UPI dan Universitas Lampung Selenggarakan Joint Lecture dan Workshop Kurikulum Berbasis OBE
27 Oct 2025 • Humas UPI
Lampung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Program Studi Magister dan Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), sukses menyelenggarakan kegiatan Joint Lecture dan Workshop Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) di Universitas Lampung (UNILA) pada tanggal 23-25 Oktober 2025.
Kegiatan ini menghadirkan dua tema utama yang menjadi fokus diskusi yaitu “Mengapa dan Bagaimana Berolah Sastra” serta “Riset Pendidikan Berbasis Sastra”. Melalui tema tersebut, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa pascasarjana terhadap hubungan antara sastra dan riset pendidikan yang kontekstual di era global.
Dalam sambutannya, perwakilan UPI menegaskan pentingnya kegiatan kolaboratif lintas universitas sebagai bagian dari strategi internasionalisasi dan penguatan kualitas akademik. “Sinergi ini tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan kurikulum berbasis capaian (Outcome-Based Education) secara lebih konkret,” ujar Prof. Dr. Sumiyadi, M.Hum.
Kegiatan joint lecture ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi dengan format perkuliahan interaktif, lokakarya penyusunan kurikulum dan diskusi akademik lintas bidang. Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi riset dan publikasi antara UPI dan UNILA.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan komitmen UPI terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) terutama Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi institusional dalam peningkatan mutu pembelajaran dan penelitian di bidang bahasa dan sastra. (DN)
Mahasiswa Fisika UPI Raih Medali di Ajang Inovasi Internasional NSIEx
27 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, UPI
Dua tim mahasiswa Program Studi Fisika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil meraih dua medali internasional pada ajang Invention and Innovation Exhibition 2025 yang diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari lima negara. Kedua inovasi yang diusung adalah “Gravi-Wick” dan “Zerobu”. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa muda UPI telah berkontribusi nyata dalam mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui karya inovatif yang berdampak sosial dan lingkungan.
Negeri Sembilan International Exposition (NSIEx) & Research Symposium 2025 dengan tema tahun ini Harmony in Progress: Integrating Science, Technology, and Social Innovation for Sustainable Development Goals (SDGs) yang diselenggarakan tiap tahun oleh UiTM Cawangan Negeri Sembilan.
Sementara itu, Gravi-Wick merupakan alat berbasis prinsip fisika sederhana yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi penyiraman tanaman di lahan kering dengan pencapaian parameter tanah (kelembaban, ph, suhu dan konduktivitas tanah) sehat yang diukur dengan presisi tinggi. Yang tentunya mendukung praktik pertanian berkelanjutan dan efisiensi air. Inovasi ini telah diuji oleh pelaku UMKM perkebunan kopi di Garut, yang memberikan testimoni positif terhadap efektivitas alat tersebut. Karya ini berkontribusi pada SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Sementara itu Zerobu (Zero Bullying System) merupakan inovasi berbasis teknologi dan edukasi yang berfokus pada pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Aplikasi ini berbasis android interaktif yang terdiri dari berbagai fitur mulai dari definisi, jenis jenis perundungan, dampak, cara pemulihan, UU perundungan, cara melapor perundungan ke sekolah, KPAI, Komnas HAM, simulasi perundungan, simulasi video dan juga kuis. Aplikasi ini bisa juga sebagai sumber belajar di sekolah yang menyeluruh tentang perundungan dengan harapan jika siswa mengerti apa dan jenis perundungan dan paham prosedur pelaporan perundungan, dengan harapan perundungan di Indonesia berkurang atau bahkan tidak terjadi lagi.
Aplikasi ini telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan disosialisasikan di sejumlah sekolah sebagai upaya membangun lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Inovasi ini sejalan dengan SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), dan SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). Testimoni dari beberapa pengajar menyatakan aplikasi ini interaktif dan menyeluruh dan memiliki harapan besar aplikasi ini dapat membuat siswa dan guru dan masyarakat menjadi melek hukum dan tidak lagi terjadi perundungan di sekolah dan di masyarakat.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa fisika UPI tidak hanya unggul dalam sains, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberlanjutan global,” ujar Dr. Selly Feranie selaku GKM Kemahasiswaan Prodi Fisika FPMIPA UPI.
Melalui pencapaian ini, UPI menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan budaya inovasi berbasis riset dan keberlanjutan, serta mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). (DN)
UPI Sukses Menjadi Tuan Rumah Penutupan PKP 2 PKM 2025
26 Oct 2025 • Humas UPI
Bandung, 26 Oktober 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menjadi tuan rumah kegiatan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKP 2 PKM) Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kegiatan berlangsung pada 17–26 Oktober 2025 dan ditutup secara resmi pada Minggu (26/10) di Auditorium Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI, Bandung.
Dalam laporan Ketua Panitia dari Belmawa, Bapak Jobih, S.A.P., disampaikan apresiasi kepada UPI atas dukungan penuh dan kesiapan yang sangat baik selama penyelenggaraan kegiatan.
“Alhamdulillah semua host dan co-host dalam keadaan sehat. UPI menyiapkan 48 dosen muda sebagai cadangan, menunjukkan kesiapan luar biasa dari tuan rumah,” ujar Jobih.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi serta mengingatkan bahwa PKP 2 PKM merupakan bagian dari rangkaian panjang pembinaan kreativitas mahasiswa yang akan berlanjut ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada November mendatang.
Sambutan Rektor UPI yang diwakilkan oleh Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, menegaskan bahwa PKM memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter dan daya saing mahasiswa.
“PKM merupakan wahana strategis pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa. Tahun ini lebih dari 1.500 proposal didanai dan seluruh tim telah mempresentasikan kemajuannya. UPI berkomitmen terus memperkuat pembinaan kreativitas mahasiswa agar menjadi insan yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” ujar Prof. Yudi.
Penutupan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada UPI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Pendidikan Indonesia atas dukungan luar biasa. UPI menyediakan infrastruktur dan sumber daya yang sangat baik, serta menunjukkan dedikasi dan profesionalisme sebagai tuan rumah PKP 2 PKM 2025,” ungkapnya.
Dr. Beny menambahkan bahwa penghargaan PKM diberikan tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada perguruan tinggi dan dosen pendamping yang konsisten dalam pembinaan kreativitas mahasiswa di Indonesia.
Dalam sesi wawancara penutupan, Prof. Yudi menyampaikan bahwa kepercayaan Belmawa kepada UPI memberikan kesempatan besar bagi sivitas akademika untuk belajar dan berkontribusi.
“Melalui peran sebagai tuan rumah, UPI tidak hanya memfasilitasi kegiatan nasional, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi mahasiswa dan dosen dalam membangun budaya inovatif di kampus,” ujarnya. UPI juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, tim Belmawa, host dan co-host, serta pihak-pihak terkait atas kolaborasi yang solid sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. (CS)
Rektor UPI dan TSUE Mewisuda Lulusan Program Double Degree di Uzbekistan
26 Oct 2025 • Humas UPI
Uzbekistan, UPI
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A, bersama dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E. Ak., MBA, Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA serta Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, dan Umum, Dr. Toni Heryana, S.Pd., MM menghadiri upacara wisuda program double degree yang digelar Tashkent State University of Economics di Uzbekistan.
Pada wisuda gelombang III Tahun 2025, FPEB UPI dan Tashkent State University of Economics telah meluluskan wisudawan pada program double degree ini sebanyak 76 lulusan yaitu Program Studi Manajemen sebanyak 36 lulusan, Program Studi Akuntansi sebanyak 26 lulusan serta Program Studi Pendidikan Ekonomi sebanyak 14 lulusan. Secara keseluruhan sejak Tahun 2022, FPEB UPI dan Tashkent State University of Economics telah meluluskan wisudawan pada program double degree ini sebanyak 102 lulusan.
Atas keberhasilanya pada penyelenggaraan program internasional ini, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.Amemberikan apresiasi dan penghargaan kepada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis untuk kategori jumlah mahasiswa asing terbanyak pada Dies Natalis ke-71 Universitas Pendidikan Indonesia.
Dekan FPEB UPI, Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA menjelaskan bahwa Program Double Degree FPEB UPI dan Tashkent State University of Economics diselenggarakan pada jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2) pada bidang Akuntansi, Manajemen serta dalam bidang Pendidikan Ekonomi yang berlaku pada 5 tahun sebelumnya serta berlaku selama 5 tahun mendatang terhitung sejak Tahun 2025 sampai dengan Tahun 2029.
Selain wisuda, para pimpinan Universitas Pendidikan Indonesia mengikuti agenda International Forum “Tren Ekonomi Global dan Nasional: Strategi Uzbekistan 2030” yang mencakup konferensi ilmiah, lokakarya, dan pameran, dengan tujuan menciptakan platform bagi para ahli internasional dan nasional untuk bertukar pengalaman ilmiah dan praktis di bidang sosial ekonomi.
Program Double Degree Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia dengan Tashkent State University of Economics di Uzbekistan merupakan bentuk kemitraan global antara Indonesia dengan Uzbekistan dalam mewujudkan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 Pendidikan Berkualitas dengan terget semua peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan, termasuk antara lain, melalui pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Program kerjasama dilakukan sebagai implementasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Goal 16 terkait Perdamaian, Keadilan, Dan Kelembagaan Yang Tangguh melalui Masyarakat Yang Damai dan Inklusi dan Menyediakan Akses Terhadap Keadilan Bagi Semua. Program dilakukan untuk memperluas dan meningkatkan partisipasi negara berkembang di dalam lembaga tata kelola global serta memperkuat lembaga-lembaga nasional yang relevan, termasuk melalui kerjasama internasional, untuk membangun kapasitas di semua tingkatan, khususnya di negara berkembang.
Program juga dilakukan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 17 terkait dengan Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan Melalui Menguatkan Perangkat Implementasi Dan Merevitalisasi Kemitraan Global Untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan.Program dilakukan untuk mendukung upaya meningkatkan kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan, dilengkapi dengan kemitraan berbagai pemangku kepentingan yang memobilisasi dan membagi pengetahuan, keahlian, teknologi dan sumber daya keuangan, untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di semua negara, khususnya di negara berkembang. (DN)
Rektor UPI Menjadi Pembicara Kunci 4th International Forum “Global and National Economic Trends: Uzbekistan – 2030
26 Oct 2025 • Humas UPI
Uzbekistan, UPI
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A,bersama dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E. Ak., MBA, serta Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA menjadi pembicara kunci dalam kegiatan 4th International Forum “Global And National Economic Trends: Uzbekistan – 2030 di Tashkent State University of Economics.
Kegiatan diselenggarakan Tashkent State University of Economics pada tanggal 23–24 Oktober 2025, dengan mengambil tema “Tren Ekonomi Global dan Nasional: Strategi Uzbekistan 2030” . Forum internasional ini mencakup konferensi ilmiah-praktis, lokakarya, dan pameran, dengan tujuan menciptakan platform bagi para ahli internasional dan nasional untuk bertukar pengalaman ilmiah dan praktis di bidang sosial ekonomi.
Pada pembukaan International Forum ini, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A menyampaikan pandanganya tentang peran pendidikan dalam menjamin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sedangkan pada sesi konferensi, membahas terkait dengan Model Pembentukan Modal Manusia untuk 2030: Peran Pendidikan dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan.
Secara rinci, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A mengungkapkan terkait dengan perkembangan pembelajaran dan pemulihan yang tidak merata pasca pandemi, transisi hijau yang mengubah bentuk pekerjaan dan kompetensi. Kemudian terkait dengan digitalisasi dan kecerdasan buatan yang mengubah permintaan keterampilan di berbagai sektor, serta geopolitik, rantai pasokan, dan migrasi yang memengaruhi aliran talenta.
Forum Internasional ini dibagi menjadi tiga konferensi yaitu konferensi pertama terkait dengan arah untuk menjamin pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dalam konteks transisi ke ekonomi hijau yang membahas ekonomi dunia, kestabilan makroekonomi, kesejahteraan sosial, angka pengangguran, isu gender, sumber daya manusia, Industri 4.0, pengembangan agrikultur serta kesetaraan sosial.
Pada konferensi kedua terkait sistem perbankan dan keuangan serta arah pengembangan sektor swasta yang membahas dari keuangan dan akuntansi, pendapatan dan ketidakadilan pendapatan, lembaga keuangan, pengeluaran rumah tangga, sistem pajak serta pinjaman dan NPL. Selanjutnya konferensi ketiga tentang machine learning dan kecerdasan buatan: pendekatan baru dalam analisis ekonometrik yang membahas tentang ekonomi digital, ekonomi hijau, ekonomi lingkungan, sumber energi alternatif, kecerdasan buatan, bisnis internasional & pariwisata internasional serta inovasi dalam pendidikan tinggi.
Kehadiran Universitas Pendidikan Indonesia pada forum Internasional ini merupakan wujud inisiatif terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 Pendidikan Berkualitas dengan terget semua peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan, termasuk antara lain, melalui pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Pembahasan terkait dengan tema pendidikan dan ekonomi berkelanjutan sebagai ide dan gagasan kreatif mendukung SDGs goal 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak, kewirausahaan, kreativitas dan inovasi, dan mendorong formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk melalui akses terhadap jasa keuangan. (DN)