English
Indonesia

Mahasiswa P2MB Kampus UPI di Sumedang Kenalkan Metode ABCDE sebagai langkah Cegah Stunting

03 Nov 2025 • Humas UPI
Sambutan oleh Bapak Ali Amirullah selaku sekretaris desa sebagai perwakilan dari perangkat desa Cipamekar, 2025.

Sumedang, 20 Oktober 2025 — Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pembelajaran (P2MB) Kelompok 33 PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang mengadakan penyuluhan bertema “Parenting Sehat, Anak Cerdas, dan Bebas Stunting” di TK PGRI Tunas Mekar, Desa Cipamekar, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, pada Senin (20/10).

Kegiatan yang diketuai oleh Vina Siti Nur Septiani ini dihadiri oleh orang tua peserta didik TK dan PAUD, ibu-ibu PKK, Bunda PAUD, guru-guru TK dan PAUD, serta perwakilan perangkat desa. Turut hadir Sekretaris Desa Cipamekar, Ali Amirullah, yang membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UPI.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengasuhan sehat dan pencegahan stunting sejak dini,” ujar Ali Amirullah.

Sebagai pemateri utama, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Wulan Nurlaelasari, S.Si., menjelaskan secara komprehensif mengenai stunting, mulai dari penyebab, ciri-ciri, hingga dampaknya bagi perkembangan anak.

Pemaparan pemateri oleh Ibu Wulan Nurlaelasari, S.Si. Cipamekar, 2025.

“Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan. Ia berpengaruh pada kecerdasan, kesehatan, dan produktivitas anak di masa depan,” tegas Wulan.

Dalam pemaparannya, Wulan juga memperkenalkan metode ABCDE sebagai konsep pencegahan stunting, yaitu Aktif minum Tablet Tambah Darah (TTD), Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali, Cukupi konsumsi protein hewani, Datang ke posyandu setiap bulan, dan Ekslusif ASI 6 bulan.

Kegiatan disambut antusias oleh para peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman. “Saya jadi paham apa itu gizi seimbang dan cara sederhana mencegah stunting di rumah,” ungkap salah satu peserta.

Sebagai penutup, panitia memberikan sertifikat penghargaan kepada pemateri dan menegaskan komitmen untuk memantau tindak lanjut kegiatan melalui kerja sama dengan pihak desa dan keluarga peserta.

Penyerahan sertifikat kepada pemateri oleh Vina sebagai ketua pelaksana penyuluhan. Cipamekar, 2025.

Penyuluhan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan ke-4 (Pendidikan Berkualitas). Kegiatan ini membuktikan peran aktif mahasiswa UPI dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat demi mencetak generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting. (RK)

Kontributor: Vina Siti Nur Septiani

Mahasiswa UPI di Sumedang Gelar Penyuluhan Narkoba dan Stunting di Pesantren Hubbul Qur’an

03 Nov 2025 • Humas UPI
Mahasiswa P2MB UPI di Sumedang bersama Kepala Sekolah MA beserta jajaran guru-guru Pesantren Hubbul Qur’an, 2025

Sumedang, 30 Oktober 2025 — Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan stunting di MA Pesantren Hubbul Qur’an, Desa Jambu, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 10 hingga 12 beserta dewan guru.

Program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa UPI dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mencegah peredaran narkoba di lingkungan pelajar. Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan guru, dilanjutkan sesi edukasi oleh pemateri dari Polsek Conggeang serta Forum Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Sumedang.

Penyerahan Sertifikat Pemateri kepada Bripka Beben selaku Bhabinkamtibmas Desa Jambu dari Polsek Conggeang, 2025

“Penyuluhan ini sangat relevan untuk membentuk pola pikir generasi muda yang sehat dan berkarakter kuat. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan,” ujar Bripka Beben, Bhabinkamtibmas Polsek Conggeang, dalam sesi materi bahaya narkoba.

Pada sesi berikutnya, pemateri dari Forum Genre menjelaskan dampak jangka panjang stunting bagi anak-anak dan remaja, khususnya pada perkembangan otak dan kecerdasan. Edukasi dilakukan secara interaktif melalui simulasi dan kuis agar lebih mudah dipahami oleh peserta.

Kepala MA Pesantren Hubbul Qur’an, Babeh Shoim, M.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada mahasiswa UPI atas kontribusinya. Semoga penyuluhan ini memberi manfaat jangka panjang bagi siswa kami,” ujarnya.

Selain penyuluhan, para siswa juga diajak membuat komitmen bersama untuk menerapkan gaya hidup sehat dan menjauhi narkoba. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata penguatan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Kegiatan ini sejalan dengan program pengembangan karakter dan kesehatan remaja yang diusung UPI, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan, serta nomor 4 mengenai pendidikan berkualitas. (RK)

Kontributor: Virda Widia & Putri Laelasari

Mahasiswa UPI di Sumedang Galang Ketahanan Pangan lewat Kebun Bibit Rakyat

03 Nov 2025 • Humas UPI
Kebun Bibit Rakyat, 2025. (Sumber : Istimewa)

Sumedang, 16 Oktober 2025 — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang yang tergabung dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Kelompok 21 turut ambil bagian dalam Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Desa Cilangkap, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan upaya mendukung ketahanan pangan desa sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-2, yaitu “Tanpa Kelaparan”.

Program Kebun Bibit Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan bibit tanaman unggul melalui kelompok tani hutan. Desa Cilangkap dipilih sebagai lokasi program ini karena potensi lahan yang memadai dan partisipasi aktif warganya dalam kegiatan pertanian dan penghijauan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UPI membantu proses pemilahan bibit tanaman berdasarkan ukuran dan kualitasnya. Bibit dikelompokkan menjadi kategori kecil, sedang, dan tinggi untuk memastikan pertumbuhan seragam dan efisiensi proses penanaman.

“Kami belajar banyak tentang pentingnya ketelitian dalam memilih bibit. Hal sederhana seperti pemilahan ternyata punya dampak besar bagi keberhasilan penghijauan,” ujar salah satu mahasiswa peserta.

Kebun Bibit Rakyat, 2025. (Sumber : Istimewa)

Mahasiswa bekerja sama dengan kelompok tani setempat untuk memastikan bibit yang ditanam nantinya dapat tumbuh dengan baik dan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan ekonomi desa.

Kegiatan ini sejalan dengan misi P2MB untuk melibatkan mahasiswa dalam upaya nyata pembangunan desa dan penguatan ketahanan pangan nasional. Selain itu, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami praktik pertanian berkelanjutan secara langsung dari masyarakat.

Melalui dukungan dan keterlibatan aktif mahasiswa, Program Kebun Bibit Rakyat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Desa Cilangkap sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat setempat. (RK)

Kontributor: Kelompok 21

Mahasiswa UPI di Sumedang Gelar Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting di Desa Cipamekar

03 Nov 2025 • Humas UPI
Pengenalan materi pentingnya makanan bergizi seimbang untuk cegah stunting. Foto: mahasiswa P2MB, 2025

Sumedang, 16 Oktober 2025 — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tengah melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pembelajaran (P2MB) menggelar kegiatan edukasi gizi bertajuk “Gizi Vlog: Masak Bareng, Belajar Gizi Bareng”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Cipamekar, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, pada Kamis (16/10), diikuti oleh ibu hamil, ibu menyusui, ibu dengan balita, dan kader desa.

Kegiatan dipimpin oleh Syifa Uswatun Hasanah selaku ketua kelompok P2MB 33. Acara dibuka dengan penyampaian materi bertema “Pentingnya Makanan Bergizi Seimbang untuk Cegah Stunting” oleh Wulan Nurlaelasari, S.Si., Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Desa Cipamekar. Ia menekankan pentingnya konsumsi makanan dengan komposisi seimbang untuk menunjang kesehatan keluarga, terutama pertumbuhan anak.

Setelah sesi edukasi, acara dilanjutkan dengan demo masak bertema “Menu Sehat dari Bahan Lokal”. Demo dimandu oleh Ibu Euis, Kader Pembangunan Manusia Desa Cipamekar. Ia menunjukkan cara mengolah bahan makanan yang sederhana dan mudah dijumpai menjadi masakan sehat untuk keluarga.

Dokumentasi demo masak oleh mahasiswa P2MB bersama KPM Desa Cipamekar, 2025

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa mengajarkan para ibu cara memasak makanan bergizi dari bahan sederhana yang mudah didapat di sekitar kita. Harapannya, ini dapat diterapkan di rumah untuk mencegah stunting sejak dini,” ujar Ibu Euis.

Kegiatan Gizi Vlog ini dirancang untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya pola makan sehat kepada para ibu, selaku pengelola konsumsi keluarga. Selain itu, program ini juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai solusi menciptakan makanan bergizi dan ekonomis.

Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-2 “Tanpa Kelaparan” dan poin ke-3 “Kehidupan Sehat dan Sejahtera”. Melalui edukasi dan praktik memasak bersama, mahasiswa UPI berupaya mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mencegah kasus stunting di wilayah tersebut. (RK)

Kontributor: Syifa Uswatun Hasanah

FPEB UPI Perluas Wawasan Global Mahasiswa Lewat Program Immersion Internasional 2025

03 Nov 2025 • Humas UPI

Bandung, 18 Oktober 2025 — Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan The 3rd FPEB Immersion Program 2025, sebuah program internasional bagi mahasiswa yang berlangsung selama lima hari pada 13–17 Oktober 2025 di Singapura dan Malaysia. Program ini resmi dilepas pada Jumat (10/10) oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu, Dr. Heny Hendrayati, S.IP., M.M.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa dari tujuh program studi di FPEB UPI dan didampingi oleh tiga dosen pembimbing, yaitu Dr. Siti Parhah, Arief Budiman, S.S., S.Sos., IMSMEs., dan Mumuh Muhammad, S.E., M.A. Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman lintas budaya dan akademik melalui serangkaian kegiatan campus visit, company visit, community service, dan pertunjukan budaya.

Di Singapura, peserta program mengunjungi Sekolah Indonesia Singapura (SIS) untuk melakukan praktik mengajar di kelas XII SMA sekaligus berbagi pengalaman perkuliahan di UPI. Kegiatan ini juga mencakup diskusi peluang kerja sama antara FPEB UPI dan SIS dalam bidang magang, karier, dan tridarma perguruan tinggi. Sesi di Singapura ditutup dengan kunjungan ke Singapore National Library.

Pada tahap pelaksanaan di Malaysia, mahasiswa FPEB UPI berkolaborasi dengan beberapa institusi bergengsi, seperti Management and Science University (MSU), Universiti Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan Bank Negara Malaysia. Kegiatan meliputi seminar internasional bersama MSU, sit-in class di Universiti Malaya, kunjungan edukasi ke Museum Bank Negara Malaysia, sharing session dengan mahasiswa UKM, dan company visit ke Beryl’s Factory.

Melalui program ini, FPEB UPI menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang berwawasan global dan terampil dalam menjalin komunikasi lintas budaya. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi visi FPEB UPI sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing internasional.

Kontributor: Mumuh Muhammad

Pencarian