborasi globalnya yang diantaranya Prof. Roel V. Avila, Ed.D., Ph.D. (Philippine Normal University South Luzon, Filipina); Dr. Takamichi Asakura, Ph.D. (Hiroshima University, Jepang); Desiani Natalina Muliasari, Ph.D. (Universitas Pendidikan Indonesia); dan Dr. Zamzami Zainuddin (Flinders University, Australia).

Konferensi ini mengundang partisipan dan presenter dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa sarjana dan magister, akademisi, pendidik, hingga peneliti yang berfokus pada bidang pendidikan dasar dan anak usia dini.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya mengikuti empat sesi presentasi ilmiah dari para keynote speaker, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi presentasi dan diskusi riset di breakout room secara paralel.

Konferensi ini berupaya meningkatkan keilmuan serta membangun kolaborasi global antarpendidik, peneliti, dan mahasiswa guna mengembangkan keilmuan yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan sebagai Best Presenter Kokom Komalasari, Dede Yunus, dan Tira Loviana. Serta Favorite Presenter Ai Patimah Sahra.

UPI Kampus Cibiru menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pendidikan yang berorientasi pada kemajuan dan kualitas pembelajaran, selaras dengan tujuan SDG’s (Sustainable Development Goals) poin ke-4 (Pendidikan berkualitas) dan poin ke-17 (Kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan).

Lebih lanjut, luaran kegiatan ini akan diupayakan untuk diterbitkan dalam jurnal Current Research in Education: Conference Series Journal (CRECS) https://ejournal.upi.edu/index.php/crecs/about/editorialTeam sehingga dapat digunakan sebagai referensi dan sumber keilmuan yang terpublikasi secara resmi dan ilmiah. (Kontributor: SD & FR)

UPI Serahkan SK Pengangkatan Pegawai Tetap Dosen dan Tendik 2025

17 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai Tetap Dosen dan Tenaga Kependidikan tahun 2025 pada Senin (17/11), bertempat di Auditorium Gedung Pascasarjana Baru. Kegiatan ini menandai langkah strategis UPI dalam memperkuat sumber daya manusia sebagai bagian dari komitmen UPI sebagai Kampus Pendidikan dan Kampus Berdampak.

Acara dihadiri oleh Kepala Bagian Pengadaan, Mutasi, dan Pensiun Biro SDM UPI, Neni Zulviliansih, S.Pd., M.M., Kepala Biro SDM UPI Panji Nurul Fath, S.T., M.M., serta Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi (WR 2), Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan Kepala Bagian Pengadaan SDM UPI, Neni Zulviliansih, disebutkan bahwa sebanyak 139 Calon Pegawai Tetap (CPT) dinyatakan lulus seluruh rangkaian panjang proses pengangkatan pegawai tetap, terdiri atas 14 dosen dan 125 tenaga kependidikan.

Rangkaian proses tersebut meliputi tahapan rekruitmen hingga pemberkasan, termasuk pendidikan pra-jabatan, serangkaian tes pada 14–18 Juli 2025, sosialisasi, pendampingan, serta wawancara. Seluruh peserta kemudian direkomendasikan oleh pimpinan unit kerja masing-masing sebagai syarat akhir penetapan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. Selamat kepada seluruh pegawai yang hari ini resmi menerima SK Pegawai Tetap UPI,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Tri Indri Hardini menegaskan bahwa pengangkatan pegawai tetap bukan hanya bentuk penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijaga melalui disiplin, etika, dan integritas. WR 2 mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk menjadi bagian penting dari transformasi UPI.

“Ini adalah hari istimewa bagi Ibu dan Bapak semua. Status baru berarti tanggung jawab baru. UPI terus berbenah, dan kami membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh pegawai untuk memastikan proses akselerasi berjalan baik,” tuturnya.

Beliau menekankan beberapa hal penting:

  • Disiplin kehadiran dan profesionalisme sebagai standar dasar pegawai.
  • Penegakan kode etik dan perilaku, baik bagi dosen maupun tenaga kependidikan.
  • Performa kinerja yang terukur.
  • Kesiapan menghadapi tantangan transformasi organisasi, termasuk kemungkinan rotasi pegawai berdasarkan kebutuhan unit kerja.

“UPI adalah rumah kita bersama. Jagalah nama baik institusi, jaga etika, dan jadilah bagian dari perubahan yang membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan universitas,” tambahnya.

Dalam rangkaian acara, WR 2 juga menyerahkan Penghargaan Jalan Serempak Berdampak, sebuah apresiasi bagi unit kerja yang berpartisipasi dalam kegiatan UPI Berjalan Serempak dan Berdampak pada Jumat (7/11). Penghargaan ini merupakan wujud komitmen UPI sebagai Kampus Berdampak yang menekankan kepedulian, kebersamaan, dan kontribusi nyata terhadap lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Kegiatan penyerahan SK ini kembali menegaskan komitmen UPI dalam memperkuat kualitas SDM sebagai fondasi utama universitas pendidikan. Upaya ini sejalan dengan nilai UPI SDGs, terutama pada aspek peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4), pembangunan institusi yang kuat (SDG 16), dan kesejahteraan pegawai (SDG 8).

Dengan bertambahnya 139 pegawai tetap baru, UPI berharap kualitas layanan pendidikan, tata kelola, dan inovasi kampus semakin meningkat, mendukung percepatan pencapaian visi UPI menuju universitas berkelas dunia yang unggul, religius, edukatif, dan ilmiah. (CS)

Mahasiswa Pendidikan Fisika UPI Sapu Bersih Tiga Penghargaan Nasional untuk Inovasi Pembelajaran Inklusif

17 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menunjukkan dominasinya di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan bergengsi dalam kurun waktu September hingga November 2025. Prestasi ini diraih melalui serangkaian karya inovasi media pembelajaran yang berfokus pada inklusivitas, teknologi, dan nilai budaya.

Tiga tim mahasiswa berhasil mengamankan Juara 2 dan Medali Perak dalam ajang kompetitif nasional, menandai konsistensi prodi tersebut dalam menghadirkan solusi edukatif yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Rentetan prestasi dimulai pada 5 September 2025, di mana tim yang terdiri dari Siti Almaidah, Filzah Nabila Asri, dan Yudhistira Wicaksono meraih Juara 2 dalam ajang Indonesia Student Researcher Festival (ISRF) 2025 yang diselenggarakan oleh LEPPIM UPI.

Di bawah bimbingan Raden Giovanni Ariantara, M.Pd., mereka mengusung karya berjudul “AGRICARD: Pengembangan Flashcard Terintegrasi Augmented Reality Berbasis Pertanian untuk Meningkatkan Keterampilan Vokasional Siswa Tunagrahita Kategori MID di SLB Agro Industri Cisarua.” AGRICARD dirancang sebagai media inklusif yang memadukan augmented reality (AR) dengan konteks vokasional berbasis pertanian untuk mendukung pembelajaran visual dan aplikatif bagi siswa tunagrahita.

Prestasi dilanjutkan pada 18 Oktober 2025 saat Tim SATRIA yang beranggotakan Yudhistira Wicaksono, Filzah Nabila Asri, dan Siti Almaidah, sukses meraih Juara 2 dalam LKTIN PENMAS UPI 2025. Karya mereka, “SATRIA: Integrasi Augmented Reality Social Story dan Nilai Trisilas dalam Pendidikan Inklusif untuk Interaksi Sosial Anak Tunagrahita Kategori MID,” menghadirkan pembelajaran interaktif dan empatik yang berlandaskan nilai budaya lokal Sunda: Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh. Tim ini dibimbing oleh Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd.

Pencapaian gemilang Pendidikan Fisika UPI disempurnakan dengan perolehan Medali Perak pada ajang PKM AMLI Skema Pengabdian Masyarakat (PM) 2025. Tim yang diketuai Siti Almaidah bersama Filzah Nabila Asri, Yudhistira Wicaksono, Anisa Siti Nurhalimah, dan Muhamad Hardiansyah Nur Arifin, juga di bawah bimbingan Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd., berhasil mengimplementasikan Ethnophysics Flashcard Berbasis Augmented Reality bagi siswa tunagrahita ringan di SLB Agro Industri Cisarua. Inovasi ini memadukan konsep fisika, budaya lokal, dan teknologi AR, yang diklaim terbukti meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.

Tiga prestasi berturut-turut ini menggarisbawahi komitmen kuat mahasiswa Pendidikan Fisika UPI dalam menciptakan media pembelajaran inklusif yang memberikan dampak nyata di bidang penelitian, pendidikan inklusi, dan pengabdian masyarakat.

Dosen pembimbing, Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya. “Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis teknologi dan budaya dapat menjadi solusi efektif dalam pendidikan inklusi,” ujarnya. Ia juga berharap bahwa pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. (DN)

Pencarian