
Bandung Barat, UPI
Kantor Informasi dan Pelayanan Publik Universitas Pendidikan Indonesia (KKIPP UPI) mencetak sejarah baru dengan melantik kepengurusan Caraka Muda untuk pertama kalinya.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat pada helaran Malam Keakraban (Makrab) dan Pelantikan Caraka Muda di Vila D’leaf Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (3/7/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi dan restrukturisasi organisasi agar gerakan mahasiswa di bawah naungan KKIPP menjadi lebih terorganisasi, kompak, dan berdampak luas.
Kepala Kantor Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, menyatakan bahwa momentum pelantikan pengurus ini merupakan peristiwa penting. Ia memandang Caraka Muda bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan instrumen strategis bagi universitas.
“Sejak diamanahi tugas di KKIPP, saya melihat Caraka Muda sebagai sebuah ujung tombak. Dari sisi grassroots, mahasiswa memiliki energi besar, jaringan (network), dan kemauan yang kuat,” ujar Vidi saat diwawancarai usai pelantikan.
Vidi menambahkan, keberadaan Caraka Muda tidak hanya krusial bagi KKIPP, melainkan krusial bagi masa depan UPI secara keseluruhan. Di era digital saat ini, informasi telah bergeser menjadi komoditas paling berharga.
“Informasi itu sekarang menjadi emasnya dunia, the new oil. Melalui wadah ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung bekerja bersama staf-staf yang sudah profesional di bidangnya,” tambahnya.
Misi utama dari pembentukan kepengurusan baru periode ini adalah membawa Caraka Muda naik kelas menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) resmi di tingkat universitas. Guna mencapai target tersebut, KKIPP UPI telah menyiapkan sejumlah strategi penguatan kompetensi, antara lain Akademi Kehumasan, mengundang para alumni dan staf humas profesional untuk berbagi pengalaman (sharing knowledge). Pengembangan Portofolio, mengasah keterampilan praktis mahasiswa di dunia informasi dan pelayanan publik. Insentif Akademis, keterlibatan aktif di Caraka Muda diproyeksikan dapat berkontribusi besar pada pemenuhan syarat 100 poin aktivitas kemahasiswaan sebelum kelulusan.
Menutup keterangannya, Vidi Sukmayadi mengingatkan para pengurus yang baru dilantik untuk senantiasa memegang teguh filosofi Sunda, “nyengitan UPI”, yang berarti terus mengharumkan nama baik Universitas Pendidikan Indonesia.
“Pesan saya, tentu jaga kebersamaan. Bersama-sama kita harumkan nama kampus, gali pengalaman, perkuat portofolio, dan mari kita belajar untuk lebih bisa mendengarkan. Perjalanan ini masih panjang, tetapi mudah-mudahan target Caraka Muda menjadi salah satu UKM resmi di UPI dapat segera terwujud,” pungkasnya. (Claudina Savira & Arzanela Riva / DN)

